<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373</id><updated>2012-02-16T05:21:36.249-08:00</updated><category term='International'/><category term='Sejarah'/><category term='Pemilu'/><category term='Zionis'/><category term='Politik'/><category term='kesombongan'/><category term='Tazkiyatun Nafs'/><category term='Emang Jahil'/><category term='CIA'/><category term='Palestina'/><category term='Para Penjagal'/><category term='Yahudi'/><category term='Khilafah'/><category term='Demokrasil'/><category term='Fatwa Ulama'/><category term='News'/><category term='Feminisme'/><category term='Liberalisme'/><title type='text'>EraJahil</title><subtitle type='html'>Jahil Menjahili di Jaman Jahil Menjadi Keharusan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>96</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-857099544475391963</id><published>2010-01-15T00:00:00.000-08:00</published><updated>2010-01-15T00:03:21.900-08:00</updated><title type='text'>Yaman: Target Amerika Berikutnya.</title><content type='html'>Konflik Yaman kembali memanas pasca meningkatnya eskalasi serangan dari pemberontak di Utara Yaman yang dikenal dengan Kelompok Houthi; sebuah kelompok agama yang berdiri di atas keyakinan Syi’ah Zaidiyah. Belum sempurna upaya mengakhiri kekuatan pemberontak, kerusuhan kembali muncul dengan adanya kekuatan baru di wilayah Selatan dan menyatakan diri sebagai bagian dari organisasi Al Qaeda. Organisasi ini kemudian menjadikan basis perlawanannya di wilayah Selatan. Keberadaannya di Yaman tentu banyak mencuri perhatian Amerika dan negara sekutunya, hal ini yang membuat Obama berinisiatif untuk menambah list target kampanye anti terorismenya ke Republik Arab Yaman. Dengan demikian pemerintah Sana’a kini dikepung dengan dua permasalahan; kasus pemberontakan kelompok Houthi di Utara, dan bangkitnya organisasi Al Qaeda di Selatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Republik Arab Yaman dikenal sebagai negara yang membebaskan rakyatnya memiliki senjata. Dengan jumlah penduduk 22 juta jiwa, negeri ini dikenal juga sebagai negeri sipil bersenjata. Hal ini yang membuat pihak asing harus berfikir panjang untuk memasuki Yaman. Ini pula yang menjadikan negara itu disegani, dan dengan alasan ini pula perang saudara mudah terjadi. Yaman sendiri baru bersatu pada tahun 1990 setelah sebelumnya terpecah dalam dua negara; Yaman Utara dan Yaman Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pengamat menilai, bersatunya Yaman tak lepas dari perkembangan politik di dunia internasional. Di akhir tahun 1989 tembok Berlin yang memisahkan Jerman Timur dan Barat diruntuhkan. Di awal tahun 1990 kekuatan Uni Soviet kian melemah dan kemudian dibubarkan pada tahun 1991, terkhusus setelah tentara Soviet dipaksa mengakui kekalahannya di Afghanistan dan berujung dengan pecahnya negara komunis itu menjadi negara-negara kecil. Sebelum Yaman bersatu, Yaman Selatan merupakan negara sosialis yang berkiblat ke Uni Soviet. Wilayah negara itu berbatasan dengan Oman, Saudi dan Yaman Utara yang berpaham Sunni. Maka menggabungkan diri dengan Yaman Utara tentu menjadi pilihan terbaik bagi Yaman Selatan untuk menyelamatkan nasib negerinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 22 Mei 1990 Yaman resmi bersatu dengan presidennya diangkat dari Yaman Utara dan wakilnya dari Yaman Selatan. Terpilihlah Ali Abdullah Shalih sebagai Presiden Republik Arab Yaman hingga sekarang, dirinya sendiri sudah menjabat sebagai Presiden Yaman Utara sejak tahun 1978. Selang 4 tahun dari pengangkatan, konflik besar kembali terjadi, antara pemerintah Sana’a dengan kelompok Partai Sosialis di selatan Yaman. Ancamannya tidak lain adalah ingin memisahkan diri dan membentuk kembali negara Yaman Selatan. Perang yang dikenal dengan sebutan “perang musim panas 94” ini pun kemudian berakhir setelah pemerintah pusat berhasil menguasai keadaan dan menangkap serta mengasingkan para pemberontak ke luar Yaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di paruh terakhir tahun 2009 kemarin, pemerintahan Ali Abdullah Shalih kembali dipusingkan dengan adanya pemberontakan di wilayah Utara, tepatnya di propinsi Sa’dah yang berbatasan langsung dengan Saudi Arabia. Pemberontakan yang dipimpin oleh kelompok Al Houthi ini bukan untuk pertama kalinya terjadi. Kelompok ini sudah melakukan perlawanannya sejak tahun 2004. Dampak dari konflik di utara tersebut—sebagaimana yang tercatat di PBB—adalah meningkatnya pengungsi di Yaman Utara, yang hingga sekarang jumlahnya mencapai 200 ribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Al Houthi yang hidup di bawah manhaj Syi’ah, tentu berseberangan dengan pemerintah Yaman dan negara tetangganya, Saudi Arabia yang keduanya merupakan negara Muslim Sunni. Konflik pun memanas hingga terjadi perang fisik yang menelan banyak korban sipil dan anak-anak. Dalam mengatasi hal ini, pemerintah Sana’a dan Riyadh melakukan kerjasama yang baik. Bahkan Saudi sudi menyuntikkan dana ke Sana’a setiap tahunnya sebesar 2 Milyar USD, dengan target menjamin keamanan wilayah perbatasan Saudi-Yaman. Konflik semakin diperjelas dengan indikasi yang kuat adanya dukungan Iran terhadap pemberontak Houthi. Diantaranya, senjata yang digunakan pemberontak diketahui sebagai senjata buatan Iran yang disuplai kepada mereka. Yaman sendiri sempat menembak jatuh pesawat mata-mata tanpa awak milik Iran di Yaman. Berdirinya kekuatan Syiah di tanah Arab, tentu menjadi impian tersendiri bagi Syiah di Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, Yaman dan Saudi Arabia adalah dua partner bangsa Arab yang memiliki kedekatan dengan Amerika Serikat. Selama perang berlangsung, campur tangan Amerika begitu jelas terlihat. Seperti laporan serangan pesawat tempur di Sa'dah, yang diketahui merupakan jet-jet tempur milik AS. Jadilah negeri para habib hadramaut itu sebagai medan pertempuran semi antara Amerika dan Iran. Menguatnya bantuan Amerika ke Yaman, semakin membulatkan tekad kelompok Al Qaeda, yang dalam pernyataannya, akan selalu mengincar Amerika dimana pun berada. Kelompok ini kemudian segera berdatangan dan menampakan diri di Yaman Selatan. Beberapa serangan yang diarahkan ke instansi milik Amerika menjadi sasaran serangan mereka. Selatan pun kembali bergejolak hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Natal tahun 2009 kemarin menjadi puncak kesiapan Amerika dan sekutunya memerangi Yaman. Kasus peledakan pesawat Northwest yang terbang dari Amsterdam ke Detroit yang berhasil digagalkan, boleh jadi menjadi lembaran baru terbukanya konflik yang lebih besar di Yaman. Seorang anak muda yang diketahui berasal dari Nigeria bernama Umarulfaruq Abdul Mutholib, disebut sebagai pelaku dari agenda peledakan pesawat tersebut. Dalam kesaksiannya, ia pun diberitakan telah melakukan latihan di gunung-gunung di Yaman. Menariknya lagi, sumber Amerika menyatakan dirinya sebagai anggota dari Al Qaeda. Dengan demikian, Amerika dan sekutunya seakan mendapat legalisasi dan berkewajiban untuk memburu Al Qaeda di sana dan mulai serius memfokuskan diri mengagendakan serangan ke Yaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan Yaman pun dijanjikan mendapatkan bantuan dana lebih besar untuk mengatasi Al Qaeda di sana, bila di tahun 2009 dana yang dipinjamkan sebesar 70 juta USD, namun tahun ini bantuan yang diberikan meningkat hingga angka 150 juta USD. Amerika pun kali ini cukup berbaik hati, dengan menjadikan suntikan dana itu sebagai hibah. Namun untuk saat ini, Presiden Amerika, Barack Obama dalam pernyataannya mengatakan, dirinya tak akan mengirim pasukannya ke Yaman, namun negerinya siap menopang dari segi financial. Hal yang sama juga ia berlakukan dengan negara Somalia yang konflik internalnya tak kunjung usai, dengan adanya pemberontakan dari Syabab Mujahidin yang juga menyatakan diri sebagai bagian dari organisasi Al Qaeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan rahasia lagi bila Amerika selalu memiliki niatan terselubung dalam setiap aksinya. Politik yang mereka miliki dengan istilah stick or carrot tentu sangat mudah dipahami. Bukan mustahil dengan dalih pemberantasan teroris, mereka menginjakkan kaki di tanah arab dan mengulang seperti apa yang pernah mereka lakukan di Afghanistan dan Irak. Hal ini yang dengan keras diperingatkan oleh Prof. Dr. Syeikh Abdulmajid Az-zindani, Rektor Universitas Al Iman di Yaman. Dalam wawancaranya dengan Al Jazeera beliu mengatakan bahwa keberadaan Amerika di Yaman tidak lain bertujuan untuk menjajah. Ulama yang diusir dari Mesir dalam pengembaraan ilmunya di sana, karena terlibat aktif dalam organisasi Ikhwanul Muslimin ini, memprediksikan adanya upaya dari Amerika dan Inggris bekerjasama dengan NATO dalam KTT London yang diadakan pada 28 Januari 2009 nanti untuk mengirimkan pasukannya ke Yaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini pemerintah terus melakukan lobi untuk berdialog dengan kedua kelompok, baik Al Houthi dan Al Qaeda. Tentu dialog menjadi solusi yang terbaik bagi kemaslahatan bersama dan kesatuan Republik Arab Yaman. Hal ini yang tengah diupayakan oleh Ali Abdullah Shaleh selaku presiden, dengan catatan, kedua kelompok menghentikan serangan dan menyerahkan senjata. Bila upaya ini gagal, kemungkinan masuknya tentara asing ke Yaman semakin besar. Mengingat Yaman merupakan negara miskin dan kaya korupsi dan tidak memiliki kekuatan maksimal untuk menghadapi para pemberontak. Terlebih kepemimpinan Abdullah Shaleh tidak cukup mensejahterakan rakyatnya sehingga menjadi alasan dari para pemberontak, termasuk mereka yang berada di kawasan utara dan kelompok sentimen separatis di Selatan Yaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Yaman sendiri mewanti-wanti Amerika dan sekutunya untuk saat ini agar tidak mengirim pasukannya ke Yaman. Hal ini dikhawatirkan, karena kebencian rakyat Yaman kepada Amerika yang memuncak dan bila pemerintah membolehkan Amerika dan sekutunya memasuki Yaman, bukan mustahil bila rakyat Yaman kemudian berbalik memihak Al Qaeda dan kekuasaan pemerintah saat ini pun menjadi terancam. Memperkuat pasukan dan mensejahterakan rakyatnya menjadi hal paling urgen yang harus dilakukan pemerintah Yaman saat ini. Jika tidak, Yaman hanya akan jadi bulan-bulanan Al Houthi dan Al Qaeda. Kelemahannya akan memaksa Amerika dan sekutunya datang ke Yaman dan terwujudlah apa yang disebut oleh para analis sebagai Afghanistan ke dua. Wallahu al musta’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Syarief, Mahasiswa Pascasarjana AOU Cairo, Wakil DIrektur SINAI (Studi Informasi Alam Islami) Mesir e-mail: rieff02@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://eramuslim.com"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-857099544475391963?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/857099544475391963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2010/01/yaman-taregt-amerika-berikutnya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/857099544475391963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/857099544475391963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2010/01/yaman-taregt-amerika-berikutnya.html' title='Yaman: Target Amerika Berikutnya.'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-5716654970592246652</id><published>2010-01-14T23:50:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T23:50:37.510-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Obama ajukan tambahan 33 Miliar Dolar AS untuk Perang</title><content type='html'>Washington-Pemerintahan Barack Obama berencana mengajukan tambahan 33 miliar dolar AS kepada Kongres Amerika Serikat untuk dana perang di Afganistan dan Irak.Tambahan dana itu merupakan bagian rencana anggaran Departemen PErtahanan AS 2011.&lt;br /&gt;Pemerintah Obama akan mengajukan rencana anggaran itu melalui Kongres AS pada 1 Februari 2010.Obama juga berencana memberitahu Kongres bahwa misi militer AS empat tahun ke depan adalah memenangkan perang-perang yang dilakoni serta mencegah perang baru.&lt;br /&gt;Perang melawan pemberontak dan teroris termasuk dalam misi tersebut.Pembahasan evaluasi anggaran militer empat tahunan itu dilakukan Pemerintah AS pada 11-12 Januari 2010.&lt;br /&gt;Selain mengevaluasi, petinggi militer AS juga membahas rencana anggaran militer sampai 2015.Dalam revisi itu di jabarkan enam misi kunci yang harus di capai Pentagon.&lt;br /&gt;Salah satu yang menjadi prioritas adalah engadaan pesawat-pesawat tempur otomatis atau pesawat tanpa awak.Pesawat itu akan di gunakan dalam misi menyerang markas-markas kelompok ektrimis di Afghanistan dan Pakistan.&lt;br /&gt;Namun , sebagian besar dana 33 miliar dolar AS itu kemungkinan akan digunakan dalam misi ekspansi ke Afghanistan.Tindakan ini dilakukan Obama agar mendapat dukungan dari Partai Republik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PErmintaan ke KOngres AS itu akan semakin meningkatkan tekanan bagio anggota Demokrat pendkung Obama.Bisa jadi permintaan itu memmunculkan perselisihan di Demokrat.Ini mengingat sebagian beranggapan rakyat AS tidak menyetujui perang di Afghanistan dan Irak.Akhir tahun lalu, Obama menambah pasukan sebanyak 30 ribu tantara ke Afghnistan.&lt;br /&gt;Sementara itu, pejabat militer AS menyarankan pada 2011, pemerintahan Obama mengalokasikan 700 milian dolar AS untuk Departemen Pertahanan.Anggaran total 2010 yang diajukan Obama hanya 128 miliar dolar AS.&lt;br /&gt;Proyek Pentagon utnuk perang akan menurun tajam pada 2012 menjadi 50 miliar dolar AS saja.Angka tersebut akan bertahan sampai 2015.&lt;br /&gt;Turunnya Anggaran itu lantaran adanya penarikan pasukan di Irak pada 2011 serta kemungkinan berkurangnya keteganggan di Afghanistan pada tahun yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-5716654970592246652?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/5716654970592246652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2010/01/obama-ajukan-tambahan-33-miliar-dolar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5716654970592246652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5716654970592246652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2010/01/obama-ajukan-tambahan-33-miliar-dolar.html' title='Obama ajukan tambahan 33 Miliar Dolar AS untuk Perang'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-412569850170722294</id><published>2009-08-26T18:49:00.001-07:00</published><updated>2009-08-26T18:49:56.643-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesombongan'/><title type='text'>Bulan Puasa, Ivan Gunawan Ogah Tobat :sombong bangettttt</title><content type='html'>Jakarta Banyak hal yang ingin dilakukan orang di bulan suci ini, salah satunya bertobat. Tapi tidak dengan presenter sekaligus perancang busana Ivan Gunawan. Ivan menolak untuk bertobat. Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tobat juga nggak ada yang harus aku tobatin," ujarnya saat ditemui Wisma Bakrie, Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presenter acara 'Inbox' itu mengungkapkan kehidupan yang dijalaninya kini jauh dari kata negatif. Hal itu pun yang membuatnya tidak perlu untuk bertobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih soal puasa, Ivan punya pengalaman unik bareng Gading Marten rekannya di acara 'Hip-hip Hura'. Ivan mengaku sering digoda oleh Gading supaya batal puasa. Gading pun beberapa kali memamerkan minuman dingin kepada Ivan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia minum Pocari Sweat sama es teh manis itu rasanya ingin aku tonjok itu orang," ujarnya sambil tertawa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-412569850170722294?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/412569850170722294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/08/bulan-puasa-ivan-gunawan-ogah-tobat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/412569850170722294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/412569850170722294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/08/bulan-puasa-ivan-gunawan-ogah-tobat.html' title='Bulan Puasa, Ivan Gunawan Ogah Tobat :sombong bangettttt'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2986395163668311926</id><published>2009-06-04T17:08:00.000-07:00</published><updated>2009-06-04T17:11:45.020-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fatwa Ulama'/><title type='text'>MUI: Jangan Eksploitasi Ayat Demi Mendulang Suara</title><content type='html'>MUI meminta para kandidat tak menyerang pribadi kompetitornya. Apalagi mengeksploitasi ayat-ayat Al-Quran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Dalam masa kampaye pilpres, segudang cara dilakukan para kandidat untuk mendulang suara sebanyak-banyaknya. Tentu maksudnya  untuk menarik simpati umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI, KH Ali Mustafa Yakub, menyelipkan ayat al-Quran dalam kampaye boleh-boleh saja yang penting jangan mengeksploitasi ayat.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyampaian program butuh kejelasan hukum (ayat dan hadist, red), untuk memperkuat program tersebut, selama tidak digunakan untuk mempermainkan ayat dan membohongi rakyat,” ujarnya kepada www.hidayatullah.com.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Masjid Istiqlal Jakarta ini juga melarang para kandidat capres membongkar aib kompetitornya, menfitnah, dan menjelek-jeleknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kampaye tidak boleh menjelek-jelekkan, menfitnah, dan mengghibah,” jelasnya.  “Jika hal itu dilakukan, sebenarnya hanya memburukkan citra mereka sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dilakukan Ruhut Sitompul (tim kampaye SBY_Boediono), kata KH Ali Mustafa Yakub, yang menyatakan bahwa bangsa Arab tidak pernah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memberikan bantuan kepada Indonesia dan membanggakan AS sebagai `penyelamat' ekonomi negara ini, hal itu tidak boleh terjadi. Sebab, dengan demikian akan memperburuk citra mereka sendiri. [ans/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2986395163668311926?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2986395163668311926/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/06/mui-jangan-eksploitasi-ayat-demi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2986395163668311926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2986395163668311926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/06/mui-jangan-eksploitasi-ayat-demi.html' title='MUI: Jangan Eksploitasi Ayat Demi Mendulang Suara'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-410769743821849183</id><published>2009-06-01T19:41:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T19:47:58.270-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Deklarasi SBY-Berbudi Dalam Bahasa Simbol (Tamat)</title><content type='html'>Peningkatan utang negara selama pemerintah SBY naik rata-rata 80 triliun per tahun. Angka ini mengalahkan utang di era Soeharto yakni 1500 triliun dalam jangka 32 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sangat Americanized, acara deklarasi SBY-Boediono juga menyampaikan pesan lain lewat bahasa simbolik mereka.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SiSR-YzHzCI/AAAAAAAAAZQ/gUd2i00XTBY/s1600-h/sby-lambai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 257px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SiSR-YzHzCI/AAAAAAAAAZQ/gUd2i00XTBY/s320/sby-lambai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342555558963039266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Acara yang sebenarnya sangat biasa saja ini, dan bisa diselengarakan dengan biaya yang murah, oleh Partai Demokrat (PD) dikemas dalam kemasan yang sangat mahal, mewah, dan megah. Apa artinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Berpihak Pada si Miskin&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara Deklarasi SBY-Boediono yang digelar Jum’at sore, 15 Mei 2009, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung menelan biaya tidak kurang dari 1,5 miliar rupiah. Ini sungguh suatu pameran kemewahan yang luar biasa di tengah-tengah penderitaan ratusan juta rakyat Indonesia yang untuk makan saja sangat sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pembaca KOMPAS (16 Mei 2009) dalam Rubrik “Kata Kita” yang lainnya mengirim pesan singkat: “Deklarasi SBY-Boediono menghamburkan uang dan tak merakyat. Event Organizer-nya ngesok benar!” (Kusmulyadi, Bandar Lampung, +6285697514XXX)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah pengamat politik juga menyesalkan mengapa SBY-Boediono tega-teganya menggelar hajatan mewah tersebut di saat jutaan rakyatnya masih berkubang di lumpur kesengsaraan yang amat parah. Beberapa orang bahkan menganggap pasangan ini takabur dan terlalu percaya diri, seolah-olah mereka sudah pasti menang, padahal belumlah tentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pastilah menyadari jika di balik setiap tema acara, terdapat makna filosofis yang menggambarkan jatidiri yang punya hajat. Dan acara mewah tersebut dengan sangat baik menyampaikan pesan kepada rakyat Indonesia: “Kami tidak memiliki empati terhadap nasib kalian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentu dibantah oleh yang punya hajat. Namun bahasa simbol bicara dengan jujur dan setiap orang yang memiliki nurani pasti merasakan hal itu. Pakar komunikasi politik Dr. Effendi Ghazali dalam beberapa kesempatan di sejumlah acara teve juga menyatakan jika acara mewah tersebut mengirim pesan jika mereka tidak pro-rakyat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beda dengan pasangan Mega Pro yang menggelar acara deklarasi di Gunung Sampah Bantar Gebang. Yang ini jelas, lewat komunikasi politik yang ada, mereka hendak menyatakan bersungguh-sungguh berdiri di belakang rakyat miskin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah berkaitan atau tidak, tidak dimilikinya empati dalam acara mewah tersebut sejalan dengan konsep-konsep IMF yang sejak tahun 1998 menawarkan konsep-konsep yang banyak membunuh jutaan rakyat miskin di negeri ini. Walau Boediono membantah dirinya sebagai agen IMF, namun banyak konferens pers yang dia gelar sebagai pejabat Gubernur BI atau Menko Perekonomian dahulu menyatakan hal sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikel berjudul “Jalan Liberal Pak Boed” (Media Indonesia, 28 Febr 2007), ekonom UGM Revrisond Baswir menulis jika pidato pengukuhan Dr. Boediono sebagai guru besar ekonomi di UGM Yogyakarta, setebal 28 halaman dengan 24 sumber referensi ternyata mengacuhkan sistem perekonomian kolonial yang berjalan di negeri ini berabad-abad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Baswir, Boediono yang tengah menjabat sebagai Menko Perekonomian ini, ternyata  melupakan era kolonial sebagai bagian integral dari sejarah perekonomian negeri ini. “Padahal, era kolonial ialah bagian teramat penting dari sejarah perekonomian Indonesia. Ia tidak hanya penting karena berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama. Ia juga penting sebab aspek ekonomi adalah aspek utama dari kolonialisme”, demikian Baswir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, demikian Baswir, Boediono telah melupakan kenyataan sejarah jika berakhirnya era Soekarno bukan semata-mata karena krisis ekonomi, namun lebih disebabkan intervensi Amerika Serikat (AS), Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Dunia dalam memicu krisis ekonomi Indonesia. Hal yang sama juga bisa ditarik pada peristiwa mundurnya Suharto. Namun Boediono hanya melihat hal itu sebagai rentetan sejarah, tidak slaing kait-mengkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kepatuhan” Indonesia pada IMF, World Bank, dan sebagainya inilah yang kemudian menjadikan bangsa ini dari tahun ke tahun menimbun utang yang kian banyak. Berbeda dengan keterangan rezim SBY yang mengklaim telah berhasil menurunkan utang bangsa ini dan telah melunasi utang IMF, namun kita juga tahu jika IMF bukan satu-satunya lembaga pengutang, selain IMF ada ADB, World Bank, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikel berjudul “Pernyataan SBY Soal Utang Luar Negeri Tidak Memihak Rakyat” (Koalisi Anti Utang, 7 April 2009), Ketua KAU Dani Setiawan memaparkan data-data valid yang dimilikinya yang ternyata menunjukkan jika utang Indonesia bukannya kian berkurang tapi malah membengkak di era SBY. “Outstanding Utang luar negeri Indonesia sejak tahun 2004 – 2009 juga terus meningkat dari Rp1275 triliun menjadi Rp1667 triliun (www.dmo.or.id).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah dengan peningkatan secara signifikan total utang dalam negeri dari Rp662 triliun (2004) menjadi Rp920 triliun (2009). Artinya Pemerintah “berhasil” membawa Indonesia kembali menjadi negara pengutang dengan kenaikan 392 triliun dalam kurun waktu kurang 5 tahun. Atau peningkatan utang negara selama pemerintah SBY naik rata-rata 80 triliun per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka penambahan jumlah utang rata-rata ini mengalahkan utang di era Soeharto yakni 1500 triliun dalam jangka 32 tahun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, kegemaran ngutang—yang didukung para Neolib di sekelilingnya—ini di era SBY tidak didukung oleh pembenahan pemerintahan yang bersih. Anti korupsi cuma pemanis bibir. Pemberantasan tindak pidana korupsi masih tebang-pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, hasil riset lembaga internasional The Political and Economic Risk Consultancy (PERC) yang dirilis April 2009 kemarin memaparkan temuan jika Indonesia masih menjadi negara terkorup di Asia. Riset PERC tersebut dilakukan pada Maret 2009 terhadap 1.700 responden pelaku bisnis di 14 negara Asia, ditambah Australia dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara Deklarasi SBY Boediono dalam bahasa simbol jelas menyampaikan pesan jika mereka sangat terobsesi oleh Amerika Serikat, panglima kapitalisme dunia yang melahirkan gerakan Neo Liberal dan juga tidak memihak kaum miskin. Mendapat serangan ini, dalam bebagai sorum SBY berkali-kali menolak jika Boediono dikatakan sebagai ikon Neo Lib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada pepatah, jika kita ingin melihat seseorang maka lihatlah siapa sahabat-sahabatnya. Nah, dalam dua peristiwa kemarin: Saat berangkat ke Bandung untuk menghadiri deklarasi, Boediono di kereta api didampingi oleh Muhammad Ikhsan yang duduk di sebelahnya, lalu ada pula M. Chatib Basri. Keduanya dikenal masyarakat luas sebagai pendukung Neo Lib. Dalam acara deklarasi juga hadir Sri Mulyani, mantan direktur IMF yang diangkat oleh SBY sebagai Menteri Keuangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu di hari yang lain, saat menjenguk Taufik Kiemas—suami Megawati—yang sakit di Jakarta, Boediono juga tampak didampingi Rizal Mallarangeng. Sosok ini dikenal luas sebagai ekonom Neo Liberal sekaligus aktivis JIL (Jaringan Islam Liberal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan rakyat Indonesia bisa melihat dengan jernih siapa sesungguhnya pasangan capres-cawapres ini, dan tidak terpengaruh serta tidak tertipu oleh bualan para tokoh partai politik pendukung kaum liberal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tentu masih ingat, saat menjelang pemilu legislatif kemarin, para politisi “Islam” menyerukan agar umat memilih mereka dengan mengatakan jika umat Islam tidak memilih mereka, maka suara kaum sekuler dan kafir akan unggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ironis, di saat suara umat sudah berada di kantung mereka, dengan enaknya para politisi “Islam” ini malah bersekutu dengan orang-orang liberal dan kaum kafir untuk mendukung satu pemimpin, hanya dengan imbalan beberapa kursi menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian tidak salah jika umat menyatakan bahwa orang-orang seperti ini sesungguhnya adalah Pedagang Umat, yang menjual agama dan umat-Nya demi kenikmatan dunia. Mudah-mudahan dalam Pemilu 2014 umat Islam tidak tertipu lagi oleh orang-orang seperti ini. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-410769743821849183?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/410769743821849183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/06/deklarasi-sby-berbudi-dalam-bahasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/410769743821849183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/410769743821849183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/06/deklarasi-sby-berbudi-dalam-bahasa.html' title='Deklarasi SBY-Berbudi Dalam Bahasa Simbol (Tamat)'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SiSR-YzHzCI/AAAAAAAAAZQ/gUd2i00XTBY/s72-c/sby-lambai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8289193065550573537</id><published>2009-06-01T19:34:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T19:36:01.648-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Kursi Dewan Haram Bagi Legislator Tanpa Kredibilitas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SiSQCrVpUFI/AAAAAAAAAZI/ComN03bQwD4/s1600-h/anggota-dpr.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SiSQCrVpUFI/AAAAAAAAAZI/ComN03bQwD4/s320/anggota-dpr.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342553433635901522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para pengamat memperkirakan anggota DPR 2009-2014 terpilih lebih rendah kualitasnya dibanding anggota DPR 2004-2009. Apa gunanya fatwa haram golput oleh MUI? &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Inilah proses pemilihan umum (pemilu) yang berjalan babak belur.&lt;br /&gt;Pemilu April 2009 berlangsung dengan bayang-bayang tingginya golongan putih (golput) –tidak mengikuti kegiatan pemilu—akibat ketidakpercayaan terhadap proses pemilu 2004 lalu, serta perilaku anggota DPR yang terpilih. Sinyal golput sendiri sudah diwujudkan masyarakat dengan kurangnya angka partisipasi pada kegiatan pemilihan kepala daerah di sejumlah daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menekan golput pada Pemilu 2009, sampai dikeluarkan fatwa haram golput oleh MUI. Hal ini mengingat anggaran pemilu Rp 47 triliun. Cukup besar untuk negara berkembang semacam Indonesia, apalagi di tengah krisis global sekarang ini. Sayang kalau partisipasi masyarakat terlalu rendah dibanding anggaran yang dikeluarkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor lain jika banyak golput, maka peluang memilih anggota legislatif berkualitas semakin jauh dari harapan. Nyatanya setelah pemilu berlangsung, angka golput semakin tinggi. Jika tahun 2004 (untuk Pilpres), golput sebanyak 24%. Untuk pemilu legislatif 2009, 29%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu diperkirakan kualitas anggota DPR  terpilih untuk 2009-2014 lebih buruk dibanding anggota DPR 2004-2009. Menurut surat kabar nasional, dari 560 anggota DPR terpilih, hanya sekitar 50 orang saja yang bisa (langsung) bekerja di bidang legislasi. Hal disebabkan banyak anggota DPR terpilih dari kalangan artis, keluarga pengurus partai, serta kerabat pejabat. Ditenggarai mereka minim kapabilitas di bidang legislasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa manfaat fatwa haram golput yang dikeluarkan MUI untuk meningkatkan partisipasi pemilu dan mendapat anggota DPR berkualias, dengan kriteria kompetensi: siddiq, amanah, fathonah (kridibel), dan tabligh, jika hasil pemilu 2009 semacam itu? Menurut Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof. KH. Ali Mustafa Ya’kub kepada hidayatullah.com, sebenarnya melonjaknya angka golput bukan disebabkan minimnya partisipasi pemilih, namun karena kasus masyarakat yang tidak masuk DPT.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;MUI dalam fatwa haram golput sifatnya hanya menghimbau mayarakat untuk memiliki caleg yang memiliki empat kriteria. Terlepas apakah masyarakat memilih atau tidak, itu bukan urusan MUI.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Yang penting tanggung jawab MUI sudah gugur,” ujar Mustafa.  Namum, Mustafa mengakui jika masih banyak masyarakat yang taat fatwa MUI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam fatwa haram golput, sebenarnya MUI bukan saja mengharamkan golput, namun juga haram memilih pemimpin caleg yang tidak memiliki empat kriteria dan moralitas yang baik. Sebab, buruknya kinerja DPR selama ini bisa jadi karena kompetensi yang rendah.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Mustafa Ya’kub mensinyalir, bertambahnya golput karena kinerja DPR selama ini dianggap buruk oleh masyarakat. Oleh karena itu, boleh jadi masyarakat jadi enggan memilih. Apalagi, bursa caleg tahun 2009 ini diramaikan oleh 61 artis yang masih disangsikan kredibilitasnya. &lt;br /&gt;“Posisi legislatif bukanlah ladang cari uang saja yang kemudian diperebutkan oleh banyak pihak. Namun juga pertaruhan kompetensi dan kredibilitas. Sejauh mana mereka bisa membuat legislasi,” katanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oleh karena itu, menurut Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini, haram menjadi caleg jika tidak memiliki kompetensi dan empat kriteria. Bukan saja para artis dan selebriti, namun juga pemilik modal, anak pejabat, dan lain sebagainya. “Tentunya jika hal itu hanya diniatkan untuk mencari uang,” tegasnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masih Asumsi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sementara, menurut Aribowo, pengamat politik Unair, minimnya kompetensi para caleg yang mayoritas pendatang baru dan artis masih asumsi. Kita lihat dulu kinerja mereka beberapa waktu ke depan. “Jika iya, baru kita adakan evaluasi,” katanya. &lt;br /&gt;Ia mengatakan, kinerja buruk DPR tidak melulu dari pendatang baru. Sewaktu DPR dipegang orang-orang lama zaman Orde Baru, anggota legislatif dari partai atau dari Golkar juga belum maksimal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aribowo mengakui, lemahnya kinerja DPR bukan hanya disebabkan minusnya kompetensi para anggota dewan, namun karena tekanan dan pengaruh partai. “Jarang, anggota DPR yang bisa independen,”katanya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai golput, Ari mengatakan, hal itu lumrah terjadi dalam negara demokrasi. “Justru jika pemilih mencapai 90 persen lebih, malah harus dicurigai, jangan-jangan ada mobilisasi,” tegasnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun, kata Aribowo, rendahnya kredibilitas para caleg dan buruknya kinerja DPR, juga menjadi bahan pertimbangan masyarakat untuk memilih. [ans/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8289193065550573537?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8289193065550573537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/06/kursi-dewan-haram-bagi-legislator-tanpa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8289193065550573537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8289193065550573537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/06/kursi-dewan-haram-bagi-legislator-tanpa.html' title='Kursi Dewan Haram Bagi Legislator Tanpa Kredibilitas'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SiSQCrVpUFI/AAAAAAAAAZI/ComN03bQwD4/s72-c/anggota-dpr.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1745665021794441244</id><published>2009-05-25T00:42:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T00:50:18.311-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Deklarasi SBY-Berbudi Dalam Bahasa Simbol (1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ShpNOhOOb9I/AAAAAAAAAYY/zx3Or3AGWfU/s1600-h/sby-lambai.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 257px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ShpNOhOOb9I/AAAAAAAAAYY/zx3Or3AGWfU/s320/sby-lambai.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339665220032688082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah iklan teve berbunyi: “Soal lidah bisa bohong, tapi soal (cita)rasa gak bisa bohong.” Slogan ini agaknya pas sekali jika ditarik ke ranah politik di negeri ini.&lt;br /&gt;Sebuah iklan teve berbunyi: “Soal lidah bisa bohong, tapi soal (cita)rasa gak bisa bohong.” Slogan ini agaknya pas sekali jika ditarik ke ranah politik di negeri ini, di mana antara omongan para pejabat dengan kenyataan terdapat fakta yang saling bertentangan. Di mulut para pejabat menyatakan “A”, sedangkan faktanya “Z”, di mulut para pejabat mengatakan menolak, namun faktanya menerima. Munafik, mungkin ini istilah yang terlalu sarkastis. Tapi mungkin diperlukan bagi bangsa yang sudah terbiasa dengan eufimisme yang sesungguhnya mengaburkan kesejatian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, untuk mendapatkan makna yang hakiki, bahasa simbol diperlukan untuk bisa mengungkap apa adanya. Dan alangkah jauh lebih baik jika lidah juga membenarkan apa yang diungkap oleh simbol tersebut. Dan alhamdulillah, acara Deklarasi SBY-Budiono yang digelar Jum’at sore, 15 Mei 2009, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, telah menyingkap kepada kita semua tentang jati diri mereka. Inilah beberapa bahasa simbol yang terjadi saat itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba Washington&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak di pintu gerbang hingga ke dalam ruangan utama, kain merah-putih-biru mendominasi tema acara Deklarasi Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Budiono. Hal ini mengingatkan kita kepada acara serupa yang digelar Obama dan Joe Biden saat deklarasi capres-cawapres di Amerika beberapa bulan lalu. Cita rasa Amerika dalam acara deklarasi SBY-Berbudi ini juga tampak dalam slogan-slogam yang dicetak di kaos, spanduk, maupun pin, seperti slogan “One Vote One Nation”. Ini jelas milik Partai Demokratnya Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dengan demikian Partai Demokrat-nya SBY membenarkan jika mereka merupakan “branch” alias kepanjangan tangan Partai Demokrat yang di AS? SBY dan para pejabat Partai Demokrat yang ada di Jakarta tentu menolaknya. Namun bahasa simbol yang mereka perlihatkan justru mengatakan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi dengan nada penuh kebanggaan, Sekjen Partai Demokrat (PD) Ahmad Mubarrok kepada wartawan menyatakan jika acara deklarasi tersebut mengingatkannya pada acara deklarasi pasangan Obama-Biden di AS. Siapa pun yang menghadiri atau memirsa tayangan acara tersebut yang disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun teve swasta akan mengakui jika deklarasi “SBY Berbudi” memang menjiplak habis tema acara deklarasi Obama dan Biden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pembaca KOMPAS (16 Mei 2009) dalam Rubrik “Kata Kita” mengirim pesan singkat yang berbunyi, “Kenapa bangsa ini jadi plagiat terus? Ternyata enggak cuma musisi aja, eh SBY juga malah niru pesta Obama. Enggak kreatif.” (Mueng, Bekasi, +6281376145XXX)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, SBY sendiri memang telah lama akrab dan merasa “bagaikan di rumah sendiri” dengan Amerika Serikat, bahkan menganggapnya sebagai “negeri keduanya”, setelah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tulisan berjudul “Sebuah Imperium Menunggu Rubuh” yang dimuat dalam situs Hidayatullah.com (http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=6650&amp;Itemid=84), Amran Nasution yang merupakan mantan Redaktur Majalah Gatra dan Tempo dan sekarang bergiat di Institute for Policy Studies (IPS) Jakarta, menulis, “Bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Amerika teramat sulit dilupakan. Betapa tidak? Dalam merintis karir militer, ia mondar-mandir menuai ilmu di negeri itu. Ia sempat dua kali mengikuti program latihan militer di Fort Benning, Georgia, di tahun 1976 dan 1982. Lalu, sekolah staf dan komando, 1991, ia tempuh di Fort Leavenworth, Kansas, tempat penggodokan para perwira yang amat bergengsi itu. Gelar S2, ia raih di universitas di sana. Tentu tak banyak perwira Indonesia yang begitu intens menimba ilmu dari negeri yang punya pemenang nobel terbanyak di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dalam suatu kesempatan mengunjungi Amerika di tahun 2003, sebagai Menko Polkam, SBY berkata, ‘’I love the United State, with all its faults. I consider it my second country’’. Terjemahan bebas penulis: “Saya cinta Amerika, dengan segala kesalahannya. Saya menganggapnya negeri kedua saya.” (lihat Al Jazeera English – Archive, 6 Juli 2004).” Link di Al Jazeera English adalah http://english.aljazeera.net/English/archive/archive?ArchiveId=4965 dimana SBY mengatakan, “‘I love the United State, with all its faults. I consider it my second country.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kecintaannya kepada AS salah satunya dituangkan ke dalam themes acara deklarasi dirinya, yang jika mau jujur sebaiknya dinamakan “The Washington Taste”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diperkuat dengan dipilihnya sosok Budiono, saat itu baru saja mengundurkan diri dari Gubernur Bank Indonesia, seorang ekonom yang oleh banyak kalangan diidentikan sebagai ikon ekonom Indonesia yang berkiblat ke Washington. Dalam bahasanya Amien Rais, Budiono merupakan ikon dari gerakan Neo-Liberal. Kelompok ini merupakan anak cucu dari Mafia Berkeley yang pada November 1967 menjual sebagian besar kekayaan alam Indonesia kepada jaringan korporasi Yahudi Dunia yang berpusat di AS. Kelompok inilah yang membuat bangsa kaya raya ini sekarang menjadi bangsa paria dan dicemooh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Track-Record Budiono pun memperkuat ini. Di antaranya adalah mengucurkan dana BLBI saat dia menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, dan saat menjabat sebagai Ketua Bappenas, Budiono melakukan langkah Privatisasi sejumlah BUMN Strategis yang sangat merugikan bangsa ini. SBY telah memilih sosok ini sebagai cawapresnya. Dan seluruh partai pendukungnya yakni PKB, PAN, PPP, PKS, PDS, dan puluhan partai kecil lainnya, diakui atau tidak, sesungguhnya turut mendukung sikap SBY ini sebagai “Cheerleader”. Agar rakyat dalam Pemilu 2014 mendatang tidak bingung, alangkah indahnya jika semua parpol ini nanti meleburkan diri ke dalam Partai Demokrat. Bukankah Indomie, Sarimie, Salamie, dan sebagainya itu sama-sama dimiliki oleh satu perusahaan, Salim Group? (bersambung/rd)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1745665021794441244?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1745665021794441244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/deklarasi-sby-berbudi-dalam-bahasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1745665021794441244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1745665021794441244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/deklarasi-sby-berbudi-dalam-bahasa.html' title='Deklarasi SBY-Berbudi Dalam Bahasa Simbol (1)'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ShpNOhOOb9I/AAAAAAAAAYY/zx3Or3AGWfU/s72-c/sby-lambai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1723903437108679394</id><published>2009-05-10T19:52:00.001-07:00</published><updated>2009-05-10T19:53:49.374-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Apa yang di harapkan dari Pemerintah yang tidak Sejalan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeTMPNFziI/AAAAAAAAAWk/P-gaoTawhak/s1600-h/sby-jkdlm.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 285px; height: 196px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeTMPNFziI/AAAAAAAAAWk/P-gaoTawhak/s320/sby-jkdlm.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334394122092793378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SBY-JK, Ketegangan yang Terus Berulang  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Tahun 2009 sepertinya menjadi tahun yang penuh kerikil bagi hubungan SBY-JK. Riak-riak kecil senantiasa mengganggu hubungan kedua pemimpin bangsa ini. Ketegangan demi ketegangan pun terus terulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat JK mencapreskan diri pada Februari 2009 lalu, berhembus kabar bahwa hubungan mereka renggang. Rapat kabinet terbatas pada 27 Februari yang dihadiri SBY-JK pun cuma berlangsung 45 menit saja. Padahal, itu adalah pertemuan kali pertama semenjak JK mencapreskan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan SBY-JK selanjutnya terjadi saat JK bertandang ke kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, pada Senin 13 April lalu. Belum jelas apa yang mereka bicarakan. Namun, lagi-lagi pertemuan itu cuma berlangsung sekitar 40-an menit saja. Beredar kabar, saat itu JK ditolak untuk duet lagi dengan SBY.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan SBY-JK mulai akrab kembali saat mereka berdua hadir di acara pertemuan SBY-JK bersama 33 gubernur se-Indonesia di Kantor Setneg pada 24 April lalu. Karena resmi 'bercerai', saat memasuki ruangan keduanya mendapatkan aplaus meriah dari para gubernur dan menteri yang hadir. Acara tersebut untuk mendengarkan kesiapan para kepala daerah menyambut Pemilu Legislatif 2009. Kala itu mereka sepakat untuk berkompetisi secara fair dan menuntaskan masa bakti sebagai presiden-wapres bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun suasana tegang kembali terjadi saat dalam sebuah acara di Makassar pada Sabtu 2 Mei, JK mengatakan bahwa Partai Golkar menjadi bumper pemerintah. Menurut JK, jika kebijakan pemerintah tak populis, maka Golkar yang menanggungnya. Tapi sebaliknya, jika pemerintah berprestasi, presidenlah yang memetik buahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan 'ulah' JK diulang Sabtu 9 Mei. JK menyindir SBY dan capres lain mengulur-ulur waktu deklarasi capres/cawapres. JK menyindir, menunggu itu membosankan. Sangat berbeda dengan dirinya yang mengklaim lebih cepat lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan JK langsung ditanggapi SBY. SBY balik menuding bahwa JK takabur karena merasa lebih baik. "Tidak perlu kita tunjukkan kalau kita lebih cepat, lebih baik atau lebih ini. Itu takabur namanya. Tidak baik, jadi hati-hati," ujar SBY, Minggu (10/5/2009) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal ketegangan kedua tokoh ini sebenarnya bukan hal yang baru. Pada awal pemerintahan, keduanya dianggap saling bersaing untuk mencapai popularitas. Orang pun menyebut, ada dua Matahari dalam pemerintahan SBY-JK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, keduanya masih harus menyelesaikan pemerintahan hingga presiden baru dilantik pada 20 Oktober 2009 nanti. Ketegangan demi ketegangan pun diprediksi bakal terus muncul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1723903437108679394?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1723903437108679394/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/apa-yang-di-harapkan-dari-pemerintah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1723903437108679394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1723903437108679394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/apa-yang-di-harapkan-dari-pemerintah.html' title='Apa yang di harapkan dari Pemerintah yang tidak Sejalan'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeTMPNFziI/AAAAAAAAAWk/P-gaoTawhak/s72-c/sby-jkdlm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4472022024730988527</id><published>2009-05-10T19:34:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T19:49:46.676-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Ingin belajar "Munafik" pergilah ke Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeSP1eq68I/AAAAAAAAAWc/QfFhtR7GJ5s/s1600-h/jangan_jadi_munafik_b.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 209px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeSP1eq68I/AAAAAAAAAWc/QfFhtR7GJ5s/s320/jangan_jadi_munafik_b.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334393084395056066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Demokrat boleh senang dengan kemenangannya di PilLeg 9 April 2009 yang lalu.Kini persiapan untuk menyambut "peperangan" di PilPres sudah di rencanakan secara matang oleh SBY.Lobi sana dan lobi sini dilakukan oleh partai - partai yang suaranya tak mencukupi untuk syarat mencalonkan presiden sendiri.Tak peduli lagi apa yang pernah terlontar dari mulut tat kala kepentingan belum bicara.PDIP yang sejak awal telah banyak menghujat dan tak setuju dengan pemerintahan SBY, kini mencoba berbalik arah 180 derajat, ketika tau sang Demokrat mendapatkan angin besar dari Pemilu Legislatif kemaren.&lt;br /&gt;Tak peduli lagi dengan ideologi dan rasa malu, setelah caci maki keluar dari mulut, untuk sebuah kepentingan semua harus di tanggalkan.Berkedok demi Negara Tercinta, apapun rela di jual termasuk harga diri sekali pun.&lt;br /&gt;Janji-janji yang telah di sepakati, dengan beberapa rekan Politik pun seolah hanya menjadi sambal pedas untuk menghiasai meja makan layar TV.Saling sikut dan "tonjok "lawan atau pun kawan disaat gelap mata oleh kepentingan adalah hal biasa dalam politik indonesia.Tikung menelikung adalah seni dalam balapan untuk mendapatkan kursi kekuasaan di negeri ini.Akhir2nya kembali rakyat yang menjadi komoditas untuk di perjual belikan dalam kanca politik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifak munafik dari para petinggi Parpol ini membuat muak rakyat, namun entah apa juga setan yang merasuk dalam tubuh rakyat itu sendiri.Mengaku sering di bohongi oleh para elit politik, namun tetap saja mereka memilihnya kembali untuk menjadi wakil mereka di kursi DPR.Mengaku sudah sakit hati, namun kalo uang sudah di tangan tak bisa di tolak.Demi semua kepentingan perilaku bermuka dua di indonesia menjadi sebuah kewajaran.Nah anda inging belajar jadi orang bermuka dua.....datanglah ke indonesia!!!!dijamin empat tahun anda akan jadi petinggi orang2 munfik...........???????Naudzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4472022024730988527?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4472022024730988527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/ingin-belajar-munafik-pergilah-ke.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4472022024730988527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4472022024730988527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/ingin-belajar-munafik-pergilah-ke.html' title='Ingin belajar &quot;Munafik&quot; pergilah ke Indonesia'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeSP1eq68I/AAAAAAAAAWc/QfFhtR7GJ5s/s72-c/jangan_jadi_munafik_b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2550271538974208654</id><published>2009-05-10T19:25:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T19:26:57.783-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Flu Kuda di India Bukan yang Pertama</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeM6LW2WdI/AAAAAAAAAWU/veHb-mtpocY/s1600-h/kudadalam.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 303px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeM6LW2WdI/AAAAAAAAAWU/veHb-mtpocY/s320/kudadalam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334387214752569810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Flu kuda yang telah menewaskan sedikitnya 43 kuda di India ternyata bukan pertama kali terjadi. Flu yang terkenal dengan istilah equine influenza ini sebelumnya juga telah menjangkit di Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelusuran detikcom, Senin (11/5/2009), flu kuda pernah menjangkit di Australia pada pertengahan 2007 lalu. Akibat flu tersebut, industri balap kuda di Australia lesu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus kuda ini kurang berbahaya bagi manusia, namun menyebabkan kesulitan pernapasan, pusing, serta kematian pada kuda-kuda. Sebelum terjadi di Australia, virus ini juga diduga telah mengakibatkan kematian ratusan onta di Arab Saudi. Dan sekarang, flu ini mulai menjalar kembali di India.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, pada 2007 lalu antisipasi terhadap flu kuda juga gencar dilakukan. Stasiun Karantina Hewan Kelas I Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang, pernah mengawasi secara ketat lalu lintas masuknya hewan dan produk olahan hewan dari luar negeri, terutama asal Australia dan Jepang. Langkah tersebut untuk mengantisipasi penyebaran wabah equine influenza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flu Equine disebabkan oleh virus Influansa A yang endemik pada kuda. Kuda yang terserang flu ini akan kejang-kejang, demam, serta keluar lendir di hidung. Virus tersebut bisa berpindah ke jenis hewan lain dan menular pada manusia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2550271538974208654?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2550271538974208654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/flu-kuda-di-india-bukan-yang-pertama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2550271538974208654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2550271538974208654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/flu-kuda-di-india-bukan-yang-pertama.html' title='Flu Kuda di India Bukan yang Pertama'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeM6LW2WdI/AAAAAAAAAWU/veHb-mtpocY/s72-c/kudadalam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1754536282375821024</id><published>2009-05-10T19:22:00.000-07:00</published><updated>2009-05-10T19:23:34.861-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Giliran Flu Kuda Mengintai, Tewaskan 43 Kuda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeMEtre_cI/AAAAAAAAAWM/JVH95nq_TSU/s1600-h/0903166p.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeMEtre_cI/AAAAAAAAAWM/JVH95nq_TSU/s320/0903166p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334386296252988866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;NEW DELHI, KOMPAS.com - Meskipun India masih bebas dari influensa A/H1N1 atau flu babi, penyakit hewan lain, Influensa Equine, atau flu kuda, telah menewaskan 43 ekor kuda di negara bagian barat India Rajasthan dan Gujarat, demikian laporan harian Hindu, Danik Bhaskar, Sabtu (9/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan laboratorium di Hissar, Haryana, di India utara, dibenarkan, kematian hewan-hewan itu disebabkan Influensa Equine yang juga disebut flu kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian pertama terjadi pada Januari lalu di Gandhinagar, Gujarat, di mana 15 ekor kuda tewas akibat penyakit tersebut bulan lalu, kata laporan itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah penyakit tersebut tersebar luas, pemerintah Gujarat memutuskan melarang membeli dan menjual kuda di negara bagian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Rajasthan, 25 kuda tewas pada suatu pameran kuda di daerah Jodhpur, menurut laporan tersebut. Flu Equine disebabkan virus Influansa A, yang endemik pada kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus ini bisa berpindah ke jenis hewan lain dan menular pada manusia. Influensa Equine ditandai dengan sangat tingginya penularan di antara kuda, dan mempunyai masa inkubasi relatif singkat, yakni satu sampai lima hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuda yang terserang flu ini bisa mengembangkan gejala-gejala demam, batuk kering dan keluar ingus dari hidungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1754536282375821024?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1754536282375821024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/giliran-flu-kuda-mengintai-tewaskan-43.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1754536282375821024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1754536282375821024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/giliran-flu-kuda-mengintai-tewaskan-43.html' title='Giliran Flu Kuda Mengintai, Tewaskan 43 Kuda'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgeMEtre_cI/AAAAAAAAAWM/JVH95nq_TSU/s72-c/0903166p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-7862427116577729617</id><published>2009-05-07T22:40:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T23:33:18.777-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Rahasia Di Balik Pengharaman Babi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgPSGBayZyI/AAAAAAAAAWE/DKlV-CDgqHk/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 123px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgPSGBayZyI/AAAAAAAAAWE/DKlV-CDgqHk/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333337384638637858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada hikmah di balik larangan mengonsumsi daging babi.Hewan ini banyak membawa bibit penyakit yang berbahaya bagi kesehatan.Babi pengaruhi kesehatan jasmani dan rohani pengonsumsinya.Jika gemar mengonsumsi babi, manusia tidak akan mengenal baik dan buruk lagi.&lt;br /&gt;Hukum islam mengenal apa yang disebut haram &lt;span style="font-style:italic;"&gt;li zatih&lt;/span&gt;.Artinya, suatu keharaman langsung dan sejak semula di tentukan syar'i bahwa hal itu haram.&lt;br /&gt;Babi masuk kategori ini, selain juga bangkai, berjudi, minuman keras, berzina, membunuh dan memakan harta anak yatim.Allah SWt menyeru agar semua hal di atas ditinggalkan dan menjadi perbuatan tercela serta dosa besar jika dilakukan.&lt;br /&gt;Terkait babi, surat al-An'am ayat 145 secara jelas menekankan larangan untuk di konsumsi."Katakanlah:Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang di haramkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai atau darah yang mengalir atau daging babi...."&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ayat lain memberi penegasan.Antara lain surat Al-Maidah ayat 3 dan Surat Al Baqarah ayat 173.Begitu pula ada sekitar 30 hadist berbicara tantang babi, termask pelarangan jual beli dan hasil yang didapat dari khinzhir ( Babi ).&lt;br /&gt;Mengapa babi di haramkan?KH Anwar Sanusi Pimpinan Pondok Pesantren Arafah Cisarua, Bogor, Jawa Barat, punya jawabanya.Menurut Kiai Anwar, Allah telah menyeru kepada umat untuk makan makanan yang halalan thayyiban ( Halal dan baik ).&lt;br /&gt;Makanan halal dan baik serta bergizi, akan memberi manfaat bagi kesehatan.sementara secara rohani, tujuannya agar kehidupan umat selalu berada dalam koridor yang di ridhoi Allah.&lt;br /&gt;Sebaiknya , lanjut Kiai Anwar, Allah melarang keras umat makan makanan yang haram lantaran banyak mudharat-nya.Khamr( minuman keras) bisa memabukkan, pun daging babi, diketahui banyak mengandung bibit penyakit.&lt;br /&gt;DR Murad Hoffman, seorang muslim Jerman, dalam bukunya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pergolakan Pemikiran: Catatan Harian Muslim Jerman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;menguraikan hal ini.Bukan hanya cacing pita, memakan daging babi ternyata bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan lainnya.&lt;br /&gt;Seperti kolestrol yang bisa memperlambat proses penguraian protein tubuh.Ini beresiko pada penyakit kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik.Termasuk terjangkita virus-virus influenza yang berbahaya, semisal flu babi( Swine Flu) yang kini marak.&lt;br /&gt;Itu semua dikarenakan perangai buruk babi.Babi memakan apa-pun tanpa pandang bulu, baik it sampah , busuk- busukan, bahkan kotorannya sendiri.&lt;br /&gt;Kiai Anwar mengingatkan, apa yang ada dalam manusia itu adalah apa yang dikonsumsi.Jadi, dengan gemar mengonsumsi babi, dikwatirkan tidak mengenal akibat baik dan buruk lagi, bahkan terpengarh sifat buruk babi, yakni menyukai sesuatu yang kotor.&lt;br /&gt;Sehingga, dalam kaidah ilmu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ushul Fiqh&lt;/span&gt;, dikenal istilah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Iradatul Juz'i biiradatil kulli&lt;/span&gt;( yang dikatakan sebahaggian, yang di maksud semuanya).&lt;br /&gt;Istilah ini mengandung makna, bila disebut babi haram, maka yang dimaksud bukan hanya daging babi semata, tapi keseluruhannya.Hati, tulang, usus, kulit dan minyak.Seluruhnya jelas haram.&lt;br /&gt;Dalam istilah DR Lutfi Fathullah MA, Direktur Pusat Kajian Hadis Jakarta, semua prodk yang dihsailkan dari babi, adalah haram, dan bukan sekedar haram."Tapi najis,"tegas pakar hadis yang juga dosen pasca sarjana di sejumlah perguruan tinggi ini.&lt;br /&gt;Rektor Institut Ilmu Al Qur'an(IIQ)Jakarta, DR Ahsin Sakho Muhammad, sepakat bahwa aspek kesehatan, baik jasmani dan rohani, menjadi alasan penting pelarangan gama islam atas daging babi.&lt;br /&gt;Tapi, diakui bagi sebagian kalangan, babi merupakan binantang yang sangat mengiurkan, untuk diternak maupun dikonsumsi.&lt;br /&gt;"Mudah-mudahan umat tidak tergiur.Karena, jelas-jelas Allah melarang untuk memakan maupun menikmati hasil penjualan dari babi,"dia mengingatkan.&lt;br /&gt;Namun, bisa lain persoalannyajika dalam kasus tertentu, semisal penyakit yang hanya memiliki obat mengandung zat babi.Ininlah yang kemudian dinamakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;inna maa a'maalu binniyyah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Kalau makan daging babi sudah diniatkan, hukumnya haram.Berbeda dengan contoh obat tadi, atau jika sedang di hutan dan kalu tidak makan, dia akan makan, tapi terbatas,"sanbung Kiai Anwar.&lt;br /&gt;Pada kondisi itulah, agama memperbolehkan.Tapi, bukan menghalalkan.Kenapa?"Sebab, allah SWT begitu memperhatikan untuk menyelamatkan jiwa manusia,"paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-7862427116577729617?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/7862427116577729617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/rahasia-di-balik-pengharaman-babi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/7862427116577729617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/7862427116577729617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/rahasia-di-balik-pengharaman-babi.html' title='Rahasia Di Balik Pengharaman Babi'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SgPSGBayZyI/AAAAAAAAAWE/DKlV-CDgqHk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8215078151181765451</id><published>2009-05-06T20:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T20:07:59.877-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Kecuali Warga Muslim, Flu Babi Sudah Tulari 21 Negara</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:15;" class="Apple-style-span"  &gt;WHO menyebut, flu babi sudah menulari 21 negara. Tapi tak satu pun gejala menyerang negara berpenduduk muslim&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Hidayatullah.com--&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Selasa (5/5) WIB mengatakan, pihaknya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/foto/flubabi.jpg" width="320" align="right" border="0" height="202" /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt; telah mencatat 1.124 kasus infeksi flu babi yang secara resmi dikonfirmasikan di 21 negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Jumlah tersebut termasuk 590 orang yang dikonfirmasikan mengidap penyakit baru di Meksiko, 25 di antaranya telah meninggal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Amerika Serikat (AS) telah melaporkan 286 kasus yang dikonfirmasikan pihak laboratorium, termasuk seorang telah meninggal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;AS, Kanada, dan Spanyol termasuk yang paling pesat peningkatannya dari penghitungan sebelumnya. Portugal telah bergabung dengan peringkat negara yang tertular flu baru itu dan tercatat seorang terinfeksi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Para pengidap flu tersebut yang berhasil diselamatkan, telah dikonfirmasikan di Austria (1), Inggris (18), Kanada (140), Hongkong, wilayah China (1), Kosta Rika (1), Kolombia (1), Denmark (1), El Salvador (1), Prancis (4), Jerman (8), Irlandia (1), Israel (4), Italia (2), Belanda (1), Selandia Baru (6), Portugal (1), Korea Selatan (1), Spanyol (54), dan Swiss (1).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Komite pakar ilmu pengetahuan WHO akan bertemu Selasa ini untuk membahas evolusi virus H1N1 ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Badan PBB tersebut menutup mata atas merebaknya virus tersebut di luar Amerika Utara, pada saat pihaknya berusaha memutuskan apakah sebaran virus flu itu sebagai pandemi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Keiji Fukuda, pejabat asisten Dirjen WHO, mengatakan bahwa sebagian besar orang yang terinfeksi virus ini berada di Eropa dan Asia, setelah menyebar dari Meksiko sebagai pusat penyebaran flu H1N1 itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Namun masih belum jelas kapan atau apakah WHO akan meningkatkan lagi peringkat bahaya pandemi sampai ke angka tertinggi enam, dan mengaktifkan rencana-rencana tanggap darurat untuk memerangi virus baru yang dikenal sebagai “virus babi” itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;Pekan lalu WHO menaikkan peringkat tanda bahaya pandemi dari tiga menjadi empat, dan kemudian lima dalam pengakuan penularan virus di Meksiko dan negara-negara lain, termasuk AS dan Kanada. [ant/&lt;a href="http://www.hidayatullah.com/"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8215078151181765451?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8215078151181765451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/kecuali-warga-muslim-flu-babi-sudah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8215078151181765451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8215078151181765451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/kecuali-warga-muslim-flu-babi-sudah.html' title='Kecuali Warga Muslim, Flu Babi Sudah Tulari 21 Negara'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-3605553342949516426</id><published>2009-05-01T02:14:00.000-07:00</published><updated>2009-05-01T02:17:16.848-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Misteri id profile Facebook</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sfq-EmEiZOI/AAAAAAAAATo/1z6cvw1Z8zs/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 56px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sfq-EmEiZOI/AAAAAAAAATo/1z6cvw1Z8zs/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330782095094736098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;facebook memang sedang mendunia ... maka nya 9w iseng2 ngutak-ngatik&lt;br /&gt;facebook ... tp yang utak-atik adalah profile id nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh nya gini, setiap user yang udah register bakal dapet profile id ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh nya FB 9w nih http://www.facebook .com/profile.&lt;br /&gt;php?id=111664020 2&lt;http://www.facebook .com/profile. php?id=111664020 2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, buat yang pernah belajar database pasti tau mxd dari id=1116640202 ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9w coba iseng2 untuk id=1 sampe id=100&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata id 1 sampe 3 ga ada value nya alias kosong so bakal redirect k&lt;br /&gt;halaman home ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah ternyata id=4 muncul tuh ... http://www.facebook .com/profile.&lt;br /&gt;php?id=4&lt;http://www.facebook .com/profile. php?id=4&gt;nah ternyata itu&lt;br /&gt;adalah acc nya Mark Zuckerberg, alias yang punya FB ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9w coba lagi id=5 ... muncul tuh acc nya Chris Hughes, salah satu pendiri&lt;br /&gt;facebook juga http://www.facebook .com/profile.&lt;br /&gt;php?id=5&lt;http://www.facebook .com/profile. php?id=5&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pas 9w coba 6, eh value nya kosong ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9w coba lagi id=7 ... muncul lah acc Arie Hasit ,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;coba lagi 8,9,10 ternyata kosong ,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan 9w coba id=11 ,,, ternyata acc nya Soleio ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari id 12-25 kosong trus ,,, dan baru ada value nya lagi di id=26 sampe id&lt;br /&gt;32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di id=33 valuenya kosong juga ,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, sebenernya 9w belom dapet mecahin maksud dari id2 yang kosong dan&lt;br /&gt;mengapa mulai dari 4,5,7,11 etc ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9w coba googling dengan keyword 45711, 4 5711 45 711 457 11, etc ...&lt;br /&gt;akhirnya 9w kepikiran untuk mecahin jadi tanggal pada bagian 711 ,,, jadi 7&lt;br /&gt;november ... dan yang 9w temuin d google adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu adalah Alpha Epsilon Pi,&lt;br /&gt;&lt;http://en.wikipedia .org/wiki/ Alpha_Epsilon_ Pi&gt;yaitu organisasi&lt;br /&gt;persaudaraan yahudi d amerika selatan yang didirikan pada&lt;br /&gt;tanggal 7 november ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa 9w iseng banget utak-atik id FB? coz sama2 kita tau kalo pendiri2 FB&lt;br /&gt;kebanyakan yahudi ... biasanya yahudi tuh bikin isyarat2 atau simbol2 gitu&lt;br /&gt;... contoh nya peristiwa 11 september (9/11) ,,, trus emergency call 911 ...&lt;br /&gt;maka nya 9w penasaran ,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ahli2 enskripsi ada yang berminat ... ^_*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kurang kerjaan mode on&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rizal Faizal®&lt;br /&gt;http://www.rizalonl ine.co.cc&lt;br /&gt;http://www.kenriz- productions. co.cc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-3605553342949516426?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/3605553342949516426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/misteri-id-profile-facebook.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3605553342949516426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3605553342949516426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/05/misteri-id-profile-facebook.html' title='Misteri id profile Facebook'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sfq-EmEiZOI/AAAAAAAAATo/1z6cvw1Z8zs/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-6337413730791247286</id><published>2009-04-27T20:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-27T20:20:44.539-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Keranjingan Facebook Sebabkan Mahasiswa Malas?</title><content type='html'>Anak Anda keranjingan Facebook? Berhati-hatilah. Temuan terbaru, ada kemungkinan terjadi penurunan nilai untuk siswa pengguna Facebook  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut studi yang dilakukan oleh Ohio State University, semakin sering seseorang menggunakan Facebook, semakin sedikit waktu belajarnya dan semakin buruk pula nilai-nilai mata pelajarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu tertulis dalam laporan studi yang mengambil sampel 219 mahasiswa Ohio State University. Namun penulis laporan mengatakan, laporannya hanya memperlihatkan kemungkinan hubungan antara penggunaan Facebook dan menurunnya nilai-nilai yang seseorang  peroleh di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta-fakta pengguna Facebook, untuk mengetahui status yang dikabarkan oleh teman-teman mereka. Termasuk mengirim posting, menambah aplikasi, dan chatting (ngobrol) dengan sesama pengguna dan kenalan baru.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi menemukan, dengan kegiatan ini siswa jam telah menghabiskan waktu kurang dari satu jam per minggu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti Ohio State University menyebutkan, 65 persen mahasiswa setiap hari mengakses Facebook minimal satu kali dan menghabiskan setidaknya satu jam di laman tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, 79 persen dari pengguna Facebook merasa bahwa menggunakan laman tersebut tidak mempengaruhi kualitas pekerjaan mereka. Namun yang terpengaruh adalah nilai ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Ini ibarat perbedaan antara dapat nilai A dan B,’’ kata Aryn Karpinski, peneliti Ohio State yang menanyai 219 mahasiswa untuk penelitiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jillian Pratt, seorang mahasiswa kimia di University of Alberta mengatakan, penggunaan Facebook tidak menyusahkan sama sekali baginya.  Facebook hanya menjadi selingan pekerjaan.  [The Calgary Herald/cha/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-6337413730791247286?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/6337413730791247286/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/keranjingan-facebook-sebabkan-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6337413730791247286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6337413730791247286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/keranjingan-facebook-sebabkan-mahasiswa.html' title='Keranjingan Facebook Sebabkan Mahasiswa Malas?'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-5891245118711304971</id><published>2009-04-26T18:57:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T18:58:39.387-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Para Penjagal'/><title type='text'>Penjahat perang Tony Blair tak kecewa "perangi " Islam</title><content type='html'>Salah satu kegiatan baru mantan PM Inggris Tony Blair adalah “kampanye”  pembenaran dalam perang Iraq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair mengatakan dia tidak menyesal membawa Inggris menyerang Iraq.  Dia percaya, tanpa intervensi, masalah akan terus bertambah besar di negara seperti Afganistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, pertempuran yang ditempuh terhadap “militant” Islam mirip memerangi komunisme revolusioner. Di sebuah forum agama dan politik di Chicago, Blair mengatakan bahwa dunia hari ini menghadapi perjuangan yang dirupakan oleh "bentuk ekstrim dan kesesatan Islam", yang mengancam mayoritas Muslim maupun non- Muslim.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kerja sangat sederhana: ia adalah untuk mendukung dan mitra-orang muslim yang beriman sangat dalam Islam tetapi juga yang beriman dalam damai bersama keberadaan, dalam mengambil dan mengalahkan yang extremists yang tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak diganti Gordon Brown, Blair terus ‘bergerilya’ keliling dunia guna membenarkan alasanya ‘menyerang’ Iraq bersama Amerika. Ia termasuk berkampanye dan berusaha untuk membenarkan intervensi, termasuk intervensi militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini,  dalam rangka mengikuti serangkaian konferensi para pemimpin di Manila, ia menggunakan sebuah forum terbuka di Ateneo de Manila University untuk membuat apa yang ia sebut sebagai "a larger point" (poin yang lebih besar) mengenai gejolak di Timur Tengah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tak ragu mengatakan, ada sebuah pertempuran yang sejatinya terus terjadi, yaitu pertempuran “melawan Islam”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan audiens yang simpati bahwa "Larger Point" adalah sebuah kerangka yang tepat untuk memahami wilayah yang menjadi pusat masalah dan konflik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blair mengatakan ada 2 elemen dalam Islam yaitu; satu yang mau bekerjasama dengan Barat, dan satu lainnya tidak mau bekerjasama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pendekatan yang tepat menuju perdamaian dan pembangunan di kawasan Timur Tengah adalah, menjadi "partner bagi elemen yang moderen dan moderat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan hal itu sebagai jawaban atas pertanyaan  tentang bagaimana ia dulu membuat keputusan besar, seperti keputusannya untuk bergabung dengan koalisi yang dipimpin AS untuk menginvasi Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk pada pertempuran antara elemen moderat dengan ekstrimis, ia mengatakan, "Kita harus memastikan bahwa mereka (moderat) menang." [timeonline/cha/di/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-5891245118711304971?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/5891245118711304971/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/penjahat-perang-tony-blair-tak-kecewa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5891245118711304971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5891245118711304971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/penjahat-perang-tony-blair-tak-kecewa.html' title='Penjahat perang Tony Blair tak kecewa &quot;perangi &quot; Islam'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2282912527632392173</id><published>2009-04-24T00:35:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T00:44:23.836-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Flu Burung, Flu Singapura, Flu Babi......terus Flu Apa lagi yah???</title><content type='html'>Dua kasus Flu Babi pada manusia ditemukan di Southern California. Kasusnya menyerang seorang gadis dan anak laki-laki&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SfFtx9Oeq_I/AAAAAAAAARg/MXRi1Tifzbk/s1600-h/flusinga_thumb.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SfFtx9Oeq_I/AAAAAAAAARg/MXRi1Tifzbk/s320/flusinga_thumb.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328160539172318194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kasus misterius Flu Babi pada manusia telah ditemukan di wilayah Imperial dan San Diego di Southern California, AS, demikian dilaporkan Rabu (22/04). Petugas kesehatan lokal, negara bagian, dan federal telah melakukan penyelidikan guna menemukan sumber kasus itu, kata Los Angeles Times.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis berusia 19 tahun di Imperial County dan anak laki berusia 10 tahun di San Diego County, diidentifikasi terserang virus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tak seorang pun perlu dirawat di rumah sakit dan keduanya telah pulih, kata surat kabar tersebut, yang mengutip beberapa pejabat kesehatan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus itu membuat bingung pejabat kesehatan karena tak seorang pasien pun telah melakukan kontak dengan babi atau satu sama lain, dan rangkaian flu tersebut tak pernah dilihat di Amerika Serikat, kata harian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pejabat mengatakan, tak ada petunjuk virus tersebut menyebar. “Kita tak menghadapi wabah,” kata Dr. Wilma Wooten, pejabat kesehatan di San Diego County.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota keluarga dan orang lain yang mengenal kedua pasien tersebut sedang diwawancarai dan diperiksa, kata surat kabar itu. Meskipun penyakit tersebut biasanya mengakibatkan gangguan pernafasan pada babi, Flu Babi jarang menyerang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya 12 kasus infeksi lain pada manusia telah dideteksi sejak 2005, demikian data dari U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDCP). Dari ke-12 kasus tersebut, 11 pasien telah melakukan kontak dengan babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala penyakit itu meliputi demam, lesu, batuk, dan kurang nafsu makan. Jarang ada catatan mengenai kasus penularan kasus flu babi dari manusia ke manusia, kata CDCP. [ant/xinhua/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2282912527632392173?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2282912527632392173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/flu-burung-flu-singapura-flu-babiterus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2282912527632392173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2282912527632392173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/flu-burung-flu-singapura-flu-babiterus.html' title='Flu Burung, Flu Singapura, Flu Babi......terus Flu Apa lagi yah???'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SfFtx9Oeq_I/AAAAAAAAARg/MXRi1Tifzbk/s72-c/flusinga_thumb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4001763839380289856</id><published>2009-04-23T01:08:00.000-07:00</published><updated>2009-04-23T01:10:39.837-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tazkiyatun Nafs'/><title type='text'>Ten Sicknesses of the Heart...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SfAie5S3-UI/AAAAAAAAARY/91bRaCkKGG0/s1600-h/ajgn-gaos2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SfAie5S3-UI/AAAAAAAAARY/91bRaCkKGG0/s320/ajgn-gaos2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327796273350703426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   1. You believe in the existence of Allah (SWT) but you do not fulfill His Commands.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. You say you love the Prophet Mohammed (SAW) but you do not follow his Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. You read the Holy Qur'an but you do not put it into practice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. You enjoy all the benefits from Allah (SWT) but you are not grateful to him.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. You acknowledge Shaitan as your enemy but you do not go against him.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. You want to enter Paradise but you do not work for it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   7. You do not want to be thrown into Hell-Fire but you do not try to run away from it.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   8. You believe that every living-thing will face death but you do not prepare for it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   9. You gossip and find faults in others but you forget your own faults and habits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  10. You bury the Dead but you do not take a lesson from it. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milis Eramuslim&lt;br /&gt;Dikirim oleh: Iskandar Eva N.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4001763839380289856?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4001763839380289856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/ten-sicknesses-of-heart.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4001763839380289856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4001763839380289856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/ten-sicknesses-of-heart.html' title='Ten Sicknesses of the Heart...'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SfAie5S3-UI/AAAAAAAAARY/91bRaCkKGG0/s72-c/ajgn-gaos2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8034161621831916845</id><published>2009-04-23T01:05:00.000-07:00</published><updated>2009-04-23T01:06:02.069-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tazkiyatun Nafs'/><title type='text'>Aku Punya Papa Yang Tak Pernah Korupsi</title><content type='html'>Puluhan tahun bekerja di Pertamina dengan jabatan yang sangat "basah" sebenarnya membuka peluang yang sangat besar bagi ayah saya untuk lebih mensejahterakan anak istrinya dengan uang korupsi. Saya pikir-pikir, kalau ayah saya mau korupsi, paling tidak bisa mengirim saya dan adik saya sekolah ke luar negeri, bisa beli rumah yang lebih megah di kawasan yang lebih elit, bisa membelikan kami anak-anaknya masing-masing sebuah mobil keluaran terbaru, bisa mengajak kami sekeluarga berlibur keliling dunia, bisa membelikan ibu saya perhiasan berlian dan baju-baju yang mahal seperti yang dilakukan oleh teman-teman nya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ayah saya memilih untuk hanya memberikan uang gajinya berikut bonus-bonus perusahaan untuk kehidupan keluarganya. Ayah saya memilih untuk hidup jujur dan menghindari korupsi. Kalau saya tanya, "Kenapa sih Papa nggak mau korupsi? Kalau Papa korupsi tentunya aku bisa punya mobil sendiri seperti Jeanne temanku itu ...." Ayah saya cuma berujar pendek, "Buat apa kaya tapi tiap malam tidur tidak bisa nyenyak ..."&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu saya pun Alhamdulillah tidak pernah merongrong suaminya untuk memberikan lebih dari apa yang sudah menjadi hak suaminya. Ibu saya mengajarkan kepada kami semua bahwa sudah seharusnya kami semua bangga punya Papa yang tetap jujur dan memiliki integritas yang tinggi, tidak goyah dengan iming-iming materi untuk meloloskan satu- dua proyek yang nilainya jutaan dollar. Dan sudah sewajarnya keluarganya mendukung untuk tidak "memaksa" Papa mencari kelebihan materi melalui usaha-usaha yang merugikan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah saya yang sudah lebih 35 tahun bekerja di Pertamina, di hari tuanya ini hanya memiliki sebuah rumah yang sudah bocor di sana-sini menanti bertahun-tahun untuk diperbaiki, sebuah mobil bekas yang dirawat Papa dengan penuh hati-hati sebab katanya Papa tidak punya uang lebih kalau harus mengganti mobil yang lebih baru dan seorang istri yang tak pernah iri bila dalam arisan teman-temannya memamerkan berlian semilyar rupiah atau tas kulit merek terkenal berharga jutaan rupiah sementara dirinya cuma pakai tas beli di Mangga Dua dan perhiasan emas yang dibelinya di toko emas di pasar dekat rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya tahu ayah saya selalu menatap rekan kerjanya dengan kepala tegak, bicara dengan team Pemeriksa Keuangan dengan suara mantap, menyergah atasannya dengan tegas, karena memang ia tak pernah sepeser pun "mencuri" uang rakyat dengan praktek korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat bangga dengan ayah saya yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun dengan nama bersih tanpa cela, disegani dan dihargai oleh semua rekan kerjanya karena tidak pernah sekalipun terlibat korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, sewaktu kecil setiap teman-teman saya memamerkan pakaian mahal terbaru, mainan mahal terbaru atau perhiasan mahal terbaru dan setengah mengejek berkata, "Kamu punya apa, Fer?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa menjawab pasti, "Aku punya Papa yang tak pernah korupsi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Ferona Yulia yang dimuat di milis wanita-muslimah@yahoogroups.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milis Sabili&lt;br /&gt;Dikirim oleh: M.Taizir Nasution&lt;br /&gt;Selasa, 2 Agustus 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8034161621831916845?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8034161621831916845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/aku-punya-papa-yang-tak-pernah-korupsi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8034161621831916845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8034161621831916845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/aku-punya-papa-yang-tak-pernah-korupsi.html' title='Aku Punya Papa Yang Tak Pernah Korupsi'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2825103127242258661</id><published>2009-04-22T19:05:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T19:06:14.037-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Mengabdi Pada Negara Justru Diperkosa Rekan Sendiri</title><content type='html'>Prajurit perempuan anggota militer Amerika Serikat (AS) itu diperkosa di tempat mereka bertugas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Malang nian nasib prajurit perempuan yang bergabung dalam Angkatan Bersenjata AS. Mereka ingin mengabdi pada negara sebagai seorang prajurit. Namun, pada kenyataannya banyak diantaranya justru kehilangan kehormatan di tempat pengabdian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah buku berjudul The Lonely Soldier: The Private War of Women Serving in Iraq, diluncurkan di Amerika Serikat pada hari Rabu (15/4). Buku yang berdasarkan pada 40 wawancara mendalam itu menceritakan kisah-kisah prajurit perempuan yang telah bertugas di medan perang dan cerita tentang perkosaan, penyerangan seksual dan pelecehan oleh laki-laki yang merupakan rekan mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa diantaranya diperingatkan oleh petugas untuk tidak pergi ke kamar kecil sendiri. Ada yang mulai membawa pisau kalau-kalau ia diserang oleh rekannya. Sementara yang lain takut untuk melaporkan penyerangan itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal yang menakutkan adalah bahwa yang melakukan penyerangan seksual itu adalah teman mereka sendiri," kata penulis buku, Helen Benedict, seorang profesor jurnalisme di Universitas Columbia di New York.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu dari sepuluh tentara AS di Iraq dan Afganistan adalah perempuan. Jumlah prajurit perempuan yang tewas di Iraq lebih banyak dari tempat manapun sejak Perang Dunia II. Demikian menurut data statistik Departemen Pertahanan AS yang dikutip buku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benedict mengatakan bahwa judul buku berasal dari pengalaman prajurit perempuan AS yang trauma karena tugas dan pelecehan seksual oleh sesama prajurit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perempuan berada dalam bahaya saat ini dan terlebih lagi mereka ikut dalam peperangan. Maka hal itu menjadi sangat tragis,  karena semua prajurit seharusnya dapat bergantung satu sama lain untuk saling melindungi," kata Benedict.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana perasaan Anda jika sesama prajurit melecehkan Anda sepanjang hari atau mencoba untuk memperkosa Anda, atau bahkan telah memperkosa Anda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu prajurit, Marti Ribeiro, seorang sersan angkatan udara, bergabung dalam pasukan angkatan ketiga yang dikirim ke Afghanistan pada tahun 2006. Ia bertugas sebagai koresponden pertempuran dalam Divisi Gunung ke-10 yang anggotanya semua laki-laki . Kisahnya dimuat dalam buku itu, termasuk cerita tentang dirinya yang diserang dan diperkosa oleh tentara AS yang berseragam ketika menjaga sebuah pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, setelah menyelesaikan tugasnya ia tidak langsung mandi untuk memperkuat bukti bahwa ia telah diserang, dia melapor kepada pihak berwenang. Ia diberitahu jika dia mengisi formulir pengaduan, maka dia akan dituntut karena melalaikan tugas yaitu meninggalkan senjatanya tanpa penjagaan . Dia akhirnya  meninggalkan militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pernah bercita-cita menjadi seorang tentara satu hari, seperti ayah dan kakek," ujarnya dalam buku tersebut. "Sayangnya, karena saya perempuan, cita-cita itu tidak akan menjadi kenyataan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan yang dirilis oleh Pentagon pada bulan Maret, jumlah kasus penyerangan seksual di lingkungan militer AS meningkat 8 persen di tahun fiskal 2008 dari tahun sebelumnya dan kasus di Iraq dan Afganistan meningkat sebesar 25 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total keseluruhan pengaduan serangan seksual oleh anggota militer adalah 2.908 kasus. Kasus itu meliputi perkosaan, pelecehan seksual dan percobaan perkosaan, demikian diantara bunyi laporan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 40 perempuan yang bertugas antara tahun 2003 dan 2006 yang diwawancarai Benedict, 10 orang menyatakan bahwa mereka telah diperkosa, lima mengatakan mereka diserang secara seksual  dan hampir diperkosa, dan 13 orang dilecehkan secara seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah drama berdasarkan cerita yang ditulis Benedict dipentaskan di New York dan mungkin akan melakukan tur pertunjukan keliling Amerika Serikat. Dalam satu kesempatan baru-baru ini, setelah pertunjukan berakhir, seorang  prajurit militer memeluk aktor yang ikut bermain dalam drama itu. Beberapa orang menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cynthia Smith seorang juru bicara Departemen Pertahanan, berkata bahwa departemennya "berkomitmen" untuk menghilangkan kasus serangan seksual dalam tubuh militer melalui pencegahan dan membuat kebijakan untuk menanggulanginya serta berusaha menghilangkan hambatan dalam pelaporan kasus seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benedict serta beberapa peneliti mengatakan, jumlah kasus yang dikemukakan pemerintah AS lebih rendah daripada temuan mereka karena pemerintah hanya menghitung kasus yang dilaporkan oleh orang-orang cukup berani untuk melaporkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah survei di tahun 2003 menyatakan, lebih dari 550 perempuan veteran -- yang bertugas pada masa antara Perang Vietnam hingga Perang Teluk I -- 30 persen diantara mereka mengatakan pernah diperkosa atau pernah akan diperkosa.  Dan 79 persen dikatakan pernah mengalamai pelecehan seksual, demikian menurut American Journal of Industrial Medicine. [rtr/di/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2825103127242258661?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2825103127242258661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/mengabdi-pada-negara-justru-diperkosa.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2825103127242258661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2825103127242258661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/mengabdi-pada-negara-justru-diperkosa.html' title='Mengabdi Pada Negara Justru Diperkosa Rekan Sendiri'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-6778055670622362166</id><published>2009-04-22T02:22:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T02:23:24.450-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Para Penjagal'/><title type='text'>‘Sepilisasi’ dan Nativisasi Ancaman Peradaban Islam di Indonesia</title><content type='html'>Adian Husaini meraih gelar doktor. Tetap semangat “melawan” ‘virus’  sekularisme, liberalisme, dan pluralisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Bahaya “virus”  sekularisme, liberalisme, dan pluralisme (sering disingkat Sepilis) menjadi ancaman semua agama dan Negara. Sebab, virus-virus tersebut akan mencerabut sendi agama, budaya, dan nilai sebuah negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liberalisme atau biasa disebut freedom  yang diusung fremasonry misalnya, telah menjadikan Amerika pada titik kebebasan. Dibuktikan dengan adanya patung liberti. Padahal hal itu secara tidak langsung mengancam proses keberagamaan dan kultur Amerika itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pelak, usaha-usaha “sepilisasi”  yang dilakukan para kolonial Belanda juga telah lama terjadi di Indonesia. Dan sekarang terjadi dengan modus yang lebih canggih. Demikian salah satu paparan Adian Husaini dalam acara tasyakur dan orasi ilmiah Adian Husaini di Aula Al Furqan DDII pada Sabtu, (18/4).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, Adian Husaini baru-baru ini telah berhasil meraih gelar doktor bidang peradaban Islam di International Institute of Islamic Thought and Civilization International Islamic University Malaysia (ISTAC-IIUM)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pria yang rutin menulis di rubrik Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian di situs www.hidayatullah.com ini, tujuan dari sepilisasi salah satunya adalah pemurtadan atau Kristensisasi (evangelisasi) dengan jalan yang sangat halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Adian, dalam konsep Katolik, misalnya ada perintah wajib ”Katolikasasi”. Dan hal itu, menurutnya, bisa dilihat dari beberapa universitas Katolik yang membuka kuliah Islam dengan menggunakan dosen liberal seperti Musdah Mulia. Dalam mata kuliah tersebut mahasiswa disuguhi diskursus Islam yang bisa mengaburkan ketauhidan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah, Ketua Dewan Da’wah Islam (DDII) ini menghimbau agar masyarakat, terutama tokoh Islam memperhatikan proses evangelisasi yang berbalut pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan sampai masyarakat hanya semangat mengegolkan UU Sisdiknas, tapi setelah itu tidak ada pemantauan,” katanya. Adian mengatakan, Natsir, sang pendiri DDII, telah memperjuangkan agar pelajaran agama Islam menjadi mata pelajaran wajib. Namun masalahnya, sekarang SDM guru agama sangat rendah. Tidak banyak orang tertarik menjadi guru agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jurusan agama Islam (tarbiyah) hanya menjadi “second choise”, ungkap alumnus Kedokteran Hewan IPB Bogor ini. “Bahkan, hal itu dilakukan oleh para ulama atau ustad,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bangga jika anaknya menjadi insiyur atau dokter, ketimbang menjadi guru agama. Akibatnya, SDM guru agama rendah dan tidak bisa menghasilkan out put yang memiliki integritas sebagai seorang Muslim yang memiliki wawasan Islam secara holistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika ingin pendidikan agama maju, maka buku, guru, dan dosen harus berkualitas,” kata Adian. Dikatakan, Natsier dulu telah berusaha melakukan optimalisasi SDM dan buku yang berkualitas, dan tinggal kita meneruskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marjinalisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adian juga mengatakan, terpinggirkannya peradaban Islam di Indonesia, karena memang ada upaya sistematis memarjinalkan ajaran Islam. Hal ini sudah dimulai sejak zaman penjajahan Belanda dan berlanjut hingga Indonesia merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dianggap sebagai barang asing dan seolah-olah tidak memberikan sumbangan yang berarti bagi wilayah Nusantara. Indonesia sering dikaitkan dengan kerajaan Majapahit, sebagai puncak peradaban. Sebaliknya Islam diposisikan sebagai musuh dari tradisi-tradisi adat, kata Adian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaitanya dengan liberalisasi dunia pendidikan, Adian menilai, ada rekayasa sejarah yang dilakukan tokoh-tokoh kolonial Belanda, di antaranya seperti Snouck Hurgronje. Dari penelitian literatur, bisa dilihat dari penokohan sosok Ibu Kartini, Ki Hajar Dewantara, dan Budi Oetomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Adian menilai, faktor nativisasi juga sangat berperan dalam menghambat proses perkembangan Islam. Nativisasi yang berbentuk inventarisasi bahasa Jawa di beberapa sektor masih kuat dilakukan. Misalnya menjadi frase bangsa. Seperti Bakti Yuda Sapta, Bhineka Tunggal Ika atau Tutwuri Handayani. Padahal, kalimat-kalimat tersebut adalah peninggalan bahasa Hindu Majapahit yang masih berperadaban batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, hari-hari nasional, tokoh nasional, dan berbagai istilah resmi kehidupan berbangsa dan kenegaraan, selalu dikaitkan dengan tradisi Jawa. Sepertinya dijauhkan dari unsur yang berbau Islam. “Kenapa Boedi Oetomo, bukan Syarikat Islam. Ki Hajar Dewantoro, bukan KH Ahmad Dahlan, dan Kartini, bukan Tjut Nyak Din atau Rohana kudus,” banding Adian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, bisa diketahui, Kartini hanya berumur 25 tahun dan belum bisa berbuat banyak jika dibandingkan dengan tokoh lainnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masa kita ingin meningkatkan peradaban yang maju, namun masih menggunakan frase (kalimat) peradaban kuno,”ujar Adian.  “Lebih bagus jika diubah menjadi iman, ilmu, dan jihad.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan warisan nativisasi itu, sekarang masih marak dilakukan oleh banyak masyarakat, bahkan pejabat sekalipun. Banyaknya dibangun patung dengan dana milyaran rupiah. “Bahkan, yang tidak logis, ada seorang pejabat Muslim yang meresmikan patung seharga dua milyar itu,” ujar Adian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu bukti, nativisasi rekayasa orientalis Belanda, menurut Adian bisa dilihat di kitab “Darmogandul”. Kitab tersebut dipopulerkan oleh Belanda yang akhirnya menjadi kitab bersejarah bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disertasi berjudul "Exclusivism and Evangelisme in The Second Vatican Council" ini mengklarifikasi sikap Gereja Katolik terhadap paham Pluralisme Agama, baik melalui dokumen-dokumen Konsili Vatican II maupun dokumen-dokumen pasca Konsili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi Vatikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adian menyelesaikan predikat doktor  dengan desertasi berjudul, “"Exclusivism and Evangelisme in The Second Vatican Council" (Posisi Teologis Vatikan, setelah Konsili Vatikan II, yang berlangsung 1962-1965).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim penguji yang disupervisi oleh Associate Prof. Dr. Kamar Oniah Kamarzuman, seorang pakar Comparative Religion dari IIUM, menilai, disertasi ini penting dan diperlukan untuk menambah kekayaan khazanah intelektual dalam ilmu studi agama-agama.Karena itu pula, maka Tim Penguji juga merekomendasikan agar disertasi tersebut dapat diterbitkan oleh IIUM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim penguji terdiri atas Associate Prof. Dr. Nasr Eldin Ibrahim Ahmed (IIUM), Associate Prof. Dr. Khadijah Mohd.Hambali (Pakar Perbandingan Agama dari Universiti Malaya), Dr. Uthman Muhammady (IIUM), dan Prof. Dr. Ibrahim Zein (IIUM). Disertasi Adian  dinyatakan lulus dengan predikat Very Good PhD Thesis.  [ans/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-6778055670622362166?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/6778055670622362166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/sepilisasi-dan-nativisasi-ancaman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6778055670622362166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6778055670622362166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/sepilisasi-dan-nativisasi-ancaman.html' title='‘Sepilisasi’ dan Nativisasi Ancaman Peradaban Islam di Indonesia'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8353496653630394028</id><published>2009-04-22T02:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T02:21:09.742-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>AS melarang Polwan Muslimah Berjilbab</title><content type='html'>Jilbab ternyata masih menjadi momok menakutkan bagi negara besar seperti AS yang mengklaim sebagai negara yang demokratis dan menghormati hak asasi manusia. Setidaknya ada tiga kasus jilbab yang terjadi di AS saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Rabu kemarin, seorang polwan Muslim di Philadelphia harus menelan kekecewaan karena pengadilan menolak permohonannya agar diijinkan mengenakan jilbab saat bertugas. Hakim pengadilan menolak permohonan polwan muslimah itu dengan alasan seorang anggota polisi harus menjaga "netralitas"nya dalam masalah agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengadilan yang melibatkan polwan muslimah Kimberlie Webbs kemarin adalah pengadilan banding yang kedua. Namun Webbs tetap tidak boleh mengenakan jilbab. Kepolisian tempat Webb bekerja melarang polwan mengenakan simbol-simbol agama dan beralasan jika Webb diijinkan mengenakan jilbab, akan menimbulkan "persoalan panjang" di departemen kepolisian.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus jilbab lainnya terjadi di Oklahoma. Namun akhir kasus ini cukup melegakan warga Muslim karena pihak legislatif Oklahoma menolak usulan peraturan yang isinya melarang orang mengenakan jilbab untuk keperluan foto yang akan dicantumkan dalam surat ijin mengemudi atau SIM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak legislatif Oklahoma mengatakan bahwa larangan semacam itu bertentatangan dengan adanya pengecualian yang dibolehkan dalam masalah keagamaan dan bertentangan dengan hak-hak warga sipil yang tercantum dalam Amandemen Pertama konsitusi AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan legislatif Oklahoma ini disambut baik oleh warga Muslim. "Kami berterima kasih dengan para anggota legislatif atas kepemimpinan dan dukungan mereka terhadap pluralisme dalam hidup beragama dan terhadap Amandemen Pertama," kata Razi Hashmi, Direktur Eksekutif Council on American Islamic Relations (CAIR) cabang Oklahoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak usulan untuk melarang penggunaan penutup kepala dalam foto SIM muncul, dewan legislatif Oklahoma menerima sekitar 600 surat penolakan terhadap usulan peraturan tersebut. Penentangan kebanyakan dari kalangan Muslim dan penganut agama Sikh di Oklahoma. Mereka menilai peraturan itu melanggar konstitusi dan kebebasan setiap orang untuk menjalankan ibadah agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAIR juga mengatakan peraturan semacam itu akan melukai seluruh pemeluk agama, bukan hanya Muslim tapi juga penganut agama Sikh dan para biarawati gereja yang juga mengenakan penutup kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sebuah sekolah di distrik Nevada hari Rabu kemarin harus mengeluarkan biaya kompensasi sebesar 400.000 dollar dalam kasus gugatan hak sipil yang diajukan seorang siswi Muslim bernama Jana Elhifny. Elhifny menggugat sekolahnya karena merasa sudah dipermalukan dan didiskriminasikan oleh pihak sekolahnya sehingga ia terpaksa keluar dari North Valley High School.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elhifny, muslimah berjilbab keturunan Mesir ini menuding pihak sekolahnya gagal untuk mengatasi kasus ancaman pembunuhan dan pelecehan yang dialaminya. (ln/aby) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8353496653630394028?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8353496653630394028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/as-melarang-polwan-muslimah-berjilbab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8353496653630394028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8353496653630394028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/as-melarang-polwan-muslimah-berjilbab.html' title='AS melarang Polwan Muslimah Berjilbab'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4352191585358004258</id><published>2009-04-22T01:10:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T01:11:36.077-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feminisme'/><title type='text'>Feminisme dan Teori Kemarahan</title><content type='html'>Peringatan terhadap Kartini,  sering dinisbatkan menjadi gerakan tuntutan untuk kaum  perempuan. Tapi tuntutannya penuh amarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Henri Shalahuddin, MA *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;etiap memperingati Hari Kartini di bulan April, selalu dikaitkan dengan gerakan emansipasi wanita yang ujungnya dibelokkan menjadi masalah "kesetaraan" kaum perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emansipasi wanita, sering dinisbatkan menjadi gerakan tuntutan agar kaum  perempuan bisa masuk ke bidang-bidang yang diminati sama dengan pria. Baik di ranah politik, sosial, ekonomi, maupun budaya. Tak jarang, sampai masuk ke wilayah agama yang sudah jelas dasar dan ketentuannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, istilah emansipasi ini sudah samar-samar terdengar. Berganti dengan istilah baru dari Barat, bernama `kesetaraan gender'. Kampanye kesetaraan gender ini sudah dirasakan di hampir semua lini kehidupan masyarakat kita.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetaraan, sering dipersepsi dengan penuntutan terhadap berbagai `penindasan' terhadap kaum wanita di dalam kehidupan politik dan pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, maupun dalam kehidupan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan derasnya arus globalisasi budaya, menyebabkan gerakan `kesetaraan gender', yang dibawah kaum feminis dari Barat, menyebar cepat ke seluruh pelosok dunia, termasuk di pesantren-pesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feminisme atau paham kesetaraan gender semakin deras pengaruhnya, setelah digelarnya Konferensi PBB IV tentang perempuan di Beijing tahun 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, hasil konferensi tersebut dilaksanakan oleh para feminis, baik melalui lembaga pemerintah, seperti tim Pengarusutamaan Gender Depag, Departemen Pemberdayaan Perempuan, maupun melalui LSM-LSM yang kian menjamur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ranah pendidikan tinggi, telah didirikan institusi-institusi Pusat Studi Wanita (PSW/PSG). Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan, dalam www.mennegpp.go.id, melaporkan, jumlah PSW hingga tahun 2005 telah mencapai 132 di seluruh universitas di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feminisme akhirnya menjadi global theology (agama global) dan semakin mengakar pengaruhnya di Indonesia, setelah masuk dalam 10 program PKK dan diresmikannya UU Pemilu 2003 Pasal 65 Ayat 1 yang menyatakan batas minimal keterwakilan perempuan sebagai anggota DPR/DPRD dari setiap partai adalah 30%. (Ninuk Mardiana, Kompas, 16/4/07).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam perkembangannya, gerakan feminisme seolah "ngelunjak" (makan hati, red) dan telah merambah ke dalam ranah studi Islam. Bahkan kampanye menuntut keadilan dan peran sosial yang lebih luas bagi wanita seringkali mengabaikan ajaran agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih-alih berharap memperjuangkan kesetaraan gender, para pengkiblat dan pengekor Barat ini juga menuntuk `kesetaraan' hak waris, hak menjadi imam shalat dan hak azan, hak penyamaan batasan aurat dan pakaian ihram, aqiqah, kesaksian, air kencing bayi, kepemimpinan dalam negara dan rumah tangga, isu-isu perkawinan, termasuk masalah kewalian, mahar, hak talak, masa 'iddah, dan poligami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan yang mengejutkan, atas nama `kesetaraan' gender pula, mereka menuntut hal-hal yang jelas dilarang oleh Al-Quran. Di antaranya menuntut dibolehkan menikah dengan lelaki non-muslim, dibolehkan  memilih pasangan lesbian (hubungan sejenis antara wanita dengan wanita, sebagai hal yang pernah diperangi di zaman Nabi Luth).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangkal masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya, feminisme dalam batasan tertentu lebih menyerupai `teologi kemarahan'. Gugatan feminisme sebenarnya berawal dari kerancuan pandangan Barat dalam memaknai keadilan, rasional, dan HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam The New Oxford Dictionary of English dijelaskan bahwa tindakan yang adil berarti kualitas yang adil dan rasional (the quality of being fair and reasonable). Sedangkan rasional di kamus ini diartikan sebagai tindakan atau pertimbangan yang dasarnya sejalan dengan akal atau logika. Namun anehnya, penggunaan contoh kata rasional dalam kalimat, ternyata sikap rasional selalu dinisbahkan pada kaum laki-laki. She's not being very rational; Man is a rational being.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masyarakat Barat terjadi perdebatan sengit yang menuntut penafsiran ulang terhadap Alkitab yang dipandang penyebab utama dalam merendahkan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1837, Sarah Grimke menyatakan bahwa penafsiran bible secara sengaja dibiaskan terhadap kaum perempuan guna mempertahankan posisi subordinatif (sekunder) mereka. Maka pada tahun 1895, dipublikasikanlah Woman's Bible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelidikan terhadap peran negatif Alkitab ini, seperti dijelaskan oleh Michael Keene, dipusatkan pada 5 bidang, di antaranya membuat penafsiran alternatif atas teks-teks biblis yang menindas perempuan, seperti teks Alkitab yang mengharuskan perempuan tutup mulut di gereja (1Korintus 14:34-35). Dan menyertakan perempuan dalam konsep ketuhanan. (M. Keene, 2006: 146-147)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Letty M. Russel dalam bukunya Feminist Interpretation of The Bible menjelaskan, 3 metode tafsir feminis terhadap Alkitab, yaitu: a) Mencari teks yang memihak perempuan untuk menentang teks-teks terkenal yang digunakan untuk menindas perempuan. b) Menyelidiki Kitab Suci secara umum untuk menemukan perspektif teologis yang mengkritik patriarki. c) Menyelidiki teks tentang perempuan untuk belajar dari sejarah dan kisah perempuan kuno dan modern yang hidup dalam kebudayaan patriarkal. (Kanisius, Yogyakarta, 2003: 86-90)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasnya, gerakan feminisme di Barat muncul sebagai reaksi ketidakpuasan terhadap teks-teks biblis (teks bible), di antaranya I Timotius 2:12-14, Kejadian 3:16, I Korintus 14:34-35, Wahyu 17:5-6, Efesus 5:22-23, dan Hosea 3:1. Maka mereka pun menolak terus-menerus membaca teks-teks kitab suci dan tradisi patriarkal kuno yang sudah mapan, seperti dijelaskan Nicola Slee, teolog feminis Inggris. (M. Keene, 2006: 46).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Feminist Approaches to the Bible menjelaskan: "The Bible was born and bred in a land of patriarchy; it abounds in male imagery and language". (Alkitab dibesarkan di rumah di tanah patriarchy; dalam ikatan citra dan bahasa laki-laki, red) (h.7) Di bagian lain juga dinyatakan: "In Western culture, the Bible has provided the single most important sustaining rationale for the oppression of women". (Dalam budaya Barat, Alkitab telah memberikan satu alasan paling penting untuk mempertahankan penindasan perempuan, red). (h.47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi atas teologi kemarahan ini sangat terlihat dalam pertemuan Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) VII di Pekanbaru, 21-24 Nopember 2007 lalu.  Alih-alih ingin memberikan konstribusi ilmu ilmu-ilmu keislaman dalam menyelesaikan masalah-masalah kemanusiaan, ACIS justru menjadi ajang dan usaha "meliberalkan studi Islam" di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam dengan cara yang tidak bermartabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sesi paralel "Islam dan Masalah Hak Asasi Manusia (HAM)" misalnya, pembahasan banyak difokuskan pada usaha mendiskriditkan hukum Islam, menentang ulama fikih yang bermartabat, dan memposisikan MUI sebagai pihak terdakwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam makalah "Mengubah Wajah Fikih Islam" misalnya, diusulkan munculnya corak fikih baru yang bernuansa `pluralis' yang menjamin hak kebebasan dalam beragama, termasuk hak untuk menafsirkan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga diusulkan pembuatan Fikih Berkeadilan Gender sebagai ganti Fikih Patriarkhi, Fikih non-Rasial pengganti Fikih Rasial, dan Fikih Lokal Indonesia pengganti Fikih Lokal Arab. Dengan pengertian ini, mereka  seolah menuduh kitab fikih yang disusun para fuqaha terdahulu  telah membawa kepentingan subjektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, teologi gender ini (penulis lebih suka menyebut teologi kemarahan) adalah kental kepanjangan tangan Barat. Sementara, umat Islam memiliki tradisi dan khazanah keilmuan yang berbeda dengan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerapkan framework feminisme Barat dalam studi Islam, ibarat keledai yang membawa sekarung kerang dan merendamnya di sungai. Dia mengira hal itu akan mengurangi bebannya seperti yang dilakukan keledai lain yang membawa sekarung garam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini tak kurang sebagai bentuk minimnya perhatian terhadap masalah keilmuan.  Ini mengingatkan kata-kata Abu Thalib al-Makki yang dikutip Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya,  "Tidak ada pekerjaan maksiat yang lebih jahat daripada kebodohan (jahl), dan kebodohan terbesar adalah tidak mengenali kebodohan (al-jahlu bil jahli)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Penulis adalah peneliti INSISTS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4352191585358004258?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4352191585358004258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/feminisme-dan-teori-kemarahan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4352191585358004258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4352191585358004258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/feminisme-dan-teori-kemarahan.html' title='Feminisme dan Teori Kemarahan'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-7749553035528407375</id><published>2009-04-19T19:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-19T19:37:48.168-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Lagi-lagi ingkara janji</title><content type='html'>Sikap caleg yang gagal dalam pemilihan legislatif 9 April 2009 kemarin kembali semakin aneh.Seorang caleg dari partai Golongan Karya ( GolkAR ) di Karawang menarik kembali sumbangan pompa air yang telah di berikan lima hari menjelang pemilu kemarin untuk sebuah musholah yang sedang di bangun.Setelah mengetahui perolehan suara didaerah itu yang tidak begitu banyak,sang caleg melalu tim suksesnya, menarik kembali pompa air yang telah di sumbangkan itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Padahal musholah itu telah membelikan beberapa perlengkapan tambahan untuk pembangunan tempat wudlu.Beberapa pipa dan peralatan lain sudah tersedia, namun karena pompa air telah di tarik kembali oleh sang penyumbang, maka tempat wudlu yang diharapkan tidak bisa direalisasikan akan terbangun dan sampai saat ini masih terbengkalai.Setelah di konfirmasi kepada seorang warga, memang perolehan suara didaerahnya untuk caleg dengan nama Anda Suhanda dari partai Golkar ini tidak sebanyak yang diharapkan, sehingga tim suksesnya menarik kembali sumbangan yang telah di berikan.Sampai saat ini Caleg tersebut tidak bisa dikonfirmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-7749553035528407375?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/7749553035528407375/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/sikap-caleg-yang-gagal-dalam-pemilihan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/7749553035528407375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/7749553035528407375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/sikap-caleg-yang-gagal-dalam-pemilihan.html' title='Lagi-lagi ingkara janji'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8349576508631855138</id><published>2009-04-15T01:53:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T01:54:31.805-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yahudi'/><title type='text'>Muka Dua Kebijakan Perang Obama</title><content type='html'>Sebelum menjadi presiden, Obama menentang perang. Setelah menjadi presiden, ia justru meneruskan kebijakan perang pendahulunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Pada hari Senin tanggal 6 April 2009 Obama dalam U.S. President Barack Obama hugs a service member as he visits Al Faw Palace on Camp Victory, Iraq April 7.kunjungannya ke Turki, mengatakan di depan parlemen Turki bahwa hubungan Amerika dengan masyarakat Muslim tidak akan berdasarkan pada perlawanan terhadap terorisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Obama itu tentunya merujuk pada keberadaan pasukan Amerika di berbagai belahan dunia, utamanya Iraq dan Afganistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Iraq, Amerika berdalih membebaskan negeri itu dari kediktatoran Saddam. Sedangkan di Afganistan mereka berdalih "memerangi teroris di sarangnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika melihat kenyataan korban serangan Amerika di kedua negara itu, maka orang yang tidak buta mata kepala dan hatinya, tidak akan percaya begitu saja dengan retorika para pemimpin Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Iraq, setelah tumbangnya pemerintahan Saddam Hussein, pasukan Amerika tidak segera bubar jalan meninggalkan negeri 1001 malam itu. Sebaliknya justru mereka membuat keadaan semakin tambah runyam dengan memerangi rakyat Iraq --yang katanya ingin mereka bebaskan dari cengkraman pemerintahan Saddam yang brutal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, bahkan Amerika mempersenjatai kelompok-kelompok masyarakat yang saling bertentangan sehingga memunculkan peperangan di antara rakyat Iraq sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di Afganistan, dengan dalih memberantas teroris hingga ke sarangnya, Amerika menembaki tidak hanya para pejuang Afganistan, tapi juga masyarakat sipil. Berapa banyak masjid yang telah mereka bom dengan alasan satelit mereka mengidentifikasi lokasi itu gudang senjata para militan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak desa yang dibumihanguskan dengan alasan tempat itu adalah persembunyian para teroris. Berapa banyak anak-anak dan wanita yang mereka bunuh dengan dalih itu akibat perang yang sulit dihindari, bahwa perang akan selalu "membawa korban", seperti yang terjadi beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke pernyataan Obama di Turki Minggu pekan lalu, dan melihat fakta-fakta yang ada, tentu kita yakin bahwa ucapan Obama itu hanyalah sebuah pemoles bibir belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polesan bibir Obama ini tentu semakin kelihatan jelas dengan apa yang dilakukannya 3 hari kemudian. Sebagaimana diberitakan, Kamis tanggal 9 April 2009 Obama meminta persetujuan secepatnya dari Kongres AS atas proposalnya yang berisi pengajuan dana sebesar USD 83,4 milyar untuk membiayai operasi mliter di Iraq dan Afganistan hingga 30 September 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robert Gibbs, juru bicara Gedung Putih mengatakan bahwa dana tersebut diperlukan pemerintahan Obama untuk memperkuat keberadaan pasukan Amerika di Iraq dan Afganistan. Demikian kutip The New York Times (9/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan Obama berharap proposal mereka disetujui oleh Kongres AS sebelum Memorial Day di akhir bulan Mei -- hari di mana rakyat AS mengenang prajurit mereka yang tewas dalam peperangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obama juga ingin tambahan 17.000 lagi pasukan untuk dikirim ke Afganistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas sekali Gedung Putih ingin memperkuat pasukan mereka dalam memerangi negeri-negeri Islam, karena mereka belum bisa --dan tidak akan bisa-- menaklukkannya, apalagi dengan mudah. Mereka ingin mencapai apa yang mereka sebut dengan perdamaian,  dengan cara memerangi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mustahil mereka akan mendapatkan itu. Alih-alih mereka ingin perdamaian, seperti yang dikatakan Ron Paul, anggota Kongres AS dari Partai Republik, intrik-intrik kebijakan luar negeri Obama membuat AS terus saja menjadi mesin pembunuh dan menciptakan musuh di seluruh penjuru dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tentu masih ingat pernyataan-pernyataan Obama sebelum terpilih menjadi Presiden. Ia mengatakan bahwa dirinya sejak awal menentang perang yang dilakoni AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai Demokrat, Partainya Obama pun mengkritik keras kebijakan perang Presiden Bush di tahun 2004, bahkan menolak anggaran perang yang diajukan Bush.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Senator Kent Conrad dari negara bagian Dakota Utara, seorang politisi senior yang menjadi anggota Komite Anggaran di Senat AS kala itu mengatakan, "Dia (Bush) tidak mengatakan kepada rakyat Amerika mengenai keadaan keuangan negara ini yang sebenarnya." Conrad juga menyebut anggaran yang diajukan Bush itu adalah salah satu contoh ''funny money accounting''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang setelah Obama menjadi Presiden, belum lagi setengah tahun, kebijakan luar negerinya tidak lebih dan tidak kurang hanya meneruskan kebijakan Presiden AS sebelumnya, Bush, Clinton dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahm Emmanuel, seorang Yahudi garis keras yang merupakan salah seorang kepercayaan Obama, bahkan berhasil membungkam sebagian jurnalis independen dan aktivis antiperang yang menjadi penentang kebijakan perang pemerintahan Bush. Lebih dari itu Emmanuel berhasil membuat mereka menjadi pendukung kebijakan perang Obama. Demikian tulis Jeremy Scahill, seperti yang dimuat oleh Common Dreams (10/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;National Policy Institute (11/4) mengutip pernyataan Ron Paul seputar proposal Obama untuk menambah anggaran perang, "Minggu ini sekelompok pemimpin neokonservatif bertemu untuk mendiskusikan cara terbaik untuk mendukung kebijakan luar negeri Presiden! Saya sangat kecewa dan khawatir, meskipun ada pergantian kepemimpinan, namun kita tetap menjadi polisi dunia, menempatkan diri kita sendiri dalam bahaya besar dengan berbagai cara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ron Paul benar di satu sisi, namun ia mungkin sedikit lupa bahwa Obama tidak akan pernah menjadi Presiden mereka tanpa didukung penuh oleh Zionis Yahudi. Ia didukung oleh sekelompok orang yang ingin menjadi penguasa dunia, kelompok orang yang suka menumpahkan darah dan berbuat kerusakan. Dan kelompok itu sangat ingin menghancurkan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 15 Maret 2008, penulis sekaligus komedian Andy Borowitz menulis seputar isu agama apa yang dianut Obama, di Huffington Post; “Saya memeluk Yudaisme, efektif dengan segera, " Obama mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers di Scarsdale, New York bahwa ia akan mengubah nama tengah-Nya dari Hussein "menjadi" Murray."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas sudah, seseorang --terutama Muslim, yang masih mempunyai mata kepala dan hati yang sehat, tentu tidak akan percaya dengan segala retorika dan manuver Obama. [di, dari berbagai sumber/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8349576508631855138?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8349576508631855138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/muka-dua-kebijakan-perang-obama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8349576508631855138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8349576508631855138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/muka-dua-kebijakan-perang-obama.html' title='Muka Dua Kebijakan Perang Obama'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4693918568154549473</id><published>2009-04-15T01:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T01:23:06.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>"Wise" Zardari Supports Swat Shari`ah</title><content type='html'>ISLAMABAD  The families of Pakistani students held in Britain on terror-related suspicions are heaping blame on a festering atmosphere of Islamophobia in the European country. "His only sin is that he is a Muslim and Pakistani, wears a beard and offer prayers five times a day," Nasarullah Jan Khattak, a father of one of the students, told IslamOnline on Monday, April 13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;His son Abid Naseer, a computer science student, was among 12 people arrested in anti-terror raids across northwest England last week.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He is peaceful, religious-minded and cricket-loving person and is only interested in his studies," said the father.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He insists that his 23-year son has no connection with tribal area as depicted by the British police and media.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"When I came to Peshawar Abid was merely a year old. He has spent his whole life here. He has never been to any tribal area."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khan Mohammad Burki, the father of Abdul Wahab, another detained student, shares the same view.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"This is nothing but discriminating," Burki told IOL in a chocked tone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"My son has been detained on mere suspicion as the police have no proof against him."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruined Future&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The parents lament that even if their children are release by the British authorities the damage done to their future would never be undone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I appeal to the British government not to ruin the future of such bright youths in the name of suspicion only," Khattak said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"What if the British police find no clue against him? Where will he stand for the rest of his life?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Britain's The Times reported Monday that investigators are concerned that they have not found any firm evidence linking the students to terrorist attack plans.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"If it results in deportations rather than charges, it will also embarrass the Prime Minister, who said that the police were dealing with 'a very big terrorist plot' and had criticized Pakistan for not doing more to tackle Islamist terrorism."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Though British police released Abid without charges, the 23-year-old student was handed over to the UK Border Agency as a probable preliminary step to deportation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"This is, I would say, educational punishment," said Abid's father.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The British government instead of compensating us for the pain and embarrassment it has given us, is deporting my son for doing nothing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"This is very antagonizing for me and my family that on the one hand my son has been arrested on false charges, while on the other hand, he is going to be deported even if charges against him prove wrong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burki's heart is also breaking for his son's future.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He had gone to UK two years back after getting admission to John Moris University. He has been there for no other purpose but for education only," he said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Even if he is released, and Inshaullah he will be, because there is no evidence against him, his future will be ruined.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I appeal to the British government and the human rights education to work to save the future of my son and others as he has only six months to complete his studies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He was too ambitious about his life and his studies. He was not up to any mischief. So I say to the UK government, please don't spoil his future."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The parents say that the treatment of their sons by British authorities gives ammunition to extremists.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"If the British government penalizes well-educated and moderate people like my son and others, it will simply strengthen the case of extremists who are provoking the ordinary Muslims against the West," said Khattak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I urge the western governments to desist from such policies, which could result in creating anger among Muslim youths."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source: IslamOnline&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4693918568154549473?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4693918568154549473/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/wise-zardari-supports-swat-shariah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4693918568154549473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4693918568154549473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/wise-zardari-supports-swat-shariah.html' title='&quot;Wise&quot; Zardari Supports Swat Shari`ah'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-6933838406363944872</id><published>2009-04-15T01:21:00.001-07:00</published><updated>2009-04-15T01:21:50.636-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Sarkozy's popular Muslim critic</title><content type='html'>CAIRO — With a compelling character, political talent and outspoken criticism of President Nicolas Sarkozy, Human Rights Minister Ramatoulaye Yade is emerging as France's most popular political figure, the Independent reported on Tuesday, April 14.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Obviously, it is touching to be so popular," Yade, a 32-year Senegalese-born Muslim married to a Jewish husband, told a group of foreign reporters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"But, then again, you have to tell yourself that popularity can come and go. I try not to think about it too much."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;According to a recent opinion poll, Yade, the youngest minister, is the most popular member of the French government with 70 percent approval ratings.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She comes ahead of her boss, President Sarkozy, and other French political figures.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Just three years ago, Yade a daughter of Senegalese Muslim parents who brought her to France when she was nine, was a complete unknown figure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She has never run for political office until chosen by Sarkozy as a spokeswoman for his presidential campaign.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Soon, the former socialist became the rising star in Sarkozy’s Union for a Popular Movement (UMP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She was appointed as France's first-ever minister for human rights in May 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yade grew up on the outskirts of Paris, was educated in Catholic schools and is married to Socialist party member Joseph Zimet, a Jew.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She is vice-president of the Club 21st Century, a powerful lobby campaigning for ethnic diversity in French public life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Like former Justice Minister Rachida Dati, Yade's appointment to the government was seen as breaking the longtime race barrier in French politics.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;France has the largest, multi-ethnic Muslim minority in Europe, estimated at six million people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Rebellious&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yade, however, is not popular among all French, particularly one.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For some time, the elegant and talented minister, known for her outspoken opinions and rebellious character, was Sarkozy’s cabinet protégée.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That all changed when she began to rebel against him, criticizing his decision to invite Libyan leader Muammar Gaddafi on a state visit to Paris last year.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Independent-minded Yade again infuriated Sarkozy when she declined to run for a seat in the European Parliament, insisting she was "more interested in national mandate."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The president was reportedly "deeply disappointed" by her attitude and said she had "ruined all her chances" to succeed Jean-Pierre Jouyet as Secretary of State for European Affairs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Since then, Yade became a punch-bag for the Elysée Palace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She was described as "an adolescent", "hollow", "lazy", and was not invited to the weekly cabinet meetings for more than three months.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When she was invited back a couple of weeks ago, Sarkozy read his papers while she talked.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yade refuses to comment on rumors that she may be fired and her job abolished in a government reshuffle this summer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instead, she insists that speaking her mind out is one thing she will never compromise on.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Human rights is a subject which is to bound cause offence. It's not true that I have a big mouth. I can be very cautious, you know, very soft," she said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"But when you are put in charge of human rights, what are you supposed to do if not talk about them?"&lt;br /&gt;Source: IslamOnline.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-6933838406363944872?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/6933838406363944872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/sarkozys-popular-muslim-critic.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6933838406363944872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6933838406363944872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/sarkozys-popular-muslim-critic.html' title='Sarkozy&apos;s popular Muslim critic'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2000026068734534324</id><published>2009-04-13T19:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T19:21:59.352-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Caleg Gagal Pemilu, Keluarga Pesan Kamar Di RSJ</title><content type='html'>Dugaan bahwa calon legislatif (caleg) yang tidak terpilih akan mengalami gangguan kejiwaan tampaknya mulai mendekati kenyataan.Di Bogor keluarga seorang caleg yang tidak terpilih, terlebih dahulu memesan kamar VIP di salah satu RSJ di kota Bogor.Salah satu keluarga calon legislator (caleg) yang gagal dalam pemilu legislatif 9 April 2009 lalu sudah memesan kamar kelas very important person (VIP) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Marzoeki Mahdi Jalan Dr Semeru,Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat,Kota Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dibenarkan Kepala Bagian Hukum,Organisasi,dan Humas RSMM Dr Abdul Farid Patuti. ”Keluarga caleg itu memang sudah datang ke sini untuk pesan kamar.Tapi kami tolak karena prosedurnya tidak bisa seperti itu. Seorang yang akan dirawat harus diperiksa lebih dulu secara medis,” jelasnya kepada wartawan di Bogor, kemarin. Dr Farid tidak menyebutkan identitas pemesan dengan alasan tidak tahu, privacy, dan kode etik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”Keluarga pasien itu memang tidak menyebutkan identitas calegnya. Kalau pun ada, kami tidak akan menginformasikannya,” tegas Dr Farid. Dia mengakui,pascapemilu legislatif, terjadi peningkatan kedatangan pasien gangguan jiwa ke RSMM sekitar 300%. ”Hari ini (kemarin) saja masuk 20 pasien baru. Di antaranya harus dirawat karena gangguan jiwanya cukup berat,” ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Farid tidak memastikan apakah dari semua pasien itu ada caleg yang stres atau depresi. Akhir pekan lalu, lima caleg sudah lebih dulu mendatangi RSMM. Para caleg dari parpol besar dan menengah itu hingga kini masih menjalani rawat jalan. Semua caleg tersebut mengaku sudah mengeluarkan banyak biaya demi lolos menjadi wakil rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu,sedikitnya 15 caleg dari berbagai daerah di Wilayah III Cirebon telah mendatangi padepokan Ustaz Ujang Bustomi di Desa Sinarancang,Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Mereka rata-rata kecewa berat karena perolehan suaranya kecil sedangkan dana yang dikeluarkan sudah ratusan juta hingga miliaran rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengobati para caleg depresi, Ustaz Ujang yang juga pimpinan Forum Spiritual Peduli Cirebon (FSPC) melakukan ritual khusus terapi spiritual.Tujuannya untuk memulihkan kembali mental para pasien yang depresi berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ada yang datang sendiri,ada yang dibawa keluarganya.Para caleg yang menjadi pasien saya berasal dari Kabupaten dan Kota Cirebon, Kuningan, serta Indramayu,” jelas Ustaz Ujang setelah melakukan ritual terapi terhadap salah satu caleg di Situ Patok, Kecamatan Mundu, kemarin. Menurut dia, setelah mengikuti terapi, sebagian caleg depresi sudah membaik dan legawa menerima kekalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ustaz Ujang, jika mengalami depresi berat,si pasien harus menginap di padepokannya.Namun, jika kadar depresinya relatif rendah, prosesi ritual bisa dilakukan ala rawat jalan.Bahkan sang ustaz bisa datang ke rumah si pasien. Caleg-caleg yang menjadi pasiennya, lanjut Ustaz Ujang, kebanyakan mengalami perubahan sikap yang drastis. Bahkan, salah satu caleg dari Kabupaten Kuningan sampai bertelanjang diri di lingkungan rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mereka tidak mau berkomunikasi lagi dengan keluarga, apalagi dengan masyarakat luas. Alhamdulillah, pasien dari Kuningan sekarang sudah agak mendingan,” paparnya. Prosesi ritual diawali dengan doa guna membersihkan pikiran negatif pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pasien dimandikan di Situ Patok yang airnya dipercaya memiliki nilai keramat.Kemudian, pasien dibimbing Ustaz Ujang membaca doa-doa dari ayat suci Alquran. ”Dalam pengobatan pemulihan mental ini, saya menggunakan syariat air.Air memiliki kekuatan yang sangat besar untuk menghilangkan aura negatif,” terang Ustaz Ujang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2000026068734534324?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2000026068734534324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/caleg-gagal-pemilu-keluarga-pesan-kamar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2000026068734534324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2000026068734534324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/caleg-gagal-pemilu-keluarga-pesan-kamar.html' title='Caleg Gagal Pemilu, Keluarga Pesan Kamar Di RSJ'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8847309606052474459</id><published>2009-04-11T21:41:00.000-07:00</published><updated>2009-04-11T21:54:49.762-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Caleg ingkar Janji</title><content type='html'>Satu persatu caleg mulai berguguran, walau keputusan hasil pemilu legislatif 2009 belum final.Namun udah bisa di tebak siapa yang berhak melenggang menduduki kursi panas wakil rakyat.&lt;br /&gt;Di Ambon salah satu caleg harus ingkar janji setelah tahu hasil perolehan suaranya.Saat kampanye sang caleg memberikan dua buah karpet ke sebuah majlis ta'lim yang ada di kota Ambon.Namun setelah mengetahui hasil perolehan suaranya yang tidak signifikan, mendadak sang caleg menjadi tidak berpikir rasional dengan meminta kembali karpet yang sudah di berikannya saat kampanye.&lt;br /&gt;Untung gak dipilih yah sama rakyat.........belum jadi caleg aja udah ingkar janji.......apalagi kalau bener2 jadi calegggg.......wah bakal bisa di jual tuh kota ambon.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8847309606052474459?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8847309606052474459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/caleg-ingkar-janji.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8847309606052474459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8847309606052474459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/caleg-ingkar-janji.html' title='Caleg ingkar Janji'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-644474148807275207</id><published>2009-04-10T19:04:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T19:16:21.057-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Pemilu 2009 Membawa Korban</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sd_9b5bs3aI/AAAAAAAAAQs/DPhynPb0-oE/s1600-h/tidak-bebas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 289px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sd_9b5bs3aI/AAAAAAAAAQs/DPhynPb0-oE/s320/tidak-bebas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323251940290518434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan hasil pemilu legislatif memang belum usai.Keputusan final pun sebenarnya belum didapatkan, walau banyak lembaga swadaya yang melakukan perhitungan cepat, itu hanya sekedar gambaran sementara yang ada dari hasil pemilu 2009.Walau demikian ternyata hasil Quick Account telah bisa memberikan gambaran siapa yang akan duduk di "kursi"empuk anggota Dewan.&lt;br /&gt;Di Bali seorang Caleg dari partai Hanura menghembuskan nafas terakhir, setelah mendapat laporan perolehan suara dari tim sukses.Dia bernama Putu Lilik Heliawati (42), caleg Partai Hanura untuk DPRD Buleleng. Lilik meninggal Kamis 9 April, pukul 23.00 Wita. "Dia lemas setelah mendapat laporan hasil penghitungan suara," kata Ketua Partai Hanura DPD Bali Gede Ngurah Wididana, Jumat (10/4/2009).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tewas, Lilik sempat memantau sejumlah TPS. Namun pukul 22.00 Wita, caleg nomor tiga dapil Busungsbiu, Buleleng, ini tiba-tiba pingsan setelah menerima telpon dari salah satu tim suksesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tiba di RSUD Singaraja pukul 23.00 Wita, nyawa Lilik tidak tertolong. "Kata dokter, dia meninggal akibat serangan jantung. Kemungkinan karena mendengar hasil penghitungan suara," imbuh Wididana. (hri) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-644474148807275207?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/644474148807275207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/pemilu-2009-membawa-korban.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/644474148807275207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/644474148807275207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/pemilu-2009-membawa-korban.html' title='Pemilu 2009 Membawa Korban'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sd_9b5bs3aI/AAAAAAAAAQs/DPhynPb0-oE/s72-c/tidak-bebas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8409064379204883381</id><published>2009-04-06T00:01:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T00:03:15.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CIA'/><title type='text'>Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (7) : Neokonservatif Yahudi Dalang Perang Iraq</title><content type='html'>Setelah Dr. Ahmad Chalabi resmi ditetapkan menjadi target untuk disingkirkan oleh AS, tak pelak sejak saat itu, Chalabi sering kali menjadi sasaran penyerangan. AS menyerang rumahnya di Baghdad. Penyerangan dilakukan pada 20 Mei 2004, ketika Chalabi tengah tertidur. Pekerjanya memberitahu bahwa di luar ada polisi Iraq dan tentara AS. Mereka semuanya bersenjata penuh. Ketika Chalabi menemui pemimpinnya, letnan itu berkata, "Saya ditugaskan untuk menangkap Anda."&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmpCS7D10I/AAAAAAAAAQc/lGJEtsS974w/s1600-h/1iraqlagi2(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmpCS7D10I/AAAAAAAAAQc/lGJEtsS974w/s320/1iraqlagi2(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321470291619338050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebelum terjadi sesuatu, di luar rumah sudah terjadi keributan yang dibuat oleh rakyat Iraq. Si Letnan berkata lagi pada Chalabi, "Saya akan menarik mundur pasukan saya dari sini dan pergi." Namun ternyata tidak semudah itu, karena ia sendiri sudah dikepung oleh masyarakat Iraq. Lain waktu, si Letnan ini menjadi olok-olok temannya karena tidak berhasil menangkap Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chalabi menyimpulkan tiga hal dari penyerangan ini: AS ketika itu memang bermaksud menyerang Gerakan Al-Sadr di Baghdad dan Al Najaf. Kedua, AS memang akan menyerang Syi'ah dan Kurd. Ketiga karena faktor Al-Akhdar Al-Ibrahimi yang dikirim oleh PBB sebagai utusannya ke Baghdad. Dalam kunjungan pertamanya, Al-Ibrahimi menulis laporang yang menimbulkan kontroversi tentang Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua anggota Konferensi Nasional Iraq menolak Al-Ibrahimi, sekonyong-konyong Paul Bremer datang dan menginterupsi. Bremer menyudutkan Chalabi sehubungan dengan Al-Ibrahim. Namun Chalabi segera mengatakan bahwa metode yang dilakukan oleh Al-Ibrahimi jelas untuk membuat Iraq seperti pemerintahan Saddam dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi ketegangan yang hebat antara Bremer dan Chalabi. Perseteruan itu sampai harus mendatangkan Robert Blackwell, penasihat khusus George Bush. Kedatangan Blackwell ternyata hanya memperkeruh hubungan Chalabi dengan AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir pertemuan, Blackwell mendatangi Chalabi dan mengatakan, "Anda tahu siapa saya? Saya adalah utusan Bush!". Namun dengan tenang, Chalabi menukas, "Memangnya kenapa?". Blackwell berkata lagi, "Jika Anda menentang presiden Bush, kami akan menekan Anda!" Itu sebuah ancaman, namun Chalabi sama sekali tidak menggubrisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kenyataan yang tidak bisa dilupakan adalah Chalabi sendiri merupakan agen CIA. Pertemuan pertamanya dengan dinas intelijen itu pada tahun 1991 di London. Chalabi juga menjalin hubungan dengan Iran. "Saya menyadari sekali, usaha kami tidak akan berhasil jika AS dan Iran tidak terlibat. " terang Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chalabi menyebutkan bahwa faktor kekuasaan Washington lebih berperan banyak dalam menyulut perang Iraq dibandingkan dengan dinas intelijennya alias CIA. Yang paling menonjol adalah wakil presiden Dick Chenney dan dapartemen pertahanan AS dengan Donald Rumsfled sebagai tokoh utamanya. Chalabi dan tokoh-tokohnya yang menginginkan perubahan sering menulis di media massa membicarakan berbagai isyu di Iraq. Menurut Chalabi, inilah cara yang paling tepat dalam mendorong perubahan di Iraq. Dengan begini, AS akan merespon dan mempelajari kondisi di Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chalabi membeberkan bahwa semua hal yang terjadi di Iraq sejak awal merupakan langkah dan manuver kaum neokonservatif di AS. Menurutnya, kaum neokonservatif yang dilatarbelakangi tokoh-tokoh Yahudi mengambil keuntungan besar. Bisa dikatakan, kaum neokonservatif lah yang mengambil Iraq seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kenyataan seperti itu, semua usaha Chalabi dan tokoh-tokoh Iraq yang menginginkan Saddam jatuh dan adanya reformasi di Iraq, seperti sia-sia. "Kami yakin, Iraq akan lebih baik tanpa Saddam. Demokrasi akan hadir di Iraq." ujar Chalabi. Tapi ternyata, semuanya tidak sesuai dengan apa yang mereka perkirakan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semua hubungan baik itu, seketika sirna ketika AS menyerang Chalabi. Rusmsfled tak pernah lagi menghubungi Chalabi setelah itu. Sejak saat itu, Chalabi memutuskan hubungan dalam bentuk apapun dengan AS. Sekarang Chalabi menyimpulkan bahwa menjalin hubungan dengan AS tidak akan pernah memberikan apa-apa bagi perbaikan Iraq. Ketika AS memutuskan akan menarik semua pasukannya di Iraq, maka Chalabi menyebutkan bahwa itulah keputusan terbaik bagi AS karena orang Iraq sendiri jelas bisa mengurus Iraq tanpa bantuan siapapun dan darimanapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini Chalabi menjadi satu-satunya politisi Iraq yang tak pernah mendapatkan proteksi AS. Ia beberapa kali menjadi target pembunuhan. "Saya tidak pernah takut berjalan-jalan di Baghdad. Saya tidak membutuhkan uang ataupun materi, dan tidak pernah terlibat korupsi. Saya mengagumi Jenderal De Gaulle yang melindungi Prancis tanpa punya apa-apa. Begitulah saya...." paparnya. "Satu-satunya yang saya sesalkan adalah saya harus menjauhkan diri dari keluarga saya karena saya begitu dekat dengan publik. Dan itu sangat berbahaya buat mereka." sumber :&lt;a href="http://eramuslim.com"&gt;eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8409064379204883381?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8409064379204883381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-7.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8409064379204883381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8409064379204883381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-7.html' title='Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (7) : Neokonservatif Yahudi Dalang Perang Iraq'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmpCS7D10I/AAAAAAAAAQc/lGJEtsS974w/s72-c/1iraqlagi2(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-511767415932836404</id><published>2009-04-05T23:58:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T00:01:02.286-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CIA'/><title type='text'>Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (6) : Kecerobohan dan Kegagalan CIA</title><content type='html'>Dr. Ahmad Chalabi, Ketua Konferensi Nasional Iraq membeberkan sepak terjang AS dalam senjata pemusnah massal atau laboratorium nuklir. Chalabi juga mengkritik habis-habisan George Tenet, Direktur CIA (Central Intelligence Agency), dan menggambarkannya sebagai seorang pembohong dan pecundang. Dia juga menyinggung hubungannya dengan kaum neokonservatif yang mengatakan, "Kita sudah memberikan sebabnya: Iraq..."&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmogEJyezI/AAAAAAAAAQU/t0393_1j_mo/s1600-h/1irakgagal2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 232px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmogEJyezI/AAAAAAAAAQU/t0393_1j_mo/s320/1irakgagal2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321469703539030834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lab nuklir bermula di tahun 2002. Beberapa orang mengaku mempunyai informasi tentang keberadaan lab senjata nuklir di Iraq. Orang-orang ini, setelah diselidiki, memiliki kesamaan, yaitu berbohong. CIA ketika itu sudah menunggu untuk masuk ke Iraq dengan dalih lab nuklir ini. Isu ini segera menjadi kontroversial dan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rob SIlverman, deputi rekonstruksi dan ekonomi AS buat Iraq, melaporkan bahwa Konferensi Nasional Iraqlah yang mendorong AS melakukan perang di Iraq. Jelas, hal ini dibantah habis-habisan oleh Chalabi. Logikanya, seburuk-buruknya kondisi suatu negara, tentu tidak akan sudi diserahkan kepada pihak asing yang tak jelas idelogi dan tujuannya, apalagi pihak asing itu adalah AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chalabi kemudian menemui intelijen AS di Zurich, Swiss. Dalam pertemuan itu, Chalabi dengan jelas dan tanpa tedeng aling-aling dituding telah melawan AS. "Sesungguhnya, kami tidak pernah punya hubungan apapun dengan AS dalam perang di Iraq. Yang paling berpengaruh di sini mungkin karena kegagalan CIA. Tenet mengatakan kepada Bush bahwa keberadaan senjata pemusnah massal adalah sahih. Padahal, kenyataannya ini adalah sesuatu yang dibuat-buat. Bagaimana bisa memerangi Saddam hanya dengan alasan ini?" repet Chalabi menyitir kegagalan CIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan CIA yang kedua adalah tentu saja tentang lab nuklir. Bisa dibilang, inilah aib CIA paling besar di Iraq. Cerita bermula dari seseorang yang mempunyai nama samaran Curveball. Nama aslinya adalah Rafed Ahmad Alwan. Alwan baru saja pulang dari Jerman, dan dinas intelijen Jerman menginformasikan CIA bahwa lelaki ini mempunyai informasi tentang lab nuklir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak menunggu lama, Cia segera memburu Alwan untuk diinterogasi. Selain juga menyogoknya dengan uang yang tak sedikit, CIA juga melakukan tes kebohongan kepada Alwan. Informasi dari Alwan yang semuanya menurut CIA adalah bohong diyakini sebagai realitas sesungguhnya akan Iraq. Rob Silverman mengatakan bahwa 97% informasi AS tentang senjata biologi dan lab nuklir di Iraq berasal dari orang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatalnya, dengan sok jumawa, CIA menginformasikan kepada media bahwa Alwan mempunyai kakak yang bekerja di Konferensi Nasional Iraq. Chalabi sendiri segera mengirimkan surat kepada New York Times bahwa Konferensi Nasional tidak mengetahui siapa orang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena merasa yakin dengan informasi yang didapat dari Alwan, AS tidak menggubrisnya. Akibatnya, seperti yang diketahui, AS dan CIA menjadi tertawaan banyak negara perihal senjata pemusnah massal dan lab nuklir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chalabi menyebutkan bahwa maling nomor satu AS  tiada lain dan tiada bukan, George Bush. Karena menurut Chalabi, Bush lah yang telah mengajak Inggris dan negara-negara Arab untuk melaksanakan kependudukan di Iraq. Bush telah menipu, setelah sebelumnya ia berjanji akan melaksanakan pemilu dan membentuk pemerintahan sementara jika Saddam berhasil digulingkan. "Jika saja itu terlaksana, maka Iraq akan terhindar dari bencana," sesal Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chalabi menyanggah kalau ia pun terlibat dalam memengaruhi media AS. Tujuan Chalabi dari awal sudah jelas bahwa ia dan Konferensi Nasional hanya ingin Saddam digulingkan, kemudian mengurus Iraq setelahnya. Chaladi dan rekan-rekannya tak pernah sekalipun menggulirkan isyu tentang senjata pemusnah massal dan lab nuklir yang konyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Chalabi bertemu dengan Bush di AS, Bush murka besar terhadap Chalabi. Apalagi kemudian Chalabi meminta Bush untuk segera menggelar pemilu di Iraq. Bush bersikeras untuk menunda pelaksanaan pemilu. Kemarahan Bush makin bertambah karena pada saat yang sama, di Iraq terjadi demo besar-besaran menuntut pelaksanaan pemilu dan Bush merasa ini tekanan yang diarahkan kepadanya. Pada ketika itu Bush sudah memberikan perintah untuk meminggirkan Chalabi dari Iraq.sumber :&lt;a href="http://eramuslim.com"&gt;eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-511767415932836404?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/511767415932836404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-6.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/511767415932836404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/511767415932836404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-6.html' title='Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (6) : Kecerobohan dan Kegagalan CIA'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmogEJyezI/AAAAAAAAAQU/t0393_1j_mo/s72-c/1irakgagal2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1230727484580245495</id><published>2009-04-05T23:56:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T23:58:32.920-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CIA'/><title type='text'>Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (5) : Kebangkitan Kaum Syi'ah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sdmn-xDW2jI/AAAAAAAAAQM/lErgDD3q3aQ/s1600-h/1syiah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sdmn-xDW2jI/AAAAAAAAAQM/lErgDD3q3aQ/s320/1syiah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321469131476097586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang paling diuntungkan dengan jatuhnya Saddam secara properti, tentu saja AS. Misalnya saja, harta kekayaan Saddam, diambil dan dikuasai langsung oleh tentara AS. Gilanya, penguasaan dan pengambilan itu diberi petunjuk oleh pemerintahan Iraq yang terbentuk compang-camping setelah masa kependudukan. Sumber daya alam Iraq, sudah barang tentu dikeruk langsung oleh AS.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sdmn-xDW2jI/AAAAAAAAAQM/lErgDD3q3aQ/s1600-h/1syiah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sdmn-xDW2jI/AAAAAAAAAQM/lErgDD3q3aQ/s320/1syiah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321469131476097586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejabat Iraq pun tak lepas dari kompetisi memperkaya diri sendiri ini. Selama akhir tahun 2004 dan awal 2005, Dr. Ahmad Chalabi menemukan bahwa telah terjadi pengiriman uang dalam jumlah besar-besaran dari Baghdad ke Beirut. Jumlahnya jutaaan dollar AS. Chalabi menuturkan bahwa yang ia sinyalir sebagai pelaku korupsi terbesar di Iraq setelah masa kependudukan adalah Menteri Pertahanan Iraq, Hazzem al-Sha'lan. Orang inilah yang memelopori pengiriman uang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa tersudut, Al-Sha'lan menangkap Chalabi dengan tuduhan penghinaan. Namun, Chalabi segera mendapatkan perlindungan dari Ibrahime al-Ja'afari, tokoh yang kemudian membentuk pemerintahan Iraq baru, dan Chalabi diangkat sebagai deputinya. Setelah mendapat legalitas dari pemerintah baru, Chalabi segera mengecek ke Bank Al- Rafedeen, cabang Bank-Zurich, Swiss. Dari hasil penyelidikannya, Chalabi menemukan korupsi sebesar 3 juta dinnar dalam bentuk deposito dan 1,126 milyar dollar AS dalam bentuk tunai, serta 35 cek yang siap diuangkan. Selain itu, Chalabi juga mengusut transfer-transfer yang terjadi selama enam tahun belakangan di Iraq. Ditemukan tiga transfer besar di Bank Al-Iskan, Yordan dengan nominal sebesar 481 juta dollar, 100 juta dollar, 480 juta dollar. "Jumlahnya mungkin mencapai 1.6 trilyun dollar di Bank ini saja," ujar Chalabi. Pada tahun 2005, Chalabi juga menemukan pengeluaran sebesar 295 dollar untuk pembelian peralatan yang tak ketahuan juntrungannnya. Penelitian Chalabi sangat akurat sehingga menjaid isu besar di Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan dilupakan, minyak. "AS bertanggung jawab atas minyak Iraq," ujar Chalabi. Menurutnya, korupsi dan penggelapan minyak di Iraq oleh AS sangat besar dan bahkan mungkin yang paling terbesar dalam sejarah penggelapan aset di suatu negara. AS juga menguasai listrik, senjata, dan peralatan negara. Chalabi mencatat, sektor-sektor ini benar-benar parah korupsinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa selanjutnya Iraq setelah kependudukan? Chalabi menyebutkan hal pertama yang diingat oleh rakyat Iraq adalah keterlibatan negara-negara sekitar Iraq dalam penggulingan Saddam. Iran menempati tempat pertama. Dalam perkembangannya, rakyat Iraq sesungguhnya merasa aneh, bagaimana bisa sebuah negara yang sekarang tengah merasa diperangi oleh AS (dan Israel) tapi ikut terlibat dalam rencana pembunuhan dan destruksi massal umat Islam di Iraq? Chalabi bahkan berani menyebutkan bahwa presiden AS adalah sahabat Iran. Setelah Iran, ada Siria, Yordan dan Arab Saudi. AS dalam satu sisi, kemudian merasa kehilangan arah dan isyu di Iraq. Dengan segera mereka membentuk opini tentang Al-Qaidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah masa kependudukan Arab, bahkan Iran mempunyai pengaruh lebih buruk lagi terhadap Iraq. Keberadaan kaum syi'ah yang ada di Iraq menjadi salah satu penyebabnya. Kaum Syi’ah Iraq dipercayai lebih loyal terhadap Iran daripada Iraq sendiri. Pada akhirnya sentimen golongan tidak bisa dipisahkan pada permasalahan Iraq sebenarnya. Seperti diketahui, pada waktu Saddam berkuasa, kaum Syi'ah sama sekali tidak diberi ruang dikarenakan penyimpangan aqidah. Ketika Saddam jatuh, maka kaum Syi'ah seolah-olah membalas dendam kepada kaum Sunni. Mereka sengaja membuat isyu yang meminggirkan kaum Sunni lebih dekat kepada Al Qaidah sebagai pelindung setelah kejatuhan Saddam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran AS dalam hal ini juga sangat besar. AS membuat peta koalisi dan kekuatan di Iraq menjadi berantakan. Ketika membentuk pemerintahan sementara, AS sengaja mencampuradukan semua kepentingan dan kekuatan sehingga banyak terjadi benturan dalam pemerintahan itu, yang ujung-ujungnya membuat semua pejabat Iraq yang beraliran Sunni tidak punya pilihan lain selain memilih Syi'ah sebagai referensi kekuatan yang harus diikuti di Iraq. Tapi di satu sisi, kemunculan kaum Syi'ah di Iraq ini membuat Paul Bremer juga tidak bisa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan AS di Iraq adalah membuat draft konstitusi kependudukan dan melaksanakan pemilu. AS merancang pembuatan ini di Jepang selama enam hari. Chalabi jelas menolak ini, dan mengancam akan menolak bekerja sama. Chalabi menegaskan bahwa konstitusi Iraq harus ditulis oleh bangsa Iraq yang terpilih dalam pemilu. (bersambung)sumber :&lt;a href="http://eramuslim.com"&gt;eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1230727484580245495?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1230727484580245495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-5.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1230727484580245495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1230727484580245495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-5.html' title='Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (5) : Kebangkitan Kaum Syi&apos;ah'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sdmn-xDW2jI/AAAAAAAAAQM/lErgDD3q3aQ/s72-c/1syiah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-6036595853348073266</id><published>2009-04-05T23:54:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T23:56:06.876-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CIA'/><title type='text'>Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (4) : Kekuasaan AS, Kisruh Rakyat Iraq dan Korupsi</title><content type='html'>Semua pihak yang telah bekerja dalam menjatuhkan Saddam Hussein berharap, bahwa pemerintahan transisi Iraq setelah rejim Saddam akan segera dibentuk. Tapi hal itu tak pernah terjadi karena AS, yang telah sepakat pada awalnya, tiba-tiba mengubah rencana ingin menduduki Iraq secara langsung. Ahmad Chalabi menganggap bahwa pilihan AS membingungkan dan menyebabkan situasi Iraq menjadi kacau-balau. AS makin menjadi-jadi karena didukung oleh berbagai negara Eropa yang memang sudah diset sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmndOLiABI/AAAAAAAAAQE/88eOXfGu6mg/s1600-h/1bushgila.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 259px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmndOLiABI/AAAAAAAAAQE/88eOXfGu6mg/s320/1bushgila.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321468555179458578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelum para kader Partai Baath lebih banyak lagi dihabisi, Chalabi segera mengambil tindakan yaitu dengan membubarkan Baath secara resmi oleh dirinya sendiri. Usaha ini berhasil, namun AS datang dengan agenda barunya yaitu menghapus tentara Iraq. Semua itu digulirkan oleh satu orang yaitu Paul Bremer. Tidak heran jika Chalabi begitu membenci Bremer. "Bagi rakyat Iraq, memerangi orang Baath sama saja dengan membenci orang Iraq secara keselurahan." ujar Chalabi. "Saya mendatangi Bremer dan memintanya untuk menghentikannya tapi dia menolaknya dengan alasan ini adalah keputusan Washington."&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bremer benar-benar membuat rakyat Iraq muak. Ia banyak mengambil keputusan atas pertimbangannya sendiri dan tanpa mendiskusikannya kepada para pembesar Iraq yang masih tersisa. Jelas sudah, kalau Bremer lebih banyak dipengaruhi oleh CIA daripada Washington. Ini menandakan bahwa antara CIA dan pemerintah AS tampaknya mempunyai agenda sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide bremer menghapus tentara Iraq langsung ditentang oleh para pembesar Iraq. Ketika itulah, pertama kalinya sejak Saddam Hussein tiada, seluruh pembesar Iraq bersatu menentang Bremer. Bahkan dari para Kurdistan pun saling mendukung untuk menjegal Bremer. Chalabi mulai melihat gelagat bahwa Bremer juga ditunggangi oleh Israel Yahudi, terutama ketika akan menghancurkan Baath.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembubaran Partai Baath sendiri ternyata tidak begitu saja lancar terjadi. Chalabi harus bolak-balik mnemui Bremer agar segera membubarkan Baath, sementara Bremer bersikukuh ingin terus menghabisi semua anggota Baath. Menurut Bremer, Baath bertanggung jawab atas kelanggengan kekuasaan Saddam selama ini karena partai itu menjadi kendaraan Saddam. Di zaman Saddam, seorang guru yang menjadi anggota Baath akan digaji 50.000 dinar Iraq (sekitar Rp. 450.000) tapi jika bukan anggota Baath, gajinya hanya 5.000 dinar saja (atau sebanding dengan Rp. 45.000!). Tidak heran jika Baath menjadi partai yang dominan di Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai Baath tidak pernah tahu dan menyadari rencana Bremer. Yang mereka tahu adalah Chalabi sedang berusaha untuk membubarkan Baath, hingga tak heran Chalabi menjadi target pembunuhan oleh partai itu selama beberapa waktu. Tapi ketika akhirnya Baath dibubarkan, jumlahnya mencapai 1,2 juta orang, dan Chalabi memberi mereka opsi untuk menjadi pengajar, mulai dari guru, profesor universitas dan pegawai negeri, Chalabi menjadi orang yang banyak dipuji di Iraq. Setidaknya, setengah dari kader partai Baath terselematkan dengan adanya pembubaran partai mereka. Militer juga mengalami hal yang sama. Saat itu, sekitar 2500 orang tentara langsung menyatakan pensiun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi AS menjadi penghadang, karena tidak senang dengan perkembangan ini. AS terus menekan, dan hasilnya semua pengikut Saddam Hussein diberhentikan dari pekerjaannya sebagai pegawai negeri. Dan 10.000 orang tentara juga dipaksa copot dari pekerjaannya. Semuanya, lagi-lagi karena keputusan Bremer. Menurut Chalabi, Iraq tampaknya dijadikan kelinci percobaan oleh CIA dan pemerintah AS. Pertama, AS ingin membentuk pemerintahan sementara. Kedua, AS pun ingin melakukan pendudukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas di sana campur aduk semuanya. Tangan CIA, pemerintah AS, dan Departemen Pertahanan (Dephan) AS. CIA sendiri lebih banyak merapat ke Dephan dibanding pemerintahnya sendiri. Inilah awal bencana atau kegagalan besar bagi AS di Iraq. Kompetesi Amerikan ini, dan ketidakmampuan Bush untuk meredakan situasi Iraq menyebabkan kebijakan AS terhadap Iraq tidak jelas. Bersamaan dengan itu, korupsi, aksi kekerasan dan mis-manajemen mulai muncul di semua lini di Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iraq menjadi lautan para koruptor, baik para pejabat Iraq sendiri ataupun pejabat AS. Chalabi kesulitan dalam mengindentifikasi siapa saja yang terlibat. Yang pasti CIA terlibat besar di dalamnya. Dan tentu saja Bremer, sebagai duta besar AS di Iraq. Suatu kali Chalabi bilang kepada Bremer, "Anda mengendalikan semuanya di sini sendirian, dana pembangunan Iraq milik rakyat. Hati-hati apa yang Anda lakukan saat ini!" Bremer kembali marah terhadap Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Konferensi Nasional dan kementerian Iraq? Apakah mereka terlibat korupsi? Menurut Chalabi, sejak kedatangan AS dalam mengurusi administasi Iraq, kementerian dan Konferensi Nasional tidak sudi bekerja sama dengan AS. "Kami bahkan menyatakan menentang mereka secara hukum. Kami menjadi target pertama AS." jelas Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan properti dan kekayaan Saddam? Tak pelak, pejabat Iraq yang kemudian berebutan mengambilnya. "Kami sama sekali tidak fokus bagaimana mengurus Iraq. Kami malah sibuk mengejar harta kekayaan," tambah Chalabi. (bersambung)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-6036595853348073266?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/6036595853348073266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-4.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6036595853348073266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6036595853348073266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-4.html' title='Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (4) : Kekuasaan AS, Kisruh Rakyat Iraq dan Korupsi'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdmndOLiABI/AAAAAAAAAQE/88eOXfGu6mg/s72-c/1bushgila.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-3873212505286407509</id><published>2009-04-05T23:50:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T23:53:58.423-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CIA'/><title type='text'>Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (3) : Kebohongan AS Terhadap Rakyat Iraq dan Perebutan Kekuasaan</title><content type='html'>Tak ada yang membuat Dr. Chalabi miris, dan mungkin juga jutaaan rakyat Iraq, ketika menerima kenyataan bahwa presiden mereka ditangkap oleh AS di depan hidung mereka, dan mereka pun menjadi bagian dari operasi penangkapan itu. "Saya menyesal. Sangat menyesal..." Selama 35 tahun Saddam berkuasa, ia memang telah membawa Iraq pada kondisi tidak nyaman, namun setelah Saddam tiadapun ternyata Iraq mengalami kehancuran yang buruk sekali.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sdmm00bmIqI/AAAAAAAAAP8/K5huDHahfpk/s1600-h/1usaokupasi1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sdmm00bmIqI/AAAAAAAAAP8/K5huDHahfpk/s320/1usaokupasi1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321467861072749218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di Iraq, Saddam adalah sebuah simbol. Perkataan terakhirnya bahwa ia akan terus memerangi Amerika sampai akhir hayatnya telah memantik rakyat Iraq. Dr. Chalabi mengatakan, "Ia bertanya kepada saya dengan sorot mata yang tajam, 'Anda ingin dengan cara apa saya memerangi Amerika?'". Baik Chalabi ataupun Pachachi diam seribu bahasa, tidak bisa mengatakan apa-apa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dialog singkat antara Saddam, Dr. Chalabi dan Dr. Pachachi, pemerintah AS mengobrak-abrik seluruh dokumen Saddam dan menemukan tujuh kelompok pengikut Saddam di Karkh dan enam kelompok lagi di Raousan. Saddam terus menyembunyikan nama-nama itu namun tentara AS menemukan juga siapa saja yang menjadi pengikut Saddam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kelompok pengikut Saddam pada akhirnya ditangkap oleh AS. Mereka kebanyakan berasal dari Partai Bath dan merupakan pimpinan dari jaringan Saddam. Yang terjadi selanjutnya adalah AS mengalihkan isyu pada Al Qaidah. Yang tidak diekspos media adalah kelompok ini tentu tidak tinggal diam. Mereka menyerang kedutaan besar Yordania, membunuh Serge De Mello dari PBB dan Muhammad Baqer al-Hakim, pemimpin Syiah di Iraq yang juga banyak bekerja sama dengan CIA. Ini terjadi selama delapan bulan dan setelah itu berhenti. Selanjutnya, sebagian kelompok ini bergabung dengan Al Qaidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang membuat Dr. Chalabi miris, dan mungkin juga jutaaan rakyat Iraq, ketika menerima kenyataan bahwa presiden mereka ditangkap oleh AS di depan hidung mereka, dan mereka pun menjadi bagian dari operasi penangkapan itu. "Saya menyesal. Sangat menyesal..." sedihnya. Selama 35 tahun Saddam berkuasa, ia memang telah membawa Iraq pada kondisi tidak nyaman, namun setelah Saddam tiadapun ternyata Iraq mengalami kehancuran yang buruk sekali. Ketika Saddam berkuasa, menurut Chalabi, seharusnya Iraq bisa menjelma menjadi negara paling tidak seperti Turki, jika tidak seperti negara-negara Eropa lainnya. Seketika, ketika Saddam tidak ada, Iraq menjalankan program "oil-for-food", karena kemudian kelaparan melanda seluruh Iraq selama tujuh tahun belakangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Saddam dieksekusi, Dr. Chalabi terdiam, dan ia merasa seperti tengah menghadapi kematiannya sendiri. "Rakyat Iraq pun merasakan hal yang sama, saya kira. Sebagian besar dari mereka." tutur Chalabi, tersendat. Apalagi ketika mengetahui bahwa Saddam dihukum gantung. "Seharusnya dengan cara yang lebih baik daripada hukuman gantung." sesal Chalabi. Sebelum Saddam divonis mati, seorang tentara AS memotret Presiden Iraq itu bersama Chalabi dan foto itu diterbitkan di halaman depan di surat kabar Conference. Tanpa alasan yang jelas, Paul Bremer murka besar akan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Baghdad jatuh, Chalabi menilai hal itu tidak semata karena AS yang perkasa. Tapi lebih karena tentara Iraq bertempur tidak dengan sepenuh hati. Tak ada sesuatu yang besar yang terjadi. Peperangan memang terjadi, dan kentara sekali AS melebih-lebihkan semuanya. Kiriman 2000 tank AS dari Kuwait masuk begitu saja. Peperangan sesungguhnya yang dilakukan oleh tentara Iraq justru setelah kependudukan AS di Iraq, dan inilah perang AS di Iraq yang sebenarnya. "AS mengalami kekalahan besar di Iraq, saya pikir," ujar Chalabi. "Saya ingat ketika itu setahun sebelum Saddam ditangkap, saya bertemu dengan Donald Rumsfeld, menteri pertahanan AS dari tahun 2001-2006, dan Rumsfeld mengatakan bahwa rakyat Iraq akan mengadakan perlawanan jika Baghdad dikuasai AS. Dan itu terjadi. Tak ada rakyat atau militer Iraq yang membela dan melindungi Saddam, tapi rakyat Iraq pun tak ingin dijajah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa yang menyebabkan kehancuran militer Iraq? Pada 9 April 2003, tidak ada lagi tentara Iraq di negara itu sendiri. Semuanya desersi, kabur dan mengungsi. AS mengklaim mereka telah memenangkan perang, tapi rakyat Iraq lah pemenang sesungguhnya. Tentara AS datang kepada rakyat Iraq dan mereka tidak tahu bagaimana memanipulasi kondisi Iraq. Ada perbedaan besar antara Iraq 2003 dengan Jerman dan Jepang 1945. Orang Jepang menganggap mereka telah kalah dari AS dan mereka menaati AS dalam segala cara. Tapi rakyat Iraq menganggap mereka pemenang dengan kejatuhan Saddam dan mereka merasa bahwa AS menipu mereka dengan mengumumkan pendudukan atas Iraq. Dalam pikiran rakyat Iraq, yang ada hanya AS datang untuk membebaskan mereka dari cengkeraman Saddam, bukan mengambil Iraq. Ini yang tidak dipahami oleh AS. AS membuat kesalahan fatal; datang dan mengumumkan diri mereka sendiri sebagai penguasa kependudukan atas Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan pembagian kue kekuasaan yang sudah dirancang sebelumnya di antara para pengkhianat Saddam? Jenderal Nizar Al-Khazraji kemudian mengungsi ke Denmark, karena di Iraq ternyata mereka sama sekali tidak mempunyai peranan. Rakyat Iraq menolak mereka yang terlibat dalam penggulingan Saddam. Begitu juga dengan banyak tokoh-tokoh politik dan militer Iraq lainnya banyak mengikuti jejak Al-Khazraji ke Denmark. Ketika militer Iraq akan dibentuk kembali, AS menolaknya mentah-mentah. Tentara AS tidak ingin ada militer lain selain mereka di Iraq. Perdana Menteri Inggris saat itu, Tony Blair yang juga ikut nimbrung dalam okupasi AS di Iraq mengirim utusannnya, David Manning ke Baghdad untuk memperkuat infrastruktur AS dalam kependudukan Iraq. Padahal, saat itu rakyat Iraq tengah dilanda euforia besar akan kebebasan mereka. Manning sebagai perwakilan Inggris telah bersekongkol dengan AS untuk segera mengumumkan kependudukan atas Iraq. Saat itulah, Chalabi dengan tajam berkata kepada Manning dalam sebuah jamuan makam, "Anda bersikukuh ingin menguasai Iraq dan akan segera mengumumkan kependudukan. Di sana, ada 20 ribu rakyat Iraq yang tak sependapat dengan Anda. Apa kepentingan Anda di sini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Chalabi, setidaknya ada tiga pihak yang ingin menduduki Iraq; CIA, AS dan pemerintah Inggris. AS dan Inggris berlindung di balik Kesepakatan Jenewa, seperti yang mereka lakukan terhadap Siria. Tapi di Iraq, mereka tidak berani melangkah lebih jauh lagi, karena mereka sadar risiko yang mereka hadapi berhadapan dengan rakyat Iraq sangat tinggi. Mereka ketakutan. "Dan begitu pula negara-negara Arab lainnya," tutur Chalabi. Mengapa negara-negara Arab juga ketakutan? "Karena kami semua, rakyat Iraq, menolaknya. Menolak kependudukan AS dan Inggris di negara kami. Ini terjadi enam minggu setelah Saddam digulingkan. Kemudian, satu nama yang selalu ingin diingat oleh Chalabi adalah Paul Bremer. AS mendepak Bremer, dan Iraq tentu saja tak mau menerimanya. "Kabarnya tak ada lagi setelah itu." ujar Chalabi tertawa. Ia merasa senang karena Bremer lah salah satu orang yang paling bertanggung jawab dalam merusak Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama periode itu, Chalabi dengan beberapa pembesar Iraq merasa heran dan terkejut atas kemauan AS. Ketika pengumuman kependudukan Iraq semakin dekat, Chalabi bertanya pada Jenderal Jay Garner dari AS, "Anda tahu siapa yang memiliki Iraq?". Pertanyaan itu mengejutkannya sekurang-kurangnya tiga orang yang sedang menangani kependudukan; Khalil Zadeh, perwakilan Bush di Iraq, Garner sendiri, dan Jenderal David Mcranen, yang sekarang menjadi komandan pasukan di Afghanistan. "Saya katakan kepada mereka bahwa orang Iraq lah yang sekarang menjadi penting di Iraq. Anda bisa membunuh, dan melenyapkan kami, dan membuat kerusakan massal di Iraq. Tapi kalian akan terus berhadapan dengan kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chalabi menggambarkan situasi itu sangat buruk. Khalil Zadeh, merasa sebagai orang kepercayaan Bush begitu petantang-petenteng, seolah-olah ia yang mempunyai aturan di Iraq. Tapi di satu sisi, ia menyadari bahwa kunci Iraq sebenarnya adalah Ahmad Chalabi yang begitu dekat dengan rakyat Iraq. Pada 2 Mei 2005, Zadeh menemui Chalabi dan mengatakan bahwa ia akan ke Washington untuk berkoordinasi dengan Bush. Setelah sepuluh hari, Zadeh tidak juga kembali. Yang datang malah Bremer. Bremer mengatakan "Zadeh sudah habis. Begitu juga ide-denya." Chalabi, walau tidak asing dengan cara-cara AS, tetapi tetap saja terkejut mengingat Zadeh begitu menghamba kepada Washington, namun ternyata selama ini hanya dianggap sebagai boneka belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pikir, apa yang terjadi ketika itu adalah antara CIA dan pemerintah AS masih berdebat panas tentang pemerintahan sementara Iraq." tutur Chalabi. Ketika itu juga AS kemudian memutuskan untuk membubarkan partai-partai di Iraq, antara lain Baath dan semua kader partai Baath dilenyapkan. Tragedi berdarah ini akan selalu dikenang rakyat Iraq. Dan orang yang berada di belakang semua itu adalah Bremer. (bersambung...)sumber:&lt;a href="http://eramuslim.com"&gt;Eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-3873212505286407509?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/3873212505286407509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-3.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3873212505286407509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3873212505286407509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-3.html' title='Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (3) : Kebohongan AS Terhadap Rakyat Iraq dan Perebutan Kekuasaan'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sdmm00bmIqI/AAAAAAAAAP8/K5huDHahfpk/s72-c/1usaokupasi1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8729797999358013339</id><published>2009-04-05T18:52:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T19:00:25.335-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yahudi'/><title type='text'>Obama Tak Jah Beda dengan Bush!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdliBQLtXsI/AAAAAAAAAPs/-I7ZIdqmcrM/s1600-h/obama-bush.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 285px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdliBQLtXsI/AAAAAAAAAPs/-I7ZIdqmcrM/s320/obama-bush.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321392208378420930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah berlalu lebih dari seminggu sejak diumumkannya kemenangan Barack Hussein Obama dalam pemilu presiden AS, tampaknya realisasi janji-janji perubahan fundamental Obama mulai memudar. Sebelumnya, lewat slogan "change" atau perubahan itulah Obama berhasil memikat rakyat AS. Pilihan mayoritas rakyat AS terhadap slogan perubahan yang diusung Obama, sejatinya merupakan tanda kebencian rakyat AS terhadap kebijakan 8 tahun George W. Bush. Keluarnya Bush dari Gedung Putih pada 20 Januari 2009 nanti mewariskan beragam masalah yang begitu berat di kancah politiن luar negeri bagi sang presiden baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca tragedi 11 September 2001, Presiden Bush melancarkan politik unilateral dan militeristik sebagai ujung tombak utama kebijakan luar negeri AS. Tak ayal, politik arogan semacam itu menjadikan Abang Sam sebagai negara yang paling dibenci di dunia. Di dalam negeri pun, Bush terbilang presiden yang paling buruk di sepanjang sejarah AS.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Baik rakyat AS maupun masyarakat internasional amat berharap pada janji-janji perubahan yang selama ini dieluk-elukan oleh Obama. Untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dan tekad presiden berkulit hitam pertama AS ini menggelar perubahan, tentu saja kita harus memperhitungkan beragam variabel. Sebab politik luar negeri AS banyak ditentukan oleh beragam instiusi, mulai dari lembaga politik, ekonomi, hingga militer. Karena itu, kebijakan luar negeri yang digariskan oleh seorang presiden AS pun banyak dipengaruhi oleh lembaga-lembaga tersebut. Mayoritas analis memperkirakan, Obama tidak akan sanggup untuk menggelar perubahan besar-besaran di kancah politik luar negeri AS, khususnya soal isu Timur Tengah dan Teluk Persia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irak dan Aghanistan akan menjadi isu utama yang akan dihadapi oleh Obama dalam masalah kebijakan luar negeri. Selama ini, kampanye Obama selalu menjanjikan penarikan tentara AS dari Irak. Suatu janji yang banyak memikat simpati warga AS dan bangsa-bangsa muslim di Timur Tengah, khususnya rakyat Irak. Namun, ketika masa pemilu makin dekat digelar, Obama pun tak lagi begitu banyak bicara soal penarikan tentara AS dari Irak. Segera setelah kemenangan Obama diumumkan, di hadapan warga Abang Sam, presiden terpilih AS ini berpesan agar jangan terlalu mengharapkan adanya perubahan yang cepat. Menjelang masa-masa akhir kepemimpinannya, Bush pun berusaha keras untuk meloloskan penandatanganan perjanjian keamanan Baghdad-Washington. Bush berharap dengan disepakatinya perjanjian tersebut, maka legitimasi dan penetapan militer AS di Irak bisa diakui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barack Obama menjanjikan akan menarik tentara AS dari Irak dalam tempo 16 bulan. Namun, tipis kemungkinannya presiden dari Partai Demokrat itu akan menepati janjinya. Penguasaan terhadap salah satu pemilik cadangan minyak terbesar di dunia merupakan poros utama strategi politik global dan regional AS. Olah kerena itu, besar kemungkinan politik AS di Irak pada masa kepemimpinan Obama hanya mengalami perubahan lahiriah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Afghanistan pun, Obama akan menghadapi persoalan yang begitu pelik dan kompleks. Pada tahun 2001, Presiden Bush mengeluarkan perintah invasi ke Afghanistan dengan alasan untuk menumpas milisi Taleban dan terorisme. Meski serangan tersebut berhasil menggulingkan rezim Taleban dan membuka proses politik baru di Afghanistan, namun milisi Taleban tidak juga berhasil diberantas tapi bahkan muncul kembali dengan kekuatan yang lebih solid. Saat ini milisi Taleban telah menguasai separuh dari wilayah Afghanistan. Di saat yang sama posisi pemerintah pusat Afghanistan makin lemah lantaran kegagalan AS dan sekutunya dalam memerangi Taleban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini semuanya sudah tahu bahwa politik AS di Afghanistan menuai kegagalan. Negara-negara Eropa sekutu AS pun tak lagi bersedia mengikuti politik AS di Afghanistan dan mengirim pasukannya di wilayah-wilayah rawan negara ini. Padahal Obama kerap kali menegaskan untuk lebih serius memerangi Taleban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya di Irak, Obama tidak akan menarik total tentara AS dari sana, di Afghanistan pun dia tidak akan melanjutkan operasi penumpasan Taleban seperti sebelumnya. Setelah tujuh tahun berperang, pemerintah Afgahnistan, negara-negara asing yang mengirim pasukannya ke negera ini, mulai sadar akan pentingnya menjalin dialog dengan pihak Taleban. Lewat lampu hijau AS dan Eropa, pemerintah Kabul mencoba berdamai dengan Taleban dan memberikan kesempatan kepada kelompok tersebut untuk turut andil dalam percaturan politik di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan dialogis dengan Taleban, sejatinya bertentangan mendasar dengan tujuan AS menggelar invasi ke Afghanistan pada tahun 2001. AS dalam invasinya ke Afghanistan, meneriakkan slogan perang melawan terorisme dan mewujudkan pemerintahan yang kuat. Ironisnya, AS bukan hanya gagal mewujudkan pemerintahan yang kuat di Kabul, tapi juga gagal menciptakan situasi perekonomian dan keamanan yang lebih baik. Sementara janji-janji bantuan internasional senilai miliaran USD untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan sosial rakyat Afghanistan tak juga mengucur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buntunya proses perundingan damai Timur Tengah merupakan persoalan lainnya yang diwariskan Bush kepada Obama. Pasca pendudukan Irak, AS melontarkan proyek Timur Tengah Raya untuk merangsang perundingan damai di Timur Tengah. Pokok utama proyek tersebut adalah untuk memperluas infiltrasi politik AS di kawasan Timur Tengah lewat kedok mewujudkan kebebasan dan demokrasi. Melalui proyekinya itu, AS berencana untuk menciptakan sabuk pengaman bagi rezim zionis Israel dan memaksa negara-negara regional menerima ambisi ekpansionis Israel dalam proses perundingan damai Timur Tengah. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8729797999358013339?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8729797999358013339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/obama-tak-jah-beda-dengan-bush.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8729797999358013339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8729797999358013339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/obama-tak-jah-beda-dengan-bush.html' title='Obama Tak Jah Beda dengan Bush!'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdliBQLtXsI/AAAAAAAAAPs/-I7ZIdqmcrM/s72-c/obama-bush.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-6925242803021379565</id><published>2009-04-04T19:10:00.000-07:00</published><updated>2009-04-04T19:13:34.993-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Extra Nato troops for Afghan poll</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdgTxn_AyhI/AAAAAAAAAPk/kaCDSUJd7yI/s1600-h/_45633725_troop_afp226x.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 170px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdgTxn_AyhI/AAAAAAAAAPk/kaCDSUJd7yI/s320/_45633725_troop_afp226x.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321024703006034450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Nato has agreed to boost troop numbers to cover the Afghan presidential election in August, outgoing alliance chief Jaap de Hoop Scheffer has said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;US President Barack Obama said his alliance partners would deploy about 5,000 troops and trainers "to advance [Washington's] new strategy".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Nato 60th anniversary summit in Strasbourg picked Danish PM Anders Fogh Rasmussen as new secretary-general.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti-Nato protesters fought police and set buildings alight in the city.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They set a hotel and a customs house on fire and three columns of smoke could be seen rising over the Europe Bridge area of the French city, across from the small town of Kehl in Germany, where part of the summit was held.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At least 25 people were arrested, adding to dozens detained in the run-up to the gathering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Between 10,000 and 30,000 demonstrators were involved in the anti-Nato protests, according to French news agency AFP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Extra 5,000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We will deploy the forces necessary to support the upcoming elections in Afghanistan," Mr de Hoop Scheffer told the news conference after the summit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;It is way to early to judge whether it [the summit] has been successful.&lt;br /&gt;Justin Webb&lt;br /&gt;BBC North America editor&lt;br /&gt;Justin Webb's blog&lt;br /&gt;Brown praises Nato troop increase&lt;br /&gt;Profile: Danish PM to head Nato&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nato was also providing more trainers and mentors for the Afghan army and police, he said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The bottom line is that when it comes to Afghanistan, this summit, and this alliance, have delivered," Mr de Hoop Scheffer added.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Speaking after the secretary-general and before his departure for a summit with EU leaders in Prague, Mr Obama commended fellow Nato members for giving "strong and unanimous" support to his new strategy in Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He said the US was determined to defeat al-Qaeda in Afghanistan and Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"All of Nato understands that al-Qaeda is a threat to all of us," he added.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;White House spokesman Robert Gibbs said that 900 new troops would come from Britain, 600 from Germany and 600 from Spain. Italy and France were fresh committing forces, too, he added.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr Obama has begun the process of tying Nato and Europe firmly into the war in Afghanistan, BBC North America editor Justin Webb reports from Strasbourg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He has had the opportunity to make the case directly to the European public and privately to European leaders that this war is essential for their safety, our correspondent says.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UK Prime Minister Gordon Brown welcomed promises of extra troops.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;OBAMA'S TRANSATLANTIC VISIT&lt;br /&gt;3 April: Obama meets Sarkozy in France and Merkel in Germany&lt;br /&gt;4 April: Leaders walk across the Rhine and hold North Atlantic Council meeting in Strasbourg&lt;br /&gt;5 April: Obama in Prague for US-EU summit&lt;br /&gt;6-7 April: Obama visits Turkey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Obama effect reaches Nato&lt;br /&gt;Mardell: Siege of Strasbourg?&lt;br /&gt;In pictures: Nato summit violence&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I am pleased to say that a large number of countries have announced that they will provide additional support: Spain, the Netherlands, Portugal, Italy, Greece, Poland, Turkey and Croatia have joined Germany, who have already made similar announcements," he said at the end of the summit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"That means that burden-sharing over these next few critical months is a reality."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Earlier, German Chancellor Angela Merkel commended Mr Obama's new strategy for Afghanistan, saying: "It fits very well with what we all think."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are more than 70,000 foreign troops in Afghanistan, mostly under Nato command. Mr Obama is to send 21,000 additional US troops, while considering a further deployment of 10,000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasmussen row&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr Rasmussen will take over as Nato chief at the start of August.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;NATO: KEY MOMENTS&lt;br /&gt;Founded 1949, largely to block Soviet expansion into Europe&lt;br /&gt;Twenty-six member states who vow to defend each other&lt;br /&gt;Militarily dominated by the US&lt;br /&gt;Acted in non-member state for first time in 1995 - implementing military aspects of Bosnia peace accord&lt;br /&gt;Operated outside Europe for first time in 2003 - in Afghanistan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New doctrine for new threats&lt;br /&gt;New start for US and Russia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He was only appointed after a day of sometimes frantic diplomatic exchanges, BBC diplomatic correspondent Jonathan Marcus reports from Strasbourg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turkey appeared determined to derail the candidacy of a man backed by all the other Nato allies, seeing Mr Rasmussen as insufficiently sensitive to Muslim concerns after the 2005 Prophet Muhammad cartoon row.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Turkish government was also angered by the operation of a pro-Kurdish television station on Danish soil but the pressure on Turkey was enormous, our correspondent says.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;His election was confirmed by Mr de Hoop Scheffer who said:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAVE YOUR SAY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Nato came into existence in a period when Cold War hostilities had become quite strong. What's the meaning of its existence in today's world?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deboshree, Delhi&lt;br /&gt;Send us your comments&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"You know that there has been discussion over the past 36 hours but the fact that we are standing here next to each other means a solution has been found also for the concerns expressed by Turkey, and we all very much agree and are unanimous."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr Rasmussen said he planned to step down as prime minister within days and wanted his Finance Minister, Lars Lokke Rasmussen, to take over from him.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turkish PM Recep Tayyip Erdogan said his country had agreed to drop its opposition to Mr Rasmussen's candidacy after receiving unspecified "guarantees" from President Obama. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-6925242803021379565?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/6925242803021379565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/extra-nato-troops-for-afghan-poll.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6925242803021379565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6925242803021379565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/extra-nato-troops-for-afghan-poll.html' title='Extra Nato troops for Afghan poll'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdgTxn_AyhI/AAAAAAAAAPk/kaCDSUJd7yI/s72-c/_45633725_troop_afp226x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-7336727128294889590</id><published>2009-04-04T19:00:00.000-07:00</published><updated>2009-04-04T19:09:08.988-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Pengunjuk Rasa Anti-NATO Bakar Hotel di Strasbourg</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdgSe3bp5wI/AAAAAAAAAPc/DNVhulj-0l8/s1600-h/_45634768_smoke2_ap_226200.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdgSe3bp5wI/AAAAAAAAAPc/DNVhulj-0l8/s320/_45634768_smoke2_ap_226200.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321023281223558914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemrotes yang menentang pertemuan puncak dua hari NATO di Strasbourg, Prancis, membakar satu hotel di dekat Sungai Rhine, Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Black Blocks, kumpulan orang berpakaian hitam yang condong melakukan kekerasan, membakar lantai dasar Hotel Ibis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asap hitam dan tebal serta kobaran api terlihat melahap hotel jaringan internasional tersebut. Kantor informasi pariwisata juga terbakar. Petugas pemadam berusaha memadamkan si jago merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada laporan mengenai korban cedera atau penangkapan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan ribu pengunjuk rasa berkumpul dari seluruh Eropa guna memprotes pertemuan puncak NATO di Strasbourg, tempat 28 pemimpin dari negara anggota perhimpunan tersebut mengakhiri pertemuan puncak mereka.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdgSPemU0eI/AAAAAAAAAPU/8tyRl2OriCI/s1600-h/20090403120033_45630418_007116962-203.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 203px; height: 152px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdgSPemU0eI/AAAAAAAAAPU/8tyRl2OriCI/s320/20090403120033_45630418_007116962-203.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321023016859390434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan puncak itu dituanrumahi secara bersama oleh Jerman dan Prancis pada kesempatan peringatan ulang tahun ke-60 NATO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan puncak tersebut diselenggarakan dengan pengamanan ketat, saat sebanyak 15.000 polisi Jerman dan 9.000 polisi Prancis dikerahkan di kota besar yang menjadi tuan rumah pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 25.000 sampai 40.000 pemrotes dari segala golongan, termasuk anti-NATO dan anti-globalisasi, datang dari seluruh Eropa, demikian keterangan pemerintah Jerman dan Prancis.( &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dari beberapa sumber )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-7336727128294889590?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/7336727128294889590/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/pengunjuk-rasa-anti-nato-bakar-hotel-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/7336727128294889590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/7336727128294889590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/pengunjuk-rasa-anti-nato-bakar-hotel-di.html' title='Pengunjuk Rasa Anti-NATO Bakar Hotel di Strasbourg'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdgSe3bp5wI/AAAAAAAAAPc/DNVhulj-0l8/s72-c/_45634768_smoke2_ap_226200.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8517535630542350604</id><published>2009-04-01T19:32:00.001-07:00</published><updated>2009-04-01T20:10:07.948-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Awas!!! Stres dan Impotensi Siap Menjangkiti Para Caleg</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdQq4PH4jLI/AAAAAAAAAPE/pQGDPVD-VXg/s1600-h/ompasikom.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 186px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdQq4PH4jLI/AAAAAAAAAPE/pQGDPVD-VXg/s320/ompasikom.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319924205452037298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kampanye pesta demokrasi di indonesia di mulai, kabar tersiar rumah sakit jiwa di beberapa daerah telah menyiapkan ruangan khusus untuk menyambut datangnya para Caleg yang gagal melenggang ke "istana" senayan.Termasuk di Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar Palembang Sumatera Selatan menyiapkan ruangan khusus bagi caleg yang gagal duduk di parlemen dan mengalami gangguan jiwa. Pihak rumah sakit akan menerapkan program berobat secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghabiskan banyak dana dan waktu adalah sebagian resiko yang harus dihadapi calon anggota legislatif atau caleg. Jika gagal terpilih, bisa-bisa si caleg mengalami depresi. Mengantisipasi hal itu, RSJ Ernaldi Bahar Palembang Sumatera Selatan menyiapkan sejumlah ruangan khusus perawatan bagi caleg yang mengalami gangguan jiwa akibat gagal menduduki kursi di parlemen. Pihak rumah sakit telah menyiapkannya jauh-jauh hari, sejak masa penjaringan caleg oleh parpol.&lt;br /&gt;Dalam hal perawatan nantinya, pihak rumah sakit akan menerapkan program berobat secara cuma-cuma alias gratis. Meski telah menyiapkan lebih dari 200 tempat tidur, pihak rumah sakit tetap berharap tidak ada caleg gagal yang masuk rumah sakit jiwa. Bagi para caleg, selain siap menang, juga harus siap mental jika kalah dalam pemilu nanti.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdQrdetE3sI/AAAAAAAAAPM/-gQk8suPs4k/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 80px; height: 123px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdQrdetE3sI/AAAAAAAAAPM/-gQk8suPs4k/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319924845289725634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beda lagi berita yang tersiar dari Samarinda, dr Anthony T menjelaskan "Tidak hanya persoalan impotensi, namun berbagai penyakit akibat beban luar biasa pada fisik dan psikis yang dialami caleg bisa terjadi"&lt;br /&gt;Anthony yang juga sehari-hari sebagai ketua tim kesehatan KONI Kaltim itu menjelaskan, faktor beban fisik dan psikis yang berat bisa menjadi sumber impotensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memperkirakan, jumlah caleg yang mengalami stres dan depresi berat akibat gagal meraih suara pada pemilu akan bertambah karena jumlah parpol dan caleg meningkat tajam pada Pemilu 2009 dibanding Pemilu 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor psikis, misalnya, mengalami stres dan depresi berat akibat kegagalan dalam meraih suara bisa menimbulkan ketegangan sehingga sulit untuk ereksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mengalami kegagalan ereksi akibat ketegangan pikiran, biasanya akan memperparah keadaan depresi. Apabila berulang-ulang mengalami kegagalan dalam ereksi, maka kian memperburuk kondisi caleg sehingga terjadi impotensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depresi berat itu sendiri terjadi akibat ketidakseimbangan antara kehendak hati, pikiran dan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketidakseimbangan antara keinginan begitu menggebu-gebu, memikirkan harta yang sudah dikeluarkan serta hasil yang tidak memuaskan sehingga timbul distorsi dalam tubuh. Ujung-ujungnya bukan hanya impotensi, bahkan termasuk gangguan kejiwaan," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi bisa diperkirakan bahwa usai pemilu legislatif nanti, akan banyak caleg yang mengalami impotensi akibat beban berat fisik serta psikis," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengantisipasi hal itu, kata dia, sepenuhnya tergantung kepada kesiapan mental dari setiap caleg dalam menghadapi hasil perhitungan suara Pemilu 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi tergantung dari kesiapan mental, agama serta seberapa besar harta yang dikeluarkan pada pra pemilu (kampanye). Mungkin bagi yang uangnya banyak, tidak masalah. Namun bagi mereka (caleg) yang habis-habisan mengeluarkan harta namun gagal meraih kursi, disertai mental yang tidak cukup kuat maka bisa mengalami depresi berat dan impotensi," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai pengobatan impotensi, kata dia menambahkan, tergantung kepada faktor penyebabnya sehingga butuh keterbukaan, komunikasi dan kerjasama baik dengan istri maupun terhadap dokter yang merawatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pengelola Rumah Sakit Atma Husada Mahakam (dulunya dikenal sebagai Rumah Sakit Jiwa/RSJ Samarinda) kini mengantisipasi bertambahnya jumlah pasien terkena gangguan kejiwaan, khususnya dari para calon anggota legislatif Pemilu 2009 yang mengalami depresi berat akibat gagal meraih kursi dewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak mengelola telah menyiapkan sekitar 30 tempat tidur pada ruangan khusus, yakni di Gedung Instalasi Pemulihan Ketergantungan Napza dengan didukung oleh empat dokter dan 10 perawat siaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran akan ada caleg yang mengalami depresi berat pasca Pemilu 2009 bukan tanpa alasan karena bercermin pada pengalaman pemilu sebelumnya. Pada Pemilu 2004 beberapa caleg sempat mendapat pelayanan di rumah sakit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Pemilu 2004 jumlah Parpol hanya 24 partai, sedangkan Pemilu 2009 mencapai 38 Parpol. Khusus untuk DPRD Kaltim, jumlah kursi yang diperebutkan dari 45 menjadi 55 kursi akibat pertambahan jumlah pemilih (penduduk).( Dari beberapa sumber )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8517535630542350604?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8517535630542350604/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/awas-stres-dan-impotensi-siap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8517535630542350604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8517535630542350604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/04/awas-stres-dan-impotensi-siap.html' title='Awas!!! Stres dan Impotensi Siap Menjangkiti Para Caleg'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdQq4PH4jLI/AAAAAAAAAPE/pQGDPVD-VXg/s72-c/ompasikom.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2331127494658994248</id><published>2009-03-30T03:05:00.000-07:00</published><updated>2009-03-30T03:06:17.959-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>"Tolerant" Iran Angers US Jews</title><content type='html'>CAIRO  An article by an American Jewish columnist about the tolerant Iranian society, peaceful treatment of the Jewish minority in the Islamic Republic and Israel's occupation of Arab lands has sparked a storm of criticism among American Jews. "I was surprised at the anger and intensity of the reaction," The New York Times columnist Roger Cohen told The Observer on Sunday, March 29.&lt;br /&gt;"I expected a reaction but did not expect it to blow up into a whole furor."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In an article about Iran last month, Cohen wrote that Jews in the Islamic Republic were "living, working and worshiping in relative tranquility."&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Dad, I'm Dying" Palestinian Holocaust Museum Iran is home to a Jewish community of 25,000, the largest in the Middle East after Israel.   Jews have lived in Iran since at least 700BC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Jewish columnist also criticized Israeli wars against Arab neighbors, saying the Middle East people have reasons to hate Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"They see Israel's bomb, its 41-year occupation of the West Bank, its Hamas denial, its repetitive use of overwhelming force."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israeli troops killed more than 1,400 Palestinians, mostly civilians, and injured 5,450 in 22 days of deadly attacks in Gaza in December and January.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel is also slapping a choking siege on Gaza, home to 1.6 million people, since Hamas seized control of the overcrowded seaside strip in 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Storm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cohen's article has triggered a storm of fierce criticism from Jews in the US and Israel amid accusations to the Jewish writer of being anti-Semitic and Iran apologist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"As soon as I read the column I thought a lot of people would be unhappy," Jack Lule, a journalism professor at Lehigh University, said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israeli daily The Jerusalem Post dubbed Cohen "misled" and the Atlantic Monthly called him "credulous".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jewish writer Ed Lasky also accused The New York Times columnist of being anti-Semitic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The Nazis had Theresienstadt, their 'model' concentration camp used to 'persuade' the gullible that Jews and others who aroused the ire of the Nazis were being treated well," he said on the American Thinker website.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Would Roger Cohen have had no problem portraying that favorably as well?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Jewish columnist wrote a series of follow-up columns defending his views, reminding that "hateful, ultranationalist rhetoric is no Iranian preserve."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Avigdor Lieberman, Israel's race-baiting anti-Arab firebrand, may find a place in a government led by Benjamin Netanyahu," he wrote.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But the fierce criticism never calmed down, stunning the Jewish writer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The 'self-hating Jew' things can come to the surface in some of the responses," Cohen said.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2331127494658994248?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2331127494658994248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/tolerant-iran-angers-us-jews.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2331127494658994248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2331127494658994248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/tolerant-iran-angers-us-jews.html' title='&quot;Tolerant&quot; Iran Angers US Jews'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-5588318849607161397</id><published>2009-03-30T02:59:00.000-07:00</published><updated>2009-03-30T03:02:54.666-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Boycott of Egypt copts un-Islamic: Muslims</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdCYZnyeh8I/AAAAAAAAAOw/oZi_UMZQQ8s/s1600-h/1238370417.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdCYZnyeh8I/AAAAAAAAAOw/oZi_UMZQQ8s/s320/1238370417.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318918725869406146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;CAIRO — An online campaign for boycotting Coptic businesses in Egypt is drawing fire from scholars and the Muslim Brotherhood, the country's biggest opposition group, as a violation of the tenets of Islam and a threat to social fabric.&lt;br /&gt;"This campaign is un-Islamic. It is forbidden," Ahmed Abdel-Rahim, professor of theology and philosophy at Al-Azhar University, told IslamOnline.net on Sunday, March 29.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Boycott can only be used against enemies not against countrymen and compatriots," he explained.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A campaign has been launched on the social network Facebook urging Egyptian Muslims to boycott businesses owned by Copts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organizers claim the campaign is a response to the church persecution of Christian women who converted to Islam, citing the case of Wafaa Constantin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constantin's conversion in 2004 sparked protests and fanned religious tension, forcing the authorities to hand her over to the church.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;The campaigners claim that she and others like her are being held against their will in the church.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Copts have a major economic clout in Egypt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;They control one-third of the country's wealth, according to official estimates in 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Major Egyptian companies of telecommunications, motors and construction are owned by Copts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"This campaign is a crime," journalist and script-writers Belal Fadl wrote in the mass-circulation Al-Masri Al-Youm daily.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadl, a Muslim, urged the country's attorney general to take a suo-moto notice of the case and issue an official investigation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poisonous&lt;br /&gt;Professor Abdel-Rahim warned that the anti-Copts campaign would only fuel religious hatred.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"This is a poisonous campaign which only serves in ignite sectarian divisions," he said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Islam endorses full citizenship rights for all people, regardless of their religion."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;According to the CIA World Fact Book, Muslims make up 90 percent of Egypt's 80 million people and Christians 10 percent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The largest group of Egyptian Christians belongs to the Coptic Orthodox church.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Muslim Brotherhood, Egypt's largest opposition group, also denounced the anti-Copts campaign.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"This campaign is totally rejected," senior Brotherhood member Essam Al-Erian told IOL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He said such campaigns tarnish the tolerant image of Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"It will open the door for claims of persecution of minorities in Egypt and will allow foreign interference."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bishop Matta Sawiris, the deputy leader of the Coptic Church's synod, agrees.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"It is an irresponsible call, which would fuel sectarian tension," he told IOL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"It will play into the hands of expatriate Copts to claim persecution of Copts in Egypt."(&lt;a href="http://islamonline.com"&gt;Islamonline&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-5588318849607161397?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/5588318849607161397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/boycott-of-egypt-copts-un-islamic.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5588318849607161397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5588318849607161397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/boycott-of-egypt-copts-un-islamic.html' title='Boycott of Egypt copts un-Islamic: Muslims'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdCYZnyeh8I/AAAAAAAAAOw/oZi_UMZQQ8s/s72-c/1238370417.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1080335390075506848</id><published>2009-03-30T00:33:00.000-07:00</published><updated>2009-03-30T00:36:56.215-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Demokrasil'/><title type='text'>Sisi Gelap Demokrasi; Otokrat Liberal sebagai Pilihan Strategis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdB2kTlGRRI/AAAAAAAAAOo/CLHrY3w7gjM/s1600-h/btablog_democracy2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 264px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdB2kTlGRRI/AAAAAAAAAOo/CLHrY3w7gjM/s320/btablog_democracy2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318881526027797778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, benarkah yang kita butuhkan adalah demokrasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita hidup di zaman demokrasi,” demikian Fareed Zakaria memulai karyanya, The Future of Freedom: Illiberal Democracy at Home and Abroad (2003). Demokrasi merupakan fenomena global yang tak terbantahkan. Ia tidak hanya merambah di dunia politik, melainkan juga mewabah di ranah ekonomi bahkan budaya. Globalisasi, kekayaan informasi, dan teknologi sesungguhnya adalah pertunjukan demokrasi. Pergeseran demokratis dalam budaya ditandai dengan semakin tersingkirnya standar-standar kualitas dan digantikan oleh peran kuantitas. Perubahan drastis dunia menuju demokrasi ini dipicu oleh tiga hal: revolusi teknologi, perkembangan kelas menengah, dan runtuhnya sistem-sistem alternatif. Dan Amerika adalah aktor di belakang layar yang paling penting dari tiga perubahan mendasar di atas. Di bidang informasi, misalnya, perkembangannya membawa perubahan besar dalam sistem kebijakan publik. Tahun 1920-an, jaringan informasi menjadi corong sentralisasi. Pada masa itu, gerakan-gerakan perebutan kekuasaan selalu terpusat pertama kali kepada sumber-sumber informasi. Saat ini, jaringan informasi begitu membludak, sehingga tidak memungkinkan satu kekuatan politik manapun menguasainya secara menyeluruh. Thomas Friedman menyikapi fenomena internet dengan mengatakan: “internet adalah satu sistem dimana setiap orang dapat dihubungkan tapi tak seorangpun yang dapat dikontrol.” Jaringan informasi saat ini malah semakin melemahkan pusat-pusat kekuasaan dengan munculnya terorisme dan gerakan separatis yang secara sistematis menggunakan jaringan informasi yang tak dapat dikontrol tersebut. Tak ayal lagi, demokrasi akan menjadi pilihan tunggal bagi sistem kehidupan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jalan Menikung Demokrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Orang mungkin boleh berbangga dengan kenyataan ini. Francis Fukuyama boleh menutup sejarah dengan kemenangan demokrasi liberal. Samuel P. Huntington boleh mengemukakan grafik gelombang demokrasi yang semakin menaik.Tapi apa yang dimaksud dengan demokrasi? Selama ini istilah demokrasi selalu merujuk kepada angan-angan Barat tentang demokrasi liberal: terciptanya pemilihan umum yang bebas dan adil, adanya rule of law, pembagian kekuasaan, terjaganya kebebasan berbicara, berkumpul, beragama, dan berkepemilikan. Definisi seperti ini menyesatkan dalam faktanya. Fareed Zakaria mencoba memisahkan konsep liberty dan demokrasi. Pada kenyataannya, demokrasi dan liberalisme tidak selalu seiring sejalan. Yang mencapai puncak-puncak kemajuaannya saat ini adalah demokrasi, bukan liberalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi di negara-negara Asia Tengah justru melapangkan jalan bagi kediktatoran. Indonesia dan Yugoslavia tampak lebih toleran dan sekuler pada masa pemerintahan Soeharto dan Tito dibanding pemerintahan sekarang yang demokratis. Bukan mustahil negara-negara Arab akan melahirkan diktator yang lebih sadis ketika mereka membukan kran demokrasi dibanding diktator yang sekarang memimpin. Masa depan Iraq justru lebih mengerikan sepeninggal diktator Saddam Husein. Kasus-kasus itu dipicu oleh perayaan demokrasi dengan menghilangkan prinsip-prinsip liberalisme—secara khusus, Zakaria menyebutnya “liberalisme konstitusional.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan demokrasi, liberalisme konstitusional bukanlah serangkaian proses seleksi pemerintah, melainkan lebih sebagai hasil-hasil pemerintah. Disebut liberal karena menggambarkan ketegangan filosofis sejak Yunani dan Romawi yang menekankan kebebasan individu. Disebut konstitusional karena menempatkan the rule of the law pada pusat politik. Oleh karenanya, liberalisme konstitusional merujuk kepada pembelaan hak-hak kehidupan dan kepemilikan individu serta kebebasan beragama dan berbicara. Dari sana kemudian muncul konsep pengawasan kekuasaan pemerintah, kesamaan di bawah hukum, pemerataan pengadilan, dan pemisahan agama dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta mengatakan, bahwa negara-negara Barat menjadi demokratis baru pada tahun 1940-an. Seratus tahun sebelumnya, negara-negara Barat justru telah mengadopsi prinsip-prinsip liberalisme konstitusional. Pada kasus Jerman, contoh yang paling populer, sebelum perluasan hak suara diberikan kepada warganya pada tahun 1880-an dan 1890-an, Jerman adalah wilayah dimana liberalisme begitu dijunjung tinggi. Pada tahun 1860-an dan 1870-an, pemilihan umum hanya diikuti oleh middle class yang terdidik dan kaya. Tapi setelah perluasan hak suara diberikan kepada semua warga laki-laki dewasa, yang terjadi adalah mobilisasi kaum buruh (oleh sosialis) dan kaum tani (oleh ultra nasionalis). Karl Lueger kemudian berusaha mengkombinasikan antara komunisme dan nasionalisme ke dalam apa yang disebut Cristian Socialism. Hal yang sama kemudian dilakukan oleh Hittler dengan membuat National Socialism (NAZI). Pemilu tahun 1930—delapan tahun setelah berdirinya—NAZI mengantongi suara 18 % dengan berada di urutan kedua. Tahun 1932, terjadi dua kali pemilu dan NAZI memenangi keduanya dengan 37 dan 33 % suara. Kemudian pemilu tahun 1933, NAZI menjadi pemenang mutlak dengan mengantongi 44 % suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanselir terkenal Jerman, Otto Von Bismark menjelaskan kenapa diperlukan perluasan suara di Jerman. Baginya, karena middle class terlalu kritis. Sementara perluasan suara kepada massa akan melanggengkan kekuasaan monarkhi konservatif. Tidak ada niat baik di sana. Nasionalisme otoritarian rasis yang muncul pada akhir Republik Weimar, menurut Jack Snyder, disebabkan oleh demokrasi kehidupan publik. Pada paruh pertama abad 20, terjadi perluasan hak suara di banyak negara. Tapi pada saat yang sama, liberalisme ditindas di mana-mana. Baru pada paruh kedua, otoritarianisme populis tersebut dihancurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara-negara bekas komunis, Yugoslavia, yang mencoba sistem demokrasi justru jatuh ke dalam konflik rasial yang berkepanjangan. Rusia sendiri yang telah mengakhiri masa pemerintahan komunis sejak akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an, sampai sekarang masih terkatung-katung dalam keterpurukan ekonomi. Negara-negara Afrika masih dihantui kekerasan-kekerasan kemanusiaan dan bahaya kelaparan sampai sekarang. Teori demokrasi yang memberi harapan akan jaminan keamanan dan kesejahteraan (Huntington dan Robert Dahl) ternyata banyak terbantahkan di dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fareed Zakaria tentu saja tidak menolak bahwa demokrasi adalah pilihan politik yang paling ideal. Hanya saja, ia melihat demokrasi dan liberalisme kadang-kadang banyak disalahpahami. Apa yang terjadi di banyak negara tersebut hanyalah fenomena bangkitnya demokrasi, bukan liberalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalah pahaman itu misalnya ketika Hongkong akan memisahkan diri dari kekaisaran Inggris dan menyatu dengan Cina, banyak kalangan yang mengkhawatirkan akan terjadi penghapusan demokrasi yang telah ada di Hongkong. Padahal sebetulnya Hongkong tidak demokratis. Pada kasus lain, banyak orang yang menganggap bahwa Palestina itu tidak demokratis karena di sana terjadi banyak kekerasan kemanusiaan. Padahal Yasser Arafat terpilih sebagai pemimpin Palestina secara demokratis. Salah kaprah mengenai demokrasi yang dicampuradukkan dengan liberalisme membuat berbagai analisis kadang-kadang keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liberal Otokrat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya, bagaimana membuat satu sistem pemerintahan yang menyatukan demokrasi dan prinsip-prinsip liberalisme? Atau bagaimana negara-negara yang sedang berada pada transisi menuju demokrasi atau negara-negara yang akan memasuki transisi bisa menciptakan sebuah sistem demokrasi jenuin? Pertama-tama, Fareed Zakaria mencoba membenarkan banyak jawaban yang menganggap ekonomi sebagai faktor paling penting dalam perkembangan transisi menuju demokrasi. Sejak awal kelahiran demokrasi, faktor ekonomilah yang membuat sistem ini berkembang luas. Jawaban klasik yang diberikan adalah bahwa ekonomi menghasilkan borjuis dan oleh karenanya middle class yang kuat. Sejarah demokrasi Amerika dan Inggris ditandai oleh perkembangan ekonomi yang kemudian munculnya borjuis-borjuis sebagai middle class. Amerika sendiri, menurut Tocqueville, adalah negara yang semua penduduknya adalah middle class. Inggris adalah contoh yang sangat baik dalam hal ini. Revolusi industri telah menciptakan borjuis-borjuis awal di Inggris yang akhirnya menjadi kekuatan masyarakat sipil di luar negara. Barington Moor Jr. menegaskan: “no bourgeoise, no democracy.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada titik ini, menurut Zakaria, reformasi ekonomi harus didahulukan ketimbang reformasi politik. Tidak mungkin sebuah negara bisa menerapkan demokrasi yang jenuin (demokrasi liberal) tanpa tatanan ekonomi yang mapan. Mexiko memberikan pelajaran yang sangat berharga. Pada tahun 1980-an, ketika Mexiko dilanda krisis utang, PRI, partai yang berkuasa dalam sistem satu partai sejak tahun 1926, melakukan reformasi ekonomi dengan membuka diri terhadap dunia ekonomi dan melonggarkan sistem ekonomi domestiknya. Tahun 1990-an, Mexiko mulai melakukan reformasi politik. Dan pada tahun 2001, Presiden Ernesto Zedillo memutuskan untuk mengadakan pemilu bebas yang pertama dalam sejarah Mexiko. Mexiko kemudian menjadi negara demokratis yang jenuin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus berbeda dialami oleh Rusia yang memulai perubahan di negerinya dengan reformasi politik. Dan sampai sekarang, demokrasi dan perkembangan ekonomi Rusia tidak pernah benar-benar stabil. Zakaria membenarkan kepemimpinan otokrat untuk mengawal reformasi ekonomi menuju reformasi politik. Reformasi ekonomi yang terjadi di Cina dan kemapanan ekonomi yang ada di Singapura, cepat atau lambat, akan membuat kedua negara non-demokratis itu menjadi negara-negara demokratis yang jenuin. Awal menuju demokrasi jenuin bukanlah illiberal democracy, melainkan liberal otocract.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1080335390075506848?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1080335390075506848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/sisi-gelap-demokrasi-otokrat-liberal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1080335390075506848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1080335390075506848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/sisi-gelap-demokrasi-otokrat-liberal.html' title='Sisi Gelap Demokrasi; Otokrat Liberal sebagai Pilihan Strategis'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdB2kTlGRRI/AAAAAAAAAOo/CLHrY3w7gjM/s72-c/btablog_democracy2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-6948908313106668406</id><published>2009-03-30T00:23:00.000-07:00</published><updated>2009-03-30T00:25:39.143-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Demokrasil'/><title type='text'>Jalan Sesat Demokrasi Liberal dan Neoliberalisme</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBz7TZQDdI/AAAAAAAAAOg/53HysGXpvg8/s1600-h/signorellidetail.jpe"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 230px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBz7TZQDdI/AAAAAAAAAOg/53HysGXpvg8/s320/signorellidetail.jpe" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318878622580215250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jalan Sesat Demokrasi Liberal dan Neoliberalisme&lt;br /&gt;Sejarah telah usai,” teriak Francis Fukuyama. Seruan itu tepat didengungkan setelah komunisme di Uni Sovyet runtuh lewat program glasnost dan perestroika dan hampir bersamaan dengannya China juga mulai membuka ekonomi nasionalnya. Komunisme dan model ekonomi-terpimpin yang awalnya begitu gagah dan tangguh melawan kapitalisme dan demokrasi liberal, tiba-tiba jatuh tersungkur tak bangkit lagi. Perang Dingin usai sudah. Lewat seruan Fukuyama itu genderang kemenangan sudah ditabuh. Hingga kini, Demokrasi Liberal dan Kapitalisme menjadi pemenang tunggal peradaban. Lantas, seperti Fukuyama ungkapkan, tugas manusia modern menjadi semakin ironis; hanya merawat dunia yang laksana museum tambo. Tidak ada lagi gairah, perlawanan dan antidot. Cerita tentang sosok Che sang petualang revolusi sudah harus dikubur dalam-dalam. Kisah heroik Lenin hanya tinggal sejarah di buku-buku, keberanian Usamah bin Laden cukup hanya tersemat di kaos-kaos anak muda saja. Narasi besar tentang revolusi dan perlawanan massa hendak diakhiri, tetapi narasi besar yang lain, yang berwujud demokrasi liberal dan kapitalisme harus tetap dibiarkan melenggang. Lantas seorang sastrawan Indonesia, Gunawan Mohamad, mengamininya dengan menuliskan sebuah buku; Setelah Revolusi Tak Ada Lagi.&lt;br /&gt;Benarkah Demokrasi Liberal dan kapitalisme adalah satu-satunya kebenaran? Benarkah tidak akan ada perlawanan terhadap dominasi “Two Towers” (baca: demokrasi liberal dan kapitalisme) ini? Benarkah ini sistem yang terbaik? Benarkah kapitalisme dan demokrasi liberal tidak akan mengalami krisis dan kontradiksi internalnya?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petaka Demokrasi Liberal&lt;br /&gt;Krisis dan kritik terhadap model demokrasi liberal sebenarnya sudah jauh hari diingatkan oleh beberapa kalangan. Kritik terhadap demokrasi datang dari tradisi Marxisme - utamanya Lenin – yang menyebut bahwa demokrasi sebenarnya adalah siasat kaum borjuis. Lenin mengolok demokrasi liberal sebagai kediktatoran kaum borjuis (the dictatorship of borguise), dimana instrumen dan sumberdaya kekuasaan yang berupa hukum, ekonomi dan politik terkonsentrasi pada segelintir kelompok borjuis saja. Karena itu, alih-alih berpihak kepada kesejahteraan proletar, model demokrasi ini hanya akan menghasilkan model politik massa mengambang serta lahirnya oligarkh dan teknokrat politik yang enggan berbaur dan menjawab tuntutan serta penderitaan rakyat.&lt;br /&gt;Tidak hanya pada tradisi marxisme, kritik terhadap demokrasi liberal juga datang dari kalangan pendukungnya sendiri. Ironi ini bermula dari teoretisi demokrasi Joseph Schumpeter yang menafsirkan demokrasi hanya terbatas sebagai mekanisme memilih pemimpin melalui pemilu yang kompetitif dan adil. Senada dengan itu, Samuel P. Huntington, sama naifnya dengan Schumpeter, juga menyanyikan nada yang seirama. Bagi Huntington, kualitas demokrasi diukur oleh pemilihan umum yang kompetitif, adil, jujur dan berkala dan partisipasi rakyat yang tinggi selama pemilu. Cita-cita mulia demokrasi direduksi menjadi sebatas hal yang prosedural dan teknis. Akibatnya, demokrasi hanya diwujudkan dalam pemilu. Suara rakyat dibutuhkan dan ditambang hanya ketika pemilu datang. Setelah itu, suara rakyat ditendang dan dikhianati; kebijakan publik tidak lagi memihak rakyat, harga-harga semakin mahal, penggusuran dimana-mana, BBM dinaikkan, pendidikan dan kesehatan dikomersialisasikan, kemiskinan dan pengangguran tetap saja berkembang biak. Demokrasi, dalam cita-cita yang sesungguhnya, perlahan-lahan mati.&lt;br /&gt;Dalam konteks ini kritik Geoff Mulgan terhadap paradoks demokrasi sangat tepat dan jitu. Ada tiga hal pokok dalam kritiknya terhadap demokrasi. Pertama, demokrasi cenderung melahirkan oligarki dan teknokrasi. Bagaimana mungkin tuntutan rakyat banyak bisa diwakili dan digantikan oleh segelintir orang yang menilai politik sebagai karier untuk menambang keuntungan finansial?&lt;br /&gt;Kedua, prinsip-prinsip demokrasi seperti keterbukaan, kebebasan dan kompetisi juga telah dibajak oleh kekuatan modal. Yang disebut keterbukaan, hanya berarti keterbukaan untuk berusaha bagi pemilik modal besar, kebebasan artinya kebebasan untuk berinvestasi bagi perusahaan multinasional, kompetisi dimaknai sebagai persaingan pasar bebas yang penuh tipu daya.&lt;br /&gt;Ketiga, media yang mereduksi partisipasi rakyat. Kelihaian media mengemas opini publik membuat moralitas politik menjadi abu-abu, juga cenderung menggantikan partisipasi rakyat. Ini berujung pada semakin kecil dan terpinggirkannya ‘partisipasi langsung’ dan ‘kedaulatan langsung’ rakyat.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, sesat pikir kaum demokrasi prosedural juga karena ia menyembunyikan fakta tentang negara dan kekuasaan. Negara, seperti kita semua maklum, adalah tempat akses dan relasi ekonomi, politik, hukum berlangsung. Karena itu, sistem demokrasi juga berhadapan dengan masalah ekonomi. Negara dan sistem demokrasi juga berhubungan dengan masalah bagaimana menciptakan kesejahteraan, bagaimana menjalankan dan mengatur finansial sebuah negara. Karena itu negara membutuhkan sebuah persekutuan yang taktis dan cepat. Karena hanya model ekonomi kapitalisme yang tersedia - yang bertumpu pada kekuatan modal besar -, maka demokrasi membutuhkan kapitalisme, begitu juga sebaliknya. Dari sini, persekutuan najis itu mulai tercipta.&lt;br /&gt;Di ujung jalan, tampaknya kapitalismelah yang berkuasa. Atas nama kemajuan dan perdagangan bebas, ia mulai mengangkangi negara. Atas nama pertumbuhan ekonomi, ia mulai menyiasati demokrasi. Lalu muncullah makhluk lama dengan baju yang baru: neoliberalisme. Sebuah makhluk yang mengendap-endap muncul, lalu menjalankan taktik “silent takeover”. Istilah terakhir ini dipinjam dari Noreena Heertz, artinya kurang lebih sebuah penjajahan yang terselubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teror Neoliberalisme&lt;br /&gt;Pada awalnya hanyalah gagasan. Neoliberalisme digulirkan sekelompok intelektual di sebuah dataran tinggi Mont Pelerin di Swiss. Beberapa pemikir, pengusaha dan media ini memperbincangkan dan mengangankan sebuah tata dunia baru yang tanpa tapal batas; sebuah tata dunia baru yang dikendalikan sepenuhnya oleh pasar dan kekuatan modal; sebuah tata dunia yang berjalan tanpa aturan negara; sebuah tata dunia yang meninggalkan negara kesejahteraan a la Keynessian menuju pasar bebas. Neoliberalisme kemudian dikenal sebagai sebuah kendaraan yang mengusung satu proyek besar dunia; globalisasi. Gagasan ini kemudian dengan cepat menjadi sebuah ‘horor global’ ketika ia diadopsi menjadi sebuah tata dunia baru. Ini terjadi setelah administrasi Reagen dan Tatcher mengadopsi gagasan Mont Pelerin Society ini. Setelah itu, hampir semua kebijakan dan lembaga internasional seperti World Bank, IMF dan WTO praktis mengalami perubahan untuk mendukung paham globalisasi.&lt;br /&gt;Paling tidak, ada dua faktor yang mendorong kenapa gagasan tentang neoliberalisme ini dipakai dan diadopsi oleh rejim anglo-america tersebut. Pertama, ada krisis besar dan resesi ekonomi dunia yang utamanya mengenai Amerika Serikat. Krisis ini semacam krisis overproduksi yang menimpa sejumlah perusahaan multinasional dan perbankan yang diakibatkan oleh sistem kapitalisme negara yang dianut oleh kebanyakan negara-negara dunia ketiga dan negara-negara miskin. Kedua, model negara kesejahteraan (welfare state) mengalami kebangkrutan akibat besarnya pengeluaran yang harus dikeluarkan oleh negara untuk jaminan sosialnya rakyatnya.&lt;br /&gt;Dengan demikian, kemenangan gagasan neoliberalisme adalah kemenangan bagi perusahaan multinasional dan sejumlah korporasi yang merasa menderita pada jaman kapitalisme negara. Termasuk juga kemenangan bagi negara maju dan sejumlah korporasinya untuk memberi ‘tekanan’ pada negara miskin agar mematuhi doktrin khas neoliberal: liberalisasi-privatisai-deregulasi. Pendeknya setelah jaman globalisasi neoliberal menjelang, maka tapak-tapak imperialisme ini mulai berjalan. Ini bisa ditandai oleh semakin mengguritanya korporasi internasional yang bersiap mencengkeram seluruh kehidupan rakyat.&lt;br /&gt;Noreena Hertz punya gambaran yang menarik, bagaimana suasana yang terjadi setelah dunia berada dalam jaman globalisasi neoliberal ini. Menurutnya, selama berlangsungnya era globalisasi yang ditandai oleh kebijakan privatisasi, deregulasi dan liberalisasi perdagangan, dan kemajuan teknologi komunikasi, terjadi pergeseran kekuasaan. Kekuasaan pasar dan korporasi global tiba-tiba tumbuh mejadi monster yang bisa mengancam keberadaan negara dan demokrasi rakyat.&lt;br /&gt;Dalam data yang dimiliki oleh Noreena tercatat ada 100 perusahaan multinasional terbesar mengontrol 20% aset asing global, 51 dari 100 negara terbesar dunia adalah perusahaan, hanya 49 yang merupakan negara bangsa. Penjualan General Motor dan Ford lebih besar daripada GDP seluruh negara-negara sub-sahara Afrika. Aset IBM, BP dan General Electric lebih besar daripada kebanyakan negara-negara kecil; dan Wal-Mart, pengecer supermarket Amerika Serikat, memiliki penghasilan yang lebih besar daripada negara-negara Eropa Timur dan Tengah termasuk Polandia, Republik Ceko, Ukraina, Hungaria, Rumania dan Slovakia. Karena itu barang-barang yang dikonsumsi manusia hampir berada dalam genggaman korporasi ini. Di tangan mereka-lah kehidupan dunia kini dipertaruhkan.&lt;br /&gt;Kekuasaan korporasi yang sangat hegemoik dan monopolis ini tentu mengakibatkan sebuah tata dunia yang timpang. Tata dunia yang ditandai oleh ketidakadilan sosial dan makin merebaknya kemiskinan. Sebuah tata dunia yang menghasilkan jurang dan celah yang begitu lebar antara yang kaya dan yang miskin. Menurut Noreena, globalisasi neoliberal ini jelas lebih banyak menghasilkan ‘mereka yang kalah’ dibandingkan dengan mereka yang menang. Kesaksian Noreena atas kemiskinan dan ketimpangan yang juga terjadi di Amerika dan Inggris menjadi bukti bahwa neoliberalisme memang ancaman besar bagi dunia.&lt;br /&gt;Korporasi multinasional ini tiba-tiba berkembang menjadi finance oligarchy yang bersiap-siap untuk melucuti demokrasi dan keadilan sosial. Bahkan, tak segan-segan, untuk menegakkan prinsip-prinsip neoliberalisme, kekerasan juga dihalalkan dan rezim otoriter pun juga didukung asalkan menegakkan prinsip-prinip demokrasi pasar dan neoliberalisme, maka tentu juga akan tetap didukung. Yang penting, akumulasi modal dan penumpukan laba jalan terus.&lt;br /&gt;Begitulah ceritanya. Di negara-negara yang dulunya dipimpin oleh rejim otoriter (seperti Indonesia, Argentina, Rusia, Korea Selatan atau Brazilia) neoliberalisme masuk ketika negara-negara itu mengalami krisis politik dan krisis ekonomi. Pada masa itulah melalui sejumlah agen-agen utamanya semisal IMF dan World Bank, agenda neoliberalisme mulai masuk dan membuat sejumlah penyesuaian struktural. Dan disambutlah sebuah jaman yang seringkali disebut-sebut dengan nada optimis yang meluap: transisi menuju demokrasi.&lt;br /&gt;Tetapi, kita sebaiknya tidak menelan mentah-mentah sebuah doktrin bahwa setelah rejim otoriter runtuh, maka demokrasi akan menjelang, kesejahteraan dan keadilan pasti akan datang. Faktanya, ada kekuasaan lain yang jauh lebih imperalistik dan menindas. Sebuah kekuasaan korporasi yang senantiasa mengincar jalan yang sedang ditempuh oleh negara-negara yang mengalami masa transisi. Jadi, di negara-negara manapun perjalanan transisi bukan berjalan secara alami, netral dan bukan tidak ada kepentingan-kepentingan modal yang mengincar setiap ruas jalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transisi (tidak) Menuju Demokrasi&lt;br /&gt;Salah satu buku babon yang seringkali dirujuk untuk mendalami transisi adalah karya Guillermo O’Donnel, Transisi Menuju Demokrasi, yang mengungkapkan beberapa kasus transisi demokrasi di Amerika Latin dan Eropa Selatan. Buku yang terdiri dari empat volume tersebut menjelaskan bahwa transisi demokrasi paling tidak dicirikan oleh suatu peralihan dari rejim otoritarian, baik yang berbentuk rejim otoriter birokratik, otoriter populis, maupun otoriter tradisionalis, menuju rejim yang lebih demokratis. Dalam karya itu, transisi yang ideal, menurut karya Guillermo O’Donnel, terletak pada pertama, model transisi politik yang berujung pada konsolidasi demokrasi, partisipasi politik, peranan partai politik yang kian meluas, adanya demiliterisasi dan liberalisasi ekonomi. Kedua, model transisi yang tidak diwarnai oleh sebuah kecenderungan revolusioner, yang berpotensi mengembalikan suatu negara ke rejim otoritarian. Ketiga, peranan faktor-faktor internasional yang seringkali mempromosikan demokrasi. Bagi O’Donnel, faktor-faktor internasional ini cenderung bernilai positif dalam pembangunan demokratisasi di sebuah negara.&lt;br /&gt;Dalam konteks yang sama, maka definisi demokratisasi yang ideal bagi masa transisi ini digambarkan oleh Adam Przeworski sebagai sebuah mekanisme institusionalisasi (pelembagaan) dari konflik yang berkelanjutan dan pelembagaan demokrasi yang mencakup cita-cita partisipasi dari seluruh kelompok yang berbeda cita-cita, kepentingan dan bahkan ideologi sekalipun dan memastikan agar semua kelompok itu bertanding dan berkontestasi dalam ‘ring’ dan mekanisme demokrasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku Malapetaka Demokrasi Pasar (Resistbook, 2005), Coen Husain Pontoh, dengan perspektif yang berbeda, mengatakan bagaimana kekuatan modal dan faktor internasional justru merupakan faktor dominan yang menyebabkan masa transisi berbelok arah. Tidak lagi transisi menuju demokrasi, melainkan transisi menuju neoliberalisme—atau yang disebutnya sebagai transition via internationalization. Sebuah model transisi yang dipandu oleh negara-negara maju melalui hutang luar negeri, sebuah gaya transisi yang juga disokong oleh lembaga keuangan internasional semacam IMF dan World Bank. Intinya adalah sebuah transisi yang mengajak sebuah bangsa untuk menuju neoliberalisme. Melalui pembedahan atas kasus Rusia dan Argentina, Coen hendak mengingatkan bahwa model transisi yang mengarah pada neoliberalisme pada dasarnya adalah sebuah perangkap yang justru akan memenjarakan demokrasi rakyat, mengabaikan hak-haknya dan lantas meluncurkannya pada jurang krisis yang tak kunjung usai.[] &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-6948908313106668406?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/6948908313106668406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/jalan-sesat-demokrasi-liberal-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6948908313106668406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6948908313106668406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/jalan-sesat-demokrasi-liberal-dan.html' title='Jalan Sesat Demokrasi Liberal dan Neoliberalisme'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBz7TZQDdI/AAAAAAAAAOg/53HysGXpvg8/s72-c/signorellidetail.jpe' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4310185670285907240</id><published>2009-03-29T20:44:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T20:52:40.749-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CIA'/><title type='text'>Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (2) : Yordan, Iran, dan Para Pengkhianat</title><content type='html'>"Saddam tidak terlihat ketakutan. Ketika tinggal hanya saya, Dr. Pachachi, dia berbicara, 'Seumur hidup, aku akan selalu memerangi Amerika, dan sekarang pun aku tengah memerangi mereka!'" tutur Chalabi. Yang bisa diingat oleh Chalabi adalah, semua orang yang berkhianat kepada Saddam terus menyesali perbuatannya sampai kini, bahkan ketika beberapa saat setelah Saddam tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAziJT29I/AAAAAAAAAOY/DJPYbslyLGk/s1600-h/1iraqwar3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAziJT29I/AAAAAAAAAOY/DJPYbslyLGk/s320/1iraqwar3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318822414007917522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jatuhnya Iraq tentu saja tak lepas dari tangan konspirasi banyak pihak. Ketika persengkongkolan telah terbuka di antara mereka, maka saatnya membagi-bagi kue kekuasaan di antara mereka, dengan CIA sebagai kepala mandornya, tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Chalabi, hancurnya Iraq sedemikian rupa tidak melulu karena invasi AS begitu saja, namun karena berbagai negara Arab pun mempunyai peran yang juga besar. Ketika Chalabi berada di Kurdistan, ia mendapat telefon dari Raja Hussein (Yordania).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Hussein secara terang-terangan meminta pertemuan langsung dengan intelijen Iraq yang tengah bekerja mendekati Saddam. Tak pelak, Raja Hussein disinyalir telah mengetahui rencana kudeta AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Hussein pun mengirim kepala intelijen Yordania untuk menemui Chalabi. Intelijen Yordan bertanya apakah mungkin melancarkan konspirasi bermula dari Yordan? Chalabi segera saja menyebutkan gerakan milter yang menentang Saddam. Namun tanpa sebab yang jelas, pada detik-detik terakhir Raja Hussein menarik Yordania dari pesekutuan itu. Sementara Saddam Hussein pun bukannya tak mengetahui. Sebelum ia jatuh dan ia masih mempunyai kekuasaan, setiap kali orang yang bersengkongkol menjatuhkannya diketahui, maka Saddam pun memberikan hukuman.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun yang paling memalukan bagi Chalabi adalah kepala intelijen Iraq, Taher Jalil al-Habbosh. Ia dibawa ke Yordan untuk dikorek segala keterangan darinya tentang Iraq dan dibayar sebanyak $5 juta. Permainan terus berjalan sebelum invasi meletus. Para intelijen yang berasal dari negara-negara Arab itu terus-terusan meminta uang. Setiap kali utusan dari CIA datang, dipastikan mereka selalu membawa segepok uang yang sangat banyak, dan segera saja informasi mengalir begitu derasnya. CIA jelas merasa tenang karena banyak pejabat Saddam yang telah bekerja pada dinas intelijen AS itu. Perang pun pecah pada 19 Maret 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang bermula dari George Tenet yang bertemu dengan Bush. Tenet mengatakan bahwa semua informasi telah berhasil didapatkan bahkan tentang posisi Saddam yang berada di peternakan di Al-Darwa, Baghdad. Tenet memberikan informasi bahwa Saddam tengah bersama dengan cucu-cucunya, namun Bush, yang semula mempertimbangkannya, menyerukan untuk terus maju saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang memberitahukan posisi Saddam ini adalah kelompot Kurdistan. Curangnya, semua pelaku konspirasi tidak pernah diberitahu waktu penyerangan itu oleh AS. Yang mereka tahu, bahwa AS telah mendirikan pangkalan militer di Bandara Harir dan Dataran Harir, sebelah utara Shaqlawa dan selatan Jalan Sabilah. Jay Arner, gubernur AS pertama untuk Iraq sama sekali bungkam akan masalah penyerangan ini. Tanggal penyerangan ini, Chalabi memastikan, diputuskan sendiri oleh Bush di Washington, 18 Maret malam.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAzVapDqI/AAAAAAAAAOQ/ZVetphI9mNM/s1600-h/1iraqwar2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 220px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAzVapDqI/AAAAAAAAAOQ/ZVetphI9mNM/s320/1iraqwar2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318822410590949026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Jangan juga dilupakan peran Iran dalam penyerangan ini," ujar Chalabi. "Iran memang tidak terlibat langsung, dan tidak mengirimkan pasukannya. Tapi mereka menyediakan semua fasilitas untuk semua pihak yang bekerja sama dalam penghancuran Iraq." Bahkan jauh sebelum invasi meletus, Iran telah juga ikut bekerja sama, dengan menyediakan tempat pertemuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak akan pernah menyebutkan nama, tapi para pejabat kelas atas Iran jelas berada di balik penyerangan AS terhadap Iraq. Jika saja Iran tidak bekerja sama dan tidak membantu AS, maka operasi AS di Iraq niscaya akan jauh lebih sulit!" terang Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran jika setelah invasi AS, rakyat Iraq benar-benar membenci Iran. Karena AS mengingkari janjinya, seketika Iraq berubah menjadi lautan kekacauan. Tidak jelas pembagian kue kekuasaan kepada siapa, makin membuat kondisi semakin parah. Ditambah dengan perlakuan tentara AS yang tak berperikemanusiaan, Iraq tak ubahnya menjadi arena jagal, yang lebih seringnya dilakukan kepada kaum muslim oleh tentara AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS sendiri tak langsung berhasil membunuh Saddam pada hari pertama pernyerangan. Ketika hari kedua mereka pun gagal, mereka makin gelap mata, dengan mengatakan Saddam telah terbunuh di Restoran Al-Saah di Al-Mansur, atau dimanapun itu, tapi semuanya bohong. Saddam bahkan menelefon Chalabi dan mengatakan bahwa ia masih hidup. "Ketika Collin Powell mengetahui saya mengatakan hal itu, ia menjadi berang dan mengatakan saya ini pembohong karena selalu berubah-ubah perkataannya setiap hari." tutur Chalabi. Saddam sendiri ketika itu ternyata berada di rumah tetangganya. Tradisi rakyat Iraq adalah melindungi tetangganya yang tengah kesulitan. AS makin kehilangan muka, dan semua informannya yang berasal dari Arab dicaci-makinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akhirnya AS berhasil menangkap Saddam, itupun karena pengkhianatan seorang keamanannya yang berasal dari Al-Mosallat bernama Muhammad Ibrahim. Seminggu sebelumnya, CIA menangkap Muhammad Ibrahim di rumah Saddam yang tengah dijaganya. Ia mengatakan bahwa Saddam ada di rumah itu, tapi tentara AS tak pernah berhasil menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya para tentara AS terus berjaga di dalam rumah Saddam, sampai kemudian salah seorang tentara menginjak sebuah kabel listrik tanpa sengaja. Ia menelusuri kabel itu yang membawanya ke sebuah lubang. Para tentara menelusuri lubang itu dan di dalamnya mereka menemukan lubang yang lain. Terus begitu, hingga akhirnya menemukan Saddam memegang banyak dokumen, uang 700 ribu dollar, sebuah senapan mesir dan sebuah pistol. Tentara AS mengarahkan senapannya kepada Saddam dan Saddam mengatakan, "Aku Saddam Hussein, Presiden Republik Iraq!" Wajah Saddam dipenuhi dengan jenggot.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAzdMvyGI/AAAAAAAAAOI/T7oQNI6lA0E/s1600-h/1irakwar6.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAzdMvyGI/AAAAAAAAAOI/T7oQNI6lA0E/s320/1irakwar6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318822412680153186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Saddam tidak berusaha melawan. Dia ditangkap pada 12 Desember. Setelah dilakukan test DNA, mereka segera menggelandangnya ke sebuah helikopter dan mebawanya ke bandara." tutur Chalabi. Apa yang terjadi setelah Saddam ditangkap?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Challabi ditelefon oleh Paul Bremer, gubernur AS untuk Iraq. Ketika Chalabi bertemu dengan Saddam, Bremer menawarinya untuk melihat saja melalui layar televisi, tapi Chalabi menolak. Ia pun masuk ke dalam kamar yang berukuran 5X3 meter. Dilihatnya Saddam tengah tidur di sebuah tempat tidur militer dan dijaga ketat oleh tentara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Saddam dibangunkan dan melihat Chalabi, Saddam sangat terpukul. Mereka duduk berhadapan. "Saya tidak bisa mengatakan apa-apa kepada Saddam. Saya melihat dua hal dalam dirinya: ketidakpeduliannya pada situasi global dan standarnya dalam kekuasaan, sekaligus juga kelemahannya dalam mempercayai orang. Dia adalah seorang yang narsis, dia selalu berpikir apa yang dilakukannya adalah benar tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu." ujar Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak ada yang lebih membuat Chalabi takut ketika ia melihat kenyataan di Baghdad. Situasi tidak terkendali. Selama 35 tahun Saddam berkuasa masih lebih baik dibandingkan dengan hanya beberapa jam setelah Saddam ditangkap. Kota berubah menjadi ganas, rakyat menjadi tak terlindungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak tokoh yang kemudian menemui Saddam, di antaranya adalah Muwaffaq al-Rubaie, penasihat keamanan nasional Iraq. Saddam hanya berkata kepada al-Rubaie yang menganut Syiah, "Anda seorang pengkhianat!". Sedangkan ketika Adnan Pachachi, seorang politisi Iraq, menemuinya, Saddam ditawari untuk pergi ke Kuwait, mungkin sebagai penebusan rasa bersalahnya kepada Saddam, dan Saddam hanya mengatakan, "Mengapa Anda melakukan itu?", dan Pachachi pun tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dalam bukunya yang diterbitkan di AS, Pachachi mengatakan, "Semua terjadi di masa lalu. Saya hanya menyaksikan saja tanpa bisa berbuat apa-apa..."&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAy70l6iI/AAAAAAAAAOA/nUXx4e5ye_U/s1600-h/1irakwar1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 215px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAy70l6iI/AAAAAAAAAOA/nUXx4e5ye_U/s320/1irakwar1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318822403720473122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang paling membuat Chalabi sangat puas adalah Saddam tak pernah mau berbicara dengan Paul Bremer, bahkan untuk sepatah katapun. "Saddam tidak terlihat ketakutan. Ketika tinggal hanya saya dan Dr. Pachachi, dia berbicara, 'Seumur hidup, aku akan selalu memerangi Amerika, dan sekarang pun aku tengah memerangi mereka!'" tutur Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bisa diingat oleh Chalabi adalah, semua orang yang berkhianat kepada Saddam terus menyesali perbuatannya sampai kini, bahkan ketika beberapa saat setelah Saddam tertangkap. (bersambung)/&lt;a href="http://eramuslim.com"&gt;eramuslim&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4310185670285907240?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4310185670285907240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-2-yordan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4310185670285907240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4310185670285907240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/detik-detik-invasi-as-ke-iraq-2-yordan.html' title='Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (2) : Yordan, Iran, dan Para Pengkhianat'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdBAziJT29I/AAAAAAAAAOY/DJPYbslyLGk/s72-c/1iraqwar3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-3246828556590836847</id><published>2009-03-29T20:31:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T20:44:07.583-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CIA'/><title type='text'>Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (1) ; Keterlibatan Kuwait, Saudi, Mesir &amp; Kerjasama CIA</title><content type='html'>Setelah para petinggi militer dan pejabat Iraq menjalin kontak dengan militer AS dan CIA, AS mulai menggulirkan rencana kudeta militer dengan bantuan Kuwait dan Saudi Arabia. "Kami mempunyai semua dokumen CIA," ujar Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA9SAP4kkI/AAAAAAAAANo/HNbV7vkXcwA/s1600-h/1konsiprasi_iraq.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 253px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA9SAP4kkI/AAAAAAAAANo/HNbV7vkXcwA/s320/1konsiprasi_iraq.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318818539438117442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali sebuah buku tentang invasi AS ke Iraq terbit, maka nama Dr. Ahmad Chalabi pun selalu disebut-sebut. Ia adalah direktur Konferensi Nasional Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang menyangkal kecerdasan Chalabi dalam skenario pelenyapan Saddam Hussein. Ia menganalisis semua arah. Ia membeberkan semua alur kelakuan buruk AS di Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Dr Chalabi ditanya apa gerangan yang akan dikatakannya kepada mantan Presiden AS, George Bush jika mereka bertemu dalam perayaan enam tahun invasi AS ke Iraq, Chalabi menjawab, "Saya akan mengatakan kepadanya, terima kasih telah mendepak Saddam Hussein tapi saya menyesal apa yang Anda perbuat selanjutnya di negeri kami." Chalabi menggambarkan George Tenet, mantan direktur CIA sebagai pembohong dan pecundang, Paul Bremer, gubernur AS di Iraq sebagai seorang yang jumawa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah Saddam divonis hukuman, Chalabi berusaha menemuinya. Darinya ia mengetahui berbagai kejadian atau alasan-alasan di balik hampir semua peristiwa yang menyangkut AS, Iraq dan kini Iran. Ketika Saddam akan digulingkan, Chalabi sesaat bernegosiasi dengan AS, bahwa AS hanya diberi wewenang untuk menghabisi Saddam tapi tidak untuk menguasai rakyat Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, lain dari yang telah disepakati. Chalabi menegaskan bahwa Bush telah melakukan sebuah kesalahan besar, malah kemudian AS berubah menjadi penjajah di Iraq. Menurut Chalabi, AS telah menciptakan sebuah kultur baru di Iraq. Ia mengatakan, "AS sengaja menciptakan 11 September untuk menyerang Iraq."&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA9cV5XJTI/AAAAAAAAANw/kwTGbFDdVSA/s1600-h/1konspirasiiraq2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA9cV5XJTI/AAAAAAAAANw/kwTGbFDdVSA/s320/1konspirasiiraq2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318818717047924018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut Chalabi, ketika pertama kalinya AS menyerang Iraq pada Januari 2003, ia tengah berada di Turki. Ia kemudian segera kembali ke Iraq melalui Iran, dengan berjalan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI Iran ia sempat bertemu dengan beberapa pejabat penting negaranya , di antaranya Sayyid Muhammad Baqer Al Hakim, ulama setempat yang terkenal dan para pemimpin Partai Ad Dakwah dan Organisasi Aksi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga bertemu dengan Mayor Jenderal Wafiq al-Samarani, dan Dr. Latif al-Rashid, menteri sumber daya alam Iraq sekarang. Ada juga menteri luar negeri Iran, Kamal Kharazi dan Jeneral Qasim Sulaiman, direktur Resolusi Gah Yerusalem. Inilah yang kemudian disebut-sebut sebagai Korps Quds. "Saat itu, AS dan Pentagon memaksa kami untuk segera membentuk sebuah pemerintahan sementara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya pemerintahan bayangan atau semetara ini, menurut Chalabi, AS mengatakan akan mendapatkan legalitas dalam mengirim tentaranya di Iraq. Hanya dalam waktu kurang dari satu minggu, Chalabi sudah menyusun semua apa yang diminta AS. Namun perjalanan ke Iraq dari Iran yang dilakukan dengan berjalan kaki mendapat kecaman dari AS, karena AS menilai Chalabi menunda-nunda penyerangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Chalabi memang telah mewanti-wanti, jika AS akan mulai melakukan penyerangan terhadap Saddam, maka pemerintahan bayangan ini harus sudah ada terlebih dahulu sesuai dengan kesepakatan. "Itu adalah langkah yang penting dalam membebaskan Iraq. Karena dengan adanya pemerintahan bayangan, rakyat tidak akan banyak menderita kerugian besar." demikian Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, dalam pandangan Chalabi, AS ternyata malah melakukan "kudeta". Tanpa sepentahuan Chalabi AS langsung mengadakan penyerangan. Pertama adalah dengan cara membunuh Adnan Khayrallah, menteri pertahanan Iraq yang juga merupakan sepupu Saddam, dalam sebuah helikopter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak yang berkhianat ketika itu, dengan menjadi informan CIA dan AS." ujar Chalabi. Ternyata selain kepada Chalabi, AS juga mengadakan kontak ke semua institusi dan pihak yang penting di Iraq. Setelah para petinggi militer dan pejabat Iraq menjalin kontak dengan militer AS dan CIA, AS mulai menggulirkan rencana kudeta militer dengan bantuan Kuwait dan Saudi Arabia. "Kami mempunyai semua dokumen CIA," ujar Chalabi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA9oyuCC1I/AAAAAAAAAN4/S1WIyy1CW4M/s1600-h/1konspirasiiraq3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 199px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA9oyuCC1I/AAAAAAAAAN4/S1WIyy1CW4M/s320/1konspirasiiraq3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318818930943462226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapa gerangan link AS dalam hal ini? Chalabi menyebutkan sebuah nama, yaitu Izzat Abed al-Razzaq Afifi, seorang bangsa Mesir yang bekerja di kedutaan besar Mesir di Baghdad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, Chalabi menyebutkan, bahwa Mesir pun ikut andil pula dalam kerusakan bangsa Iraq saat ini. Afifi lah yang menyediakan semua layanan kebutuhan informasi yang dibutuhkan CIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama periode ini CIA pun menginterogasi Chalabi. CIA mengatakan bahwa semua kondisi di Iraq sudah dikuasai oleh CIA. "Setelah semua pihak yang berkonspirasi saling mengenal, CIA kemudian menyuruh saya agar mengekspos keberadaannya." tutur Chalabi.  (bersambung)/&lt;a href="http://eramuslim.com/"&gt;eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-3246828556590836847?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/3246828556590836847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/setelah-para-petinggi-militer-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3246828556590836847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3246828556590836847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/setelah-para-petinggi-militer-dan.html' title='Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (1) ; Keterlibatan Kuwait, Saudi, Mesir &amp; Kerjasama CIA'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA9SAP4kkI/AAAAAAAAANo/HNbV7vkXcwA/s72-c/1konsiprasi_iraq.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8980199066829401022</id><published>2009-03-29T20:00:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T20:07:48.564-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Amrozi Masih Masuk Daftar Pemilih di Tenggulun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA3Ths2W6I/AAAAAAAAANg/kM1YtvncYG0/s1600-h/amrozi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 235px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA3Ths2W6I/AAAAAAAAANg/kM1YtvncYG0/s320/amrozi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318811968528079778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin belum hilang dari ingatan kita tentang para pelaku bom Bali I yang sudah di eksekusi mati beberapa waktu yang lalu.Walau sudah berpindah ke alam akhirat ternyata nama almarhum Amrozi, terpidana mati Bom Bali I, ternyata masih masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro Lamongan, Jawa Timur. Selain itu, adik Amrozi yang masih menjalani hukuman juga terdaftar sebagai pemilih tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya Amrozi dalam DPT itu terungkap oleh Panitia Pengawas Pemilu setempat. Awalnya panwas melihat adanya kejanggalan dalam DPT. Setelah diperiksa, ternyata Amrozi masih masuk dalam daftar itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain Amrozi, Panwaskab juga menemukan nama Ali Imron, adik Amrozi yang terlibat kasus Bom Bali dan hingga kini masih menjalani masa hukuman. Menurut ketua panwas, temuan ini semakin membuktikan kurang maksimalnya Komisi Pemilihan Umum daerah setempat dalam melakukan pemutakhiran data pemilih menjelang pemilu mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya panwas juga menemukan nama seorang anak berusia tiga tahun di Kecamatan Sarirejo masuk dalam DPT. Ketika dikonfirmasi, anggota KPU Lamongan mengaku akan melakukan kroscek terhadap temuan panwaskab ini. KPU secepatnya akan melakukan validasi ke masing-masing desa dalam waktu dekat. Mereka menargetkan, awal April permasalahan ini akan selesai.(sumber &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;a href="http://tvone.co.id"&gt;TVone&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8980199066829401022?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8980199066829401022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/amrozi-masih-masuk-daftar-pemilih-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8980199066829401022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8980199066829401022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/amrozi-masih-masuk-daftar-pemilih-di.html' title='Amrozi Masih Masuk Daftar Pemilih di Tenggulun'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SdA3Ths2W6I/AAAAAAAAANg/kM1YtvncYG0/s72-c/amrozi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4376868853691855139</id><published>2009-03-27T21:18:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T21:20:36.951-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>'SBY to Gintung? Not On Indonesia '</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2lTy8e-AI/AAAAAAAAANQ/fmNY55SR5TI/s1600-h/444.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 232px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2lTy8e-AI/AAAAAAAAANQ/fmNY55SR5TI/s320/444.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318088494505981954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://pemilu.inilah.com"&gt;INILAH.COM&lt;/a&gt;, Jakarta - Lake Tragedy Gintung Situ, Cirendeu, Tangerang, have been utilized for politicians fish in muddy water. Not frustrated many political leaders who try to attract sympathy with the location. Including the Chairman of the Board of Pembina Democrat Susilo Bambang Yudhoyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is expressed by the University of Indonesia political observer Boni Hargens to INILAH.COM, Saturday (28 / 3). SBY he considered the visit to the location of the disaster, Friday (28 / 3) is not in place. For, he leave in the middle of his campaigning for president for the Democratic Party.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He must leave office with the order as the Chairman of the Board of Pembina Democrat. Do not use the position as head of the country for up to the community, "said Boni,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY to visit Situ Gintung, Boni considered too unimportant in the SBY position as head of the country and as Chairman of the Board of Pembina PD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The chairman is quite partainya only. He is very limit. That is the same as the distribution of the new BLT distributed at the time the campaign opens. What is new is divided now? Government must be honest fool, "he said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boni does not claim to know whether SBY already campaigning to put on leave during a visit to the disaster location. If SBY is already campaigning and leave according to him are still reasonable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"But the political ethics, it is a shame. Too high in a position to visit the victims. If leave is not feasible. He already has five years to take a careful people. If you are still as incompetent in a way that means he failed, "said Boni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY visit was conducted before campaigning in the Alun-alun Kota Serang, Banten. Before leaving, SBY had fallen victim to see the condition of embankment Situ Gintung, after Friday prayers. Before that, SBY was campaigning in Bandung. [nuz]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4376868853691855139?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4376868853691855139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/inilah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4376868853691855139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4376868853691855139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/inilah.html' title='&apos;SBY to Gintung? Not On Indonesia &apos;'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2lTy8e-AI/AAAAAAAAANQ/fmNY55SR5TI/s72-c/444.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-3487674724093815519</id><published>2009-03-27T21:10:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T21:11:21.129-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>JK: Golkar Works Better</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2jY9kYpKI/AAAAAAAAANI/U8IN7fYIh4A/s1600-h/090326cgolkar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2jY9kYpKI/AAAAAAAAANI/U8IN7fYIh4A/s320/090326cgolkar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318086384233784482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;The only presidential candidate who comes from the government and is now campaigning on Thursday (26 / 3) this is the General Chairman of the Golkar Party. Before supporting the Sukmajaya, Depok, West Java, Jusuf Kalla aka JK promise if Golkar win, the price of basic akan stable and open the field a lot of work. "Golkar can work better," said JK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedagai in Serdang, North Sumatra, Capres Indonesian Democracy Party of Struggle of Megawati Sukarnoputri hurl criticism back to the government at this time. Megawati assess economic conditions of the people at the time the president himself to be still better [read: Megawati: Current Economic Conditions Bad].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In Pulomas, East Jakarta, a presidential candidate from the Hati Nurani Rakyat (Hanura) in front of its Wiranto supporters say the government needs to come up and filled by new people. In other words, Indonesia needs a new leader.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;General election to become the place to attract the public sympathy. However, people hope the leaders are not only sweet during the campaign, but forget when it is served. (&lt;a href="http://liputan6.com"&gt;ANS / Team Coverage 6 SCTV&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-3487674724093815519?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/3487674724093815519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/jk-golkar-works-better.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3487674724093815519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3487674724093815519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/jk-golkar-works-better.html' title='JK: Golkar Works Better'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2jY9kYpKI/AAAAAAAAANI/U8IN7fYIh4A/s72-c/090326cgolkar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-114898477153660953</id><published>2009-03-27T19:47:00.001-07:00</published><updated>2009-03-27T19:49:06.183-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Para Penjagal'/><title type='text'>Mereka Menjegal Cita-Cita Peradapan Islam</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mereka Menjegal Cita-Cita Peradapan Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Petarungan pemikirian-yakni pelurusan pemikiran yang menyimpang dan  konsep-konsep yang tidak benar-harus diberi prioritas dan didahulukan atas perkara lain.Hal ini dapat digolongkan sebagai “perang besar” dengan al-Qur’an sebagai senjatanya….”(Syaikh Yusuf Al Qaradhawi dalam Fiqh Al – Aulawiyaat,1995)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2P22zcFvI/AAAAAAAAAMc/egAcHOWoacc/s1600-h/_21410_Geert_Wilders.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 220px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2P22zcFvI/AAAAAAAAAMc/egAcHOWoacc/s320/_21410_Geert_Wilders.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318064907581396722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Maret 2008, Belanda menjadi sorotan dunia akibat penayangan film Fitna garapan Geert Wilders, anggota Parlemen Belanda dari partai sayap kanan, Freedom Party.&lt;br /&gt;Film berdurasi 17 menit yang membakar perasaan umat Islam sedunia itu ditayangkan pertama kali pada Kamis ( 27/03).Dalam film itu, Wilders menggambarkan al-Qur’an sebagai Kitab Suci yang mendorong kekerasaan dan betrsifat rasis.Ia bahkan menyamakan al Qur’an dengan Mein Kampf, karya Adolf Hitler.&lt;br /&gt;Pemerintah Belanda sendiri sejak awal mengecam film tersebut.”Film itu menyamakan Islam dengan kekerasan.Kami menolaknya,”tegas wakil pemerintah Negeri Kincir Angin ini pasca penayangan film Fitna.Kecaman serupa datang dari Eropa.Dalam siaran persnya, Uni Eropa menegaskan bahwa film itu tak punya nilai bagi dialog antaragama.Uni Eropa dan negara-negara anggotanya, demikian bunyi pernyataan itu, memang mendukung prinsip kebebasan berekspresi, tapi harus didasari semangat untuk menghormati agama dan keyakinan lain.&lt;br /&gt;Reaksi dari dunia Islam, bisa dibayangkan, sangat keras, termasuk di Indonesia.Demo-meski dalam skala kecil-terjadi di sejumlah titik seperti di Jakarta dan Medan( Sumatera Utara ).Pagarkonjen Belanda di Medan bahkan sempat dirusak.Disaat yang sama, paracendikiawan Muslim  ramai-ramai mengingatkan masyrakat agar menghindri aksi anarkis.&lt;br /&gt;Fitna bukanah fitnah pertama.Sebelumnya, ada Salman Rushdie yang menghuja t Islam lewat novelnya  Ayat-ayat Setan.Beberapa waktu lalau, kasus karikatur Nabii dipublikasikan oleh harian Denmark Iylland- Posten telah mengguncang dunia, yang berujung pada kecaman, protes, bahkan boikot terhadap produk Denmark.&lt;br /&gt;Sejarah fitnah dn hujatan terhadap Islam akan berderet panjang jika dirujuk hingga awal kemunculan Islam.Tapi semua itu tak punya nyali dan gigi di hadapan sunnatullah kemenangan agama ini.”Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut( tipu daya) mereka, tetapi Allah( justru)menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya.”( As-Saff;61:8) &lt;br /&gt;Yahudi dan Nasrani&lt;br /&gt;Dalam proses kebangkitan Islam, akan selalu ada musuh.Karenanya, kaum Muslim perlu mengenal karakter musuh agar bisa selamat dari telikunagan dan tikaman mereka, baik yang kasat mata maupun yang menyerang di balik selimut.&lt;br /&gt;Dalam konstek iini, pihak pertama dan utama yang tidak rela dengan tegaknya peradaban Islam, siapa lagi kalu bukan Yahudi dan Nasrani.Allah SWT berfirman “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.Katakanlah:’Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk ( yang benar ).’Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindng dan penolong bagimu,”( al Baqarah [2]:120).&lt;br /&gt;Permusuhan itu diwujudkan bukan hanya dalam bentuk pemurtadan dan kristenisasi seperti kerap terjadi dikantong-kantong Muslim.Yang jauh lebih berbahaya adalah bagaimana mengubah kebiasaan dan perilaku kaum Muslin agar sesuai dengan tradsi dan kebiasaan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Yahudi dan Nasrani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2QBrv-teI/AAAAAAAAAMk/5N4uNXoxca8/s1600-h/Samuel_Zwemer.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2QBrv-teI/AAAAAAAAAMk/5N4uNXoxca8/s320/Samuel_Zwemer.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318065093592659426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidato pembukaan Yahudi di Yerussalem, Samuel Zwemmer, ketua Asosiasi Yahudi Internasional, menytakan bahwa yang trerpenting bukan membuat umat Islam keluar dari agamanya, tapi bagaimana mereka di jauhkan dari pegangan hidup mereka, yakni al-Qura’an dan sunnah.&lt;br /&gt;Dan itulah yang terjadi.Begitu banyak tradisi dan kebiasaan Yahudi dan Nasrani yang diikuti oleh umat Islam, sadar atau tidak.Mulai dari valentine Day, perayaan natal bersama, pesta ulang tahun, mode pakaian yang menyingkap aurat, dan berbagai tradisi lainnya yang bertentangan dengan Islam.Sabda Rasulullah SAW, 15 abab silam,”Kalian betul betul pasti akan mengikuti tradisi-tradisi orang sebelum kalian, bahkan walaupun mereka masuk dalam lubang biawak, kalian pasti akan mengikutinya.”Para sahabat bertanya,”(Apakah) mereka( yang dimaksud adalah) Yahudi dan Nasrani?”Rasul SAW menjawab,”Maka siapa lagi?’( Riwayat Muslim).&lt;br /&gt;Strategi infiltrasi dan pengaburan inilah yang tengah di tempuh oleh kalangan non-Muslim dalam menyerang kaum muslimin.Ini lebih berbahaya, karena umat Islam tidak menyadari adanya serangan itu.&lt;br /&gt;Lebih parahnya lagi, Yahudi dan Nasrani telah sukses membina para pembebek dan pengekor bagi berbagai ideologi dan pemikiran mereka.Siapakah mereka?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-114898477153660953?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/114898477153660953/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/mereka-menjegal-cita-cita-peradapan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/114898477153660953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/114898477153660953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/mereka-menjegal-cita-cita-peradapan.html' title='Mereka Menjegal Cita-Cita Peradapan Islam'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sc2P22zcFvI/AAAAAAAAAMc/egAcHOWoacc/s72-c/_21410_Geert_Wilders.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1538738466294836806</id><published>2009-03-24T18:29:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T18:34:45.497-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Demokrasil'/><title type='text'>LIMA PULUH DOSA DAN KERUSAKAN Demokrasi, Pemilu, dan Partai ( Tamat)</title><content type='html'>Dari hasil kajian dan pemantauan langsung di lapangan telah terbukti gagal dan tidak ada manfaatnya sistem ini, di mana banyak para aktivis dakwah di pelbagai negara seperti Mesir, Aljazair, Tunisia, Yordania, Yaman, dan lain-lain yang telah ikut berperan dalam pentas demokrasi ini, namun hasilnya sama-sama telah diketahui “hanya sekedar mimpi dan fatamorgana” sampai kapan kita masih akan tertipu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Orang yang mau memperhatikan dan mencermati akan tahu bahwa sistem demokrasi akan menyimpangkan alur shahwah Islamiyah (kebangkitan Islam) dari garis perjalanannya, melalaikan akan tujuan dasarnya dan juga akan menjurus kepada perubahan total yang mendasar dan menyeluruh, yang hanya bertumpu pada prediksi dan khayalan belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. (Diberlakukannya sistem demokrasi) berarti menafikan peran ulama dan menghilangkan kedudukan mereka di mata masyarakat padahal merekalah yang memiliki ilmu dan menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, karena mereka sudah tidak lagi ditaati dan dijadikan sebagai pemimpin lantaran kebijaksanaan hukum berada di tangan mayoritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Sistem demokrasi memupuskan minat dan semangat untuk mendalami ilmu syar’i dan tafaqquh fi’d-dien dan menyibukkan manusia dalam hal-hal yang tidak bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Sistem demokrasi menyebabkan terhentinya ijtihad, karena tidak ada istilah mujtahid dan muqollid dalam barometer demokrasi, semuanya adalah mujtahid tanpa perlu memiliki perangkat ijtihad atau melihat kepada dalil-dalil syar’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Sistem ini dapat menyebabkan hancur dan binasanya harakah Islamiyah, karena sering kali harakah-harakah ini bertikai dan berkonfrontasi dengan orang-orang yang menyelisihi mereka tanpa mempunyai kemampuan dan persiapan untuk menghadapi musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Menurut sebagian aktivis dakwah, tujuan mereka masuk ke dalam sistem ini adalah untuk menegakkan hukum Allah. Padahal mereka tidak akan mewujudkannya kecuali dengan mengakui bahwa rakyat adalah sebagai penentu dan pembuat hukum, ini berarti ia telah menghancurkan tujuan (yang ingin dicapainya) dengan sarana yang dipergunakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Demokrasi adalah sebuah sistem yang menipu rakyat pada hari ini, dengan propagandanya hukum berada di tangan rakyat dan rakyatlah sebagai pemegang keputusan, padahal pada hakekatnya tidaklah demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Demokrasi menyita dan menghabiskan waktu dan tenaga para ulama dan aktivis dakwah, dan membuat mereka lalai dari membina umat dan dari berkonsentrasi untuk mengajarkan dienul Islam kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Dalam sistem demokrasi kekuasaan dibatasi sampai pada masa tertentu, jika masanya telah berakhir maka ia harus turun untuk digantikan dengan yang lainnya., kalau tidak maka akan terjadi pertikaian dan peperangan, padahal bisa jadi sebenarnya dialah yang paling berhak (karena memiliki kemampuan dan kecapakan yang memenuhi persyaratan sebagai seorang pemimpin) namun karena masa jabatannya telah habis ia diganti oleh orang lain yang tidak memiliki kemampuan seperti dirinya. Maka hal ini akan membuka pintu fitnah dan sikap membelot dari penguasa yang sah, padahal telah diketahui bahwa keluar (membelot) dari penguasa itu tidak boleh kecuali jika penguasa tersebut terlihat melakukan kekafiran yang nyata dan pembelotannya dapat mewujudkan kemaslahatan yang berarti serta memiliki kemampuan untuk melakukan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Dewan-dewan perwakilan adalah dewan-dewan thaghut yang tidak dapat dipercaya untuk mengakui bahwa pemilik dan penentu hukum secara mutlaq adalah Allah, maka tidak boleh duduk bersama mereka di bawah payung demokrasi, karena Allah  telah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al-Quran, bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah  diingkari dan dicemoohkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk bersama mereka sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian) tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam jahannam.” (Surat An-Nisaa’: 140)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan apabila kamu melihat orang-orang menghina ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini) maka janganlah kamu duduk lagi bersama orang-orang yang dzalim itu sesuadah teringat (akan larangan itu).” (Surat Al-An’am: 68)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Demokrasi pada hakekatnya menikam (menghujat) Allah  serta melecehkan hikmah dan syariat-Nya. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kita katakan sesungguhnya Allah telah mengutus para Rasul dan mewajibkan manusia untuk menaati mereka, mengancam orang yang tidak taat dengan neraka dan kebinasaan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurunkan kitab-kitab suci sebagai pemutus perkara di antara manusia. Dia menghalalkan dan mengharamkan, mewajibkan, memakruhkan dan mensunnahkan, memuji dan mencela, menghinakan dan memuliakan, mengangkat suatu kaum dan menjatuhkan kaum yang lain tanpa memandang dan melihat kondisi dan keadaan yang menyelisihi ajaran para Rasul. Bahkan ketika para Rasul tersebut datang, mayoritas manusia –kalau kita tidak mengatakan semuanya— dalam kesesatan dan dalam kungkungan kejahiliyahan yang membabi buta. Maka sekiranya demokrasi dan hak membuat dan memutuskan hukum yang berada di tangan rakyat itu benar, berarti semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perbuatan yang telah dilakukan Allah ini sia-sia belaka. Maha Suci Allah atas semua hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kita katakan sekiranya demokrasi itu haq (benar), niscaya diturunkannya kitab-kitab suci dan diutusnya para Rasul merupakan tindakan semena-mena dan dzalim serta berbenturan dengan pendapat dan hak manusia untuk menghukumi mereka dengan hukum mereka sendiri. Maha Suci Allah dari segala bentuk kedzaliman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, sekiranya demokrasi itu haq, niscaya hukum tentang jihad dan tumpahnya darah orang-orang kafir yang menentang Islam serta hukum membayar jizyah dan perbudakan adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tindak kedzaliman bagi mereka dan bertentangan dengan pendapat-pendapat mereka yang destruktif. Sikap seperti ini berarti menghujat syari’at Allah Subhanahu wa Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi lain, sekiranya demokrasi itu haq, niscaya pengusiran iblis dari surga, pembinasaan kaum Nabi Nuh, ditenggelamkannya Fir’aun dan pasukannya serta kebinasaan yang menimpa kaum Nabi Hud, Shalih, Syu’aib, dan Luth, ini semua merupakan tindak kedzaliman atas mereka karena Allah  mengadzab mereka lantaran pemikiran-pemikiran dan aqidah mereka yang destruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi lain, sekiranya demokrasi itu haq, niscaya hukuman rajam terhadap orang yang berzina dan hukuman cambuk terhadap orang yang minum arak merupakan tindak kekerasan dan kekejaman, dan mengusik kebebasan individu seperti dikatakan oleh orang-orang dzalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alangkah busuknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka, mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.” (Surat Al-Kahfi: 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Tinggi Allah atas apa-apa yang diucapkan oleh orang-orang yang dzalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Di bawah naungan sistem demokrasi berbagai bid’ah dan kesesatan dengan berbagai macam pola tumbuh subur dan orang-orang yang menyerukannya dari berbagai thoriqot dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;firqoh seperti Syiah, Rafidlah, Sufiah, Mu’tazilah, Kebatinan, dan lain-lainnya pun bermunculan. Bahkan di bawah naungan sistem ini mereka mendapatkan dukungan dan dorongan dari orang orang munafik yang berada di dalamnya dan juga dari kekuatan-kekuatan yang terselubung dari pihak luar. Dan Allah tetap memiliki urusan terhadap makhluk-makhluk ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Sebaliknya bertubi-tubi tuduhan dan dakwaan yang ditujukan kepada para aktivis dakwah dengan menjelekkan citra mereka di mata masyarakat umum sehingga mereka dijuluki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai pencari kedudukan, harta dan jabatan, dan mereka juga dijuluki sebagai penjilat dan masih banyak lagi julukan-julukan dusta lainnya sebagai akibat diberlakukannya asas bebas berbicara dan mengeluarkan pendapat serta menghujat harga diri orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Orang yang berada di dalam sistem ini dipaksa untuk bergabung dalam satu barisan bersama partai-partai murtad dan zindiq dalam mempertahankan prinsip-prinsip jahiliyah seperti deklarasi-deklarasi internasional, kebebasan pers, kebebasan berpikir, kebebasan etnis Arab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Sistem ini akan mengakibatkan hancurnya perekonomian dan disia-siakannya harta rakyat, karena anggaran belanja negara akan dialokasikan oleh partai-partai berkuasa demi memenuhi ambisi mereka dengan membangun gedung-gedung dan menjalankan kampanye pemilihan umum sesuai dengan yang mereka rencanakan dan agar partai-partai tersebut dapat mewujudkan pembelian dukungan (penggalangan dan pengumpulan massa) dengan iming-iming materi yang menggiurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Sistem ini memadukan antara haq dan bathil, jahiliyah dan Islam, serta antara ilmu dan kebodohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Demokrasi mencabik-cabik jati diri umat Islam dan menjatuhkan kewibawaan mereka melalui penghujatan atas syari’at dan tuduhan bahwa syari’at tersebut sudah tidak relevan lagi dengan kondisi zaman, juga melalui pengebirian sejarah dan hukum Islam dan mengilustrasikan bahwa Islam itu diktator tidak seperti demokrasi. Di samping itu demokrasi berarti meleburkan umat Islam secara membabi buta ke dalam satu wadah bersama orang-orang barat dari golongan Yahudi dan Nasrani yang memendam dendam kesumat kepada umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Sistem ini akan membuat labilnya keamanan suatu negeri dan terjadinya persaingan antar partai yang tidak berujung pangkal, maka manakala sistem ini diterapkan di suatu negara, niscaya akan tersebar rasa takut, cemas, persaingan antar penganut aqidah, aliran, fanatisme golongan dan keturunan, sikap oportunis dan bentuk-bentuk persaingan tidak sehat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Kalaupun ada kemaslahatan yang dapat dipetik dari berkiprah dalam demokrasi dan pemilihan umum, kemaslahatan ini masih bersifat parsial dan masih samar jika dibandingkan dengan sebagian kerusakan besar yang ditimbulkannya apalagi jika dibandingkan dengan keseluruhannya. Dan orang yang mengamati secara obyektif atas sebagian yang telah disebutkan akan menjadi jelas baginya ketimpangan sistem thoghut ini dan jauhnya dari dienullah bahkan sesungguhnya demokrasi adalah aliran dan sistem yang paling berbahaya yang dipraktekkan di dunia saat ini, ia merupakan induk kekafiran, dimana memungkinkan setiap aliran dan agama baik itu Yahudi, Nasrani, Majusi, Budha, Hindu dan Islam untuk hidup di bawah naungannya. Dalam barometer demokrasi semua pendapat mereka dihargai dan didengar, mereka berhak untuk mempraktekkan dan mengamalkan aqidah mereka dengan seluruh sarana dan fasilitas yang ada. Cukuplah hal ini sebagai anda zindiq dan keluar dari dien Islam, maka bagaimana mungkin setelah ini dikatakan sesungguhnya demokrasi itu sesuai dengan Islam atau Islam itu adalah sistem demokrasi atau demokrasi itu adalah syura sebagaimana dikatakan oleh sejumlah orang yang menggembar-gemborkan sistem ini sebagai sistem Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami mengharap dari setiap saudara yang berambisi untuk memperjuangkan Dienullah untuk benar-benar mencermati serta mengkaji kembali kerusakan-kerusakan ini, dan melihat kepadanya secara obyektif jauh dari fanatik individu, badan, atau institusi tertentu karena kebenaran itu lebih berhak untuk diikuti dan hikmah merupakan barang orang mu’min yang hilang dimanapun ia mendapatkannya maka ia berhak atasnya. Kami memohon kepada Allah Yang Maha Agung lagi Maha Tinggi dengan nama-nama-Nya yang baik dan sifat-sifat-Nya yang agung agar menyatukan hati-hati kaum muslimin di atas ketaatan kepada-Nya dan menyatukan barisan mereka di atas Al-Haq dan ittiba’ (mengikuti tuntunan dan garis perjuangan yang telah dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam). Karena Dialah Yang Maha Kuasa atas hal tersebut. Semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada penutup para Nabi dan Rasul Nabi kita Muhammad, segenap keluarganya, sahabat-sahabatnya dan orang-orang yang meniti jejaknya dan mengikuti sunnahnya sampai hari kiamat.(&lt;a href="http://erajahil.blogspot.com"&gt;erajahil&lt;/a&gt; dikutip dari &lt;a href="http://kaferemaja.wordpress.com"&gt;kaferemaja&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1538738466294836806?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1538738466294836806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/lima-puluh-dosa-dan-kerusakan-demokrasi_7201.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1538738466294836806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1538738466294836806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/lima-puluh-dosa-dan-kerusakan-demokrasi_7201.html' title='LIMA PULUH DOSA DAN KERUSAKAN Demokrasi, Pemilu, dan Partai ( Tamat)'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1090831587173389556</id><published>2009-03-24T18:06:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T18:28:14.187-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Demokrasil'/><title type='text'>LIMA PULUH DOSA DAN KERUSAKAN Demokrasi, Pemilu, dan Partai( Part 2 )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScmEOcUVpSI/AAAAAAAAALo/Z0epV6A82Ak/s1600-h/demokrasi.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 187px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScmEOcUVpSI/AAAAAAAAALo/Z0epV6A82Ak/s320/demokrasi.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316926218742113570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;11. Sistem ini membuat kita lengah akan tabiat pergolakan antara jahiliyah dan Islam, antara haq dan batil, karena keberadaan salah satu di antara keduanya mengharuskan lenyapnya yang lain, selamanya tidak mungkin keduanya akan bersatu. Barangsiapa mengira bahwa dengan melalui pemilihan umum fraksi-fraksi jahiliyah akan menyerahkan semua institusi-institusi mereka kepada Islam, ini jelas bertentangan dengan rasio, nash dan sunan (keputusan Allah) yang telah berlaku atas umat-umat terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiadalah yang mereka nanti melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) atas orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapati perubahan bagi sunnatullah dan sekali-kali tidak (pula) akan mendapati perpindahan bagi sunnatullah itu.” (Surat Faathir: 43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Sistem demokrasi ini akan menyebabkan terkikisnya nilai-nilai aqidah yang benar yang diyakini dan diamalkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya yang mulia, akan menyebabkan tersebarnya bid’ah, tidak dipelajari dan disebarkannya aqidah yang benar ini kepada manusia, karena ajaran-ajarannya menyebabkan terjadi perpecahan di kalangan anggota partai, bahkan dapat menyebabkan seseorang keluar dari partai tersebut sehingga dapat mengurangi jumlah perolehan suara dan pemilihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Sistem demokrasi tidak membedakan antara orang yang alim dengan orang yang jahil, antara orang yang mukmin dengan orang kafir, dan antara laki-laki dengan perempuan, karena mereka semuanya memiliki hak suara yang sama, tanpa dilihat kelebihannya dari sisi syar’i. padahal Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah! Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui.” (Surat Az-Zumar: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka apakah orang yang beriman itu sama seperti orang yang fasiq? Mereka tidaklah sama.” (Surat As-Sajdah: 18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka apakah Kami patut menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)? Mengapa kamu berbuat demikian, bagaimanakah kamu mengambil keputusan?” (Surat Al-Qalam: 35-36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan anak laki-laki (yang ia nadzarkan itu) tidaklah seperti anak perempuan (yang ia lahirkan).” (Surat Ali Imran: 38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Sistem ini menyebabkan terjadinya perpecahan di kalangan para aktivis dakwah dan jamaah-jamaah Islamiyah, karena terjun dan berkiprahnya sebagian dari mereka ke dalam sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini (mau tidak mau) akan membuat mereka mendukung dan membelanya serta berusaha untuk mengharumkan nama baiknya yang pada gilirannya akan memusuhi siapa yang dimusuhi oleh sistem ini dan mendukung serta membela siapa yang didukung dan dibela oleh sistem ini, maka ujung-ujungnya fatwa pun akan simpang-siur tidak memiliki kepastian antara yang membolehkan dan yang melarang, antara yang memuji dan yang mencela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Di bawah naungan sistem demokrasi permasalahan wala’ dan bara’ menjadi tidak jelas dan samar, oleh karenanya ada sebagian orang yang berkecimpung dan menggeluti sistem ini menegaskan bahwa perselisihan mereka dengan partai sosialis, partai baath dan partai-partai sekuler lainnya hanya sebatas perselisihan di bidang program saja bukan perselisihan di bidang manhaj dan tak lain seperti perselisihan yang terjadi antara empat madzhab, dan mereka mengadakan ikatan perjanjian dan konfederasi untuk tidak mengkafirkan satu sama lain dan tidak mengkhianati satu sama lain, oleh karenanya mereka mengatakan adanya perselisihan jangan sampai merusakkan kasih sayang antar sesama!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Sistem ini akan mengarah pada tegaknya konfederasi semu dengan partai-partai sekuler, sebagai telah terjadi pada hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Sangat dominan bagi orang yang berkiprah dalam kancah demokrasi akan rusak niatnya, karena setiap partai berusaha dan berambisi untuk membela partainya serta memanfaatkan semua fasilitas dan sarana yang ada untuk menghimpun dan menggalang massa yang ada di sekitarnya, khususnya sarana yang bernuansa religius seperti ceramah, pemberian nasehat, ta’lim, shadaqah dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. (Terjun ke dalam kancah demokrasi) juga akan mengakibatkan rusaknya nilai-nilai akhlaq yang mulia seperti kejujuran, transparansi (keterusterangan) dan memenuhi janji, dan menjamurnya kedustaan, berpura-pura (basa-basi) dan ingkar janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Demikian pula akan melahirkan sifat sombong dan meremehkan orang lain serta bangga dengan pendapatnya masing-masing karena yang menjadi ini permasalahan adalah mempertahankan pendapat. Dan Allah Ta’ala telah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada di sisi mereka (masing-masing).” (Surat Al-Mukminun: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Kalau kita mau mencermati dan meneliti dengan seksama, berikrar dan mengakui demokrasi berarti menikam (menghujat) para Rasul dan risalah (misi kerasulan) mereka, karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;al-haq (kebenaran) kalau diketahui melalui suara yang terbanyak dari rakyat, maka tidak ada artinya diutusnya para Rasul dan diturunkannya kitab-kitab, apalagi biasanya ajaran yang dibawa oleh para Rasul banyak menyelisihi mayoritas manusia yang menganut aqidah yang sesat dan menyimpang dan memiliki tradisi-tradisi jahiliyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Sistem demokrasi membuka pintu keraguan dan syubhat serta menggoncangkan aqidah umat Islam, terlebih lagi kita hidup di masa dimana ulama robbaninya sangat sedikit sedang kebodohan tersebar dimana-mana. Maka lantaran terbatasnya ilmu, banyak orang-orang awam yang jiwanya down dan goncang dalam menghadapi gelombang besar dan arus deras dari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbagai partai, surat kabar, dan pemikiran-pemikiran yang destruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Melalui dewan-dewan perwakilan dapat diketahui bahwa sesungguhnya sistem demokrasi berdiri di atas asas tidak mengakui adanya Al-Hakimiyah Lillah (hak pemilikian hukum bagi Allah), maka terjun ke dalam sistem demokrasi kalau bertujuan untuk menegakkan argumen-argumen dari Al-Quran dan Sunnah maka hal ini tidak mungkin diterima oleh anggota dewan karena yang dijadikan hujjah oleh mereka adalah suara mayoritas dan andapun mau tidak mau harus mengakui suara mayoritas tersebut, maka bagaimana anda akan menegakkan hujjah dengan Al-Quran dan Sunnah sedangkan mereka tidak mengakui keduanya. Meskipun anda menguatkan (argumen anda) dengan berbagai dalil-dalil syar’i maka dalam pandangan mereka hal itu tidak lebih dari sekedar pendapat anda saja, bagi mereka dalil-dalil tersebut tidak memiliki nilai sakral sedikitpun karena mereka menginginkan –seperti yang mereka katakan– untuk membebaskan diri dari hukum ghaib yang tidak bersumber dari suara mayoritas dan pertama kali yang mereka tentang adalah hukum Allah dan Rasul-Nya. Maka pengakuan anda terhadap prinsip thaghut ini –yakni kebijakan hukum di tangan suara mayoritas dan pengakuan anda akan dal itu demi memenuhi tuntutan massamu– berarti meruntuhkan prinsip “hak pemilikan dan penentuan hukum mutlaq bagi Allah semata.” Dan manakala anda menyepakati bahwa suara mayoritas merupakan hujjah yang dapat menyelesaikan perselisihan maka tidak ada gunanya lagi anda membaca Al-Quran dan hadits karena keduanya bukan hujjah yang disepakati di antara kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Kita tanyakan kepada para aktivis dakwah yang tertipu dengan sistem ini: Jika kalian sudah sampai pada tampuk kekuasaan apakah kalian akan menghapuskan demokrasi dan melarang eksisnya partai-partai sekuler? Padahal kalian telah sepakat dengan partai-partai lain sesuai dengan undang-undang kepartaian bahwa pemerintahan akan dilaksanakan secara demokrasi dengan memberi kesempatan kepada seluruh partai untuk berpartisipasi aktif. Jika kalian mengatakan bahwa sistem demokrasi ini akan dihapus dan partai-partai sekuler dilarang untuk eksis berarti kalian berkhianat dan mengingkari perjanjian kalian merkipun perjanjian tersebut (pada hakekatnya) adalah bathil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Allah Ta’ala telah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan jika kamu mengetahui pengkhianatan dari suatu kaum (golongan), maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.” (Surat Al-Anfal: 58)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Akan ditancapkan sebuah bendera bagi setiap orang yang ingkar pada hari kiamat kelak.” (HR. Bukhary)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun hadits yang menyatakan bahwa perang itu adalah tipu daya, tidak termasuk dalam pembahasan ini. Dan jika kalian mengatakan kami akan menegakkan hukum demokrasi dan mentolerir berdirinya partai-partai berarti ini bukanlah pemerintahan yang Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Sistem demokrasi bertentangan dengan prinsip taghyir (perubahan) dalam Islam yang dimulai dari mencabut segala yang berbau jahiliyah dari akar-akarnya lalu mengishlah (memperbaiki) jiwa-jiwa manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada diri mereka sendiri.” (Surat Ar-Ra’du: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka prinsip perbaikan ekonomi, politik dan sosial adalah mengikuti perbaikan jiwa manusia-manusianya, bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Sistem ini bertentangan dengan nash-nash yang qath’i yang mengharamkan menyerupai orang-orang kafir baik dalam akhlaq, gaya hidup, tradisi ataupun sistem dan perundang-undangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Dan yang sangat membahayakan, sistem demokrasi dan pemilu dapat mengestablishkan (mengukuhkan posisi) orang-orang kafir dan munafiq untuk memegang kendali kekuasaan atas kaum muslimin –dengan cara yang syar’i– menurut perkiraan sebagian orang-orang yang jahil. Padahal Allah Ta’ala telah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janji-Ku (untuk menjadikan keturunan Nabi Ibrahim sebagai pemimpin) ini tidak mengenai orang-orang dzalim.” (Surat Al-Baqarah: 124)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.” (Surat An-Nisaa’: 141)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak orang-orang muslim yang awam tertipu dengan sistem seperti ini sehingga mereka mengira bahwa pemilu adalah cara yang syar’i untuk memilih seorang pemimpin!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Demokrasi mengaburkan dan meruntuhkan pengertian syura yang benar, karena minimal syura itu berbeda dengan demokrasi dalam tiga prinsip dasar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Dalam sistem syura, sebagai pembuat dan penentu hukum adalah Allah sebagaimana firman Allah Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menetapkan hukum itu adalah hak Allah.” (Surat Al-An’am: 57)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan demokrasi tidak seperti itu karena penentu hukum dan kebijaksanaan berada pada selain Allah (yakni di tangan suara mayoritas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Syura dalam Islam hanya diterapkan dalam masalah-masalahijtihadi yang tidak ada nashnya ataupun ijma’, sedangkan demokrasi tidaklah demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Syura dalam Islam hanya terbatas dilakukan oleh orang-orang yang termasuk dalam Ahlu’l-Halli wa’l-Aqdi, orang-orang yang berpengalaman dan mempunyai spesifikasi tertentu, sedangkan demokrasi tidak seperti itu sebagaimana telah dijelaskan pada point terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Terjun ke dalam kancah demokrasi akan dihadapkan pada perkara-perkara kufur dan menghujat syariat Allah, mengolok-oloknya dan mencemooh orang-orang yang berusaha untuk menegakkannya, karena setiap kali dijelaskan kepada mereka bahwa hukum yang mereka buat bertentangan dengan ajaran Islam, mereka akan mencemooh syariat Islam yang bertentangan dengan undang-undang mereka dan mencemooh orang-orang yang berusaha untuk memperjuangkannya. Maka menutup erat-erat pintu yang menuju ke sana dalam hal ini sangat diperlukan. Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oleh sebab itu berilah peringatan, karena peringatan itu sangat bermanfaat.” (Surat Al-A’la: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu memaki-maki sesembahan-sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.” (Surat Al-An’am: 108)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Masuk ke dalam kancah demokrasi dapat menyingkap data-data tentang harakah Islamiyah dan sejauh mana peran dan pengaruhnya terhadap rakyat yang pada gilirannya harakah tersebut akan dihabisi dan dimusnahkan sampai ke markasnya. Maka jelas hal ini sangat merugikan dan membahayakan sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Demokrasi akan membuat harakah Islamiyah dikendalikan oleh orang-orang yang tidak kufu’ (yang tidak memiliki pengetahunan dan pemahaman tentang Dien yang cukup), karena yang menjadi pemimpin harus sesuai dengan hasil partai dalam sistem kerja maupun pelaksanaan programnya harus sesuai dengan asas pemilu.(&lt;a href="http://erajahil.blogspot.com"&gt;erajahil&lt;/a&gt;.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1090831587173389556?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1090831587173389556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/lima-puluh-dosa-dan-kerusakan-demokrasi_24.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1090831587173389556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1090831587173389556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/lima-puluh-dosa-dan-kerusakan-demokrasi_24.html' title='LIMA PULUH DOSA DAN KERUSAKAN Demokrasi, Pemilu, dan Partai( Part 2 )'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScmEOcUVpSI/AAAAAAAAALo/Z0epV6A82Ak/s72-c/demokrasi.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1852837469220335711</id><published>2009-03-24T04:07:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T04:12:54.867-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Demokrasil'/><title type='text'>LIMA PULUH DOSA DAN KERUSAKAN  Demokrasi, Pemilu, dan Partai( Part 1 )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScjADkXXm3I/AAAAAAAAALg/y40fKldzpWY/s1600-h/demokrasi.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 187px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScjADkXXm3I/AAAAAAAAALg/y40fKldzpWY/s320/demokrasi.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316710527644703602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LIMA PULUH DOSA DAN KERUSAKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi, Pemilu, dan Partai&lt;br /&gt;Oleh : Syaikh Abdul Majid bin Mahmud Ar-Raimy hafizhahullahu Ta’ala&lt;br /&gt;Dengan memohon taufiq kepada Allah, kami berusaha memaparkan beberapa indikasi destruktif (kerusakan) demokrasi, pemilihan umum dan berpartai:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://erajahil.blogspot.com"&gt;Demokrasi&lt;/a&gt; dan hal-hal yang berkaitan dengannya berupa partai-partai dan pemilihan umum merupakan manhaj jahiliyah yang bertentangan dengan Islam, maka tidak mungkin sistem ini dipadukan dengan Islam karena Islam adalah cahaya sedangkan demokrasi adalah kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat dan tidak (pula) kegelapan dengan cahaya.” (Surat Faathir:19-20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah hidayah dan petunjuk sedangkan demokrasi adalah penyimpangan dan kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh telas jelas petunjuk daripada kesesatan.” (Surat Al-Baqarah: 256)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah manhaj rabbani yang bersumber dari langit sedangkan demokrasi adalah produk buatan manusia dari bumi. Sangat jauh perbedaan antara keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Terjun ke dalam kancah demokrasi mengandung unsur ketaatan kepada orang-orang kafir baik itu orang Yahudi, Nasrani atau yang lainnya, padahal kita telah dilarang untuk menaati mereka dan diperintahkan untuk menyelisihi mereka, sebagaimana hal ini telah diketahui secara lugas dan gamblang dalam dien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman jika kalian menaati sekelompok orang-orang yang diberi Al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir setelah kamu beriman.” (Surat Ali ‘Imran: 100)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al-Quran dengan jihad yang besar.” (Surat Al-Furqaan: 52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu menaati orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka dan bertawakkallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah  sebagai pelindung(mu).” (Surat Al-Ahzaab: 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ayat-ayat yang senada dengan ini sangat banyak dan telah menjadi maklum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sistem demokrasi memisahkan antara dien dan kehidupan, yakni dengan mengesampingkan syari’at Allah dari berbagai lini kehidupan dan menyandarkan hukum kepada rakyat agar mereka dapat menyalurkan hak demorkasi mereka –seperti yang mereka katakan– melalui kotak-kotak pemilu atau melalui wakil-wakil mereka yang duduk di Majelis Perwakilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sistem demokrasi membuka lebar-lebar pintu kemurtadan dan zindiq, karena di bawah naungan sistem thaghut ini memungkinkan bagi setiap pemeluk agaman, madzhab atau aliran tertentu untuk membentuk sebuah partai dan menerbitkan mass media untuk menyebarkan ajaran mereka yang menyimpang dari dienullah dengan dalih toleransi dalam mengeluarkan pendapat, maka bagaimana mungkin setelah itu dikatakan, “Sesungguhnya sistem demokrasi itu sesuai dengan syura dan merupakan satu keistimewaan yang telah hilang dari kaum muslimin sejak lebih dari seribu tahun yang lalu,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana ditegaskan oleh sejumlah orang jahil, bahkan (ironismua) hal ini juga telah ditegaskan oleh sejumlah partai Islam yang dalam salah satu pernyataan resminya disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya demokrasi dan beragamnya partai merupakan satu-satunya pilihan kami untuk membawa negeri ini menuju masa depan yang lebih baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sistem demokrasi membuka pintu syahwat dan sikap permissivisme (menghalalkan segala cara) seperti minum arak, mabuk-mabukan, bermain musik, berbuat kefasikan, berzina, menjamurnya gedung bioskop dan hal-hal lainnya yang melanggar aturan Allah di bawah semboyan demokrasi yang populer, “Biarkan dia berbuat semaunya, biarkan dia lewat dari mana saja ia mau,” juga di bawah semboyan “menjaga kebebasan individu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sistem demokrasi membuka pintu perpecahan dan perselisihan, mendukung program-program kolonialisme yang bertujuan memecah-belah dunia Islam ke dalam sukuisme, nasionalisme, negara-negara kecil, fanatisme golongan dan kepartaian. Hal ini bertentangan dengan firman Allah Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Rabbmu, maka bertaqwalah kepada-Ku.” (Surat Al-Mukminun: 52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga bertentangan dengan firman Allah Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan berpegang teguhlah kamu semua kepada tali (dien) Allah  dan janganlah kamu bercerai-berai.” (Surat Ali ‘Imran: 103)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu berbantah-bantahan yang menyebabkan kamu gagal dan hilang kekuatanmu.” (Surat Al-Anfal: 46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sesungguhnya orang yang bergelur dengan sistem demokrasi harus mengakui institusi-institusi dan prinsip-prinsip kekafiran, seperti piagam PBB, deklarasi Dewan Keamanan, undang-undang kepartaian dan ikatan-ikatan lainnya yang menyelisihi syari’at Islam. Jika ia tidak mau mengakuinya, maka ia dilarang untuk melaksanakan aktivitas kepartaiannya dan dituduh sebagai seorang ekstrim dan teroris, tidak mendukung terciptanya perdamaian dunia dan kehidupan yang aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Sistem demokrasi memvakumkan hukum-hukum syar’i seperti jihad, hisbah, amar ma’ruf nahi munkar, hukum terhadap orang yang murtad, pembayaran jizyah, perbudakan dan hukum-hukum lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Orang-orang murtad dan munafiq dalam naungan sistem demokrasi dikategorikan ke dalam warga negara yang potensial, baik dan mukhlis, padahal dalam tinjauan syar’imereka tidak seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Demokrasi dan pemilu bertumpu kepada suara mayoritas tanpa tolak ukur yang syar’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Allah Ta’ala telah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan jika kamu mentaati kebanyakan orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.” (Surat Al-An’am: 116)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akan tetapi kebanyakan manusia itu tidak mengetahui.” (Surat Al-A’raf: 187)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.” (Surat Saba’: 13)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1852837469220335711?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1852837469220335711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/lima-puluh-dosa-dan-kerusakan-demokrasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1852837469220335711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1852837469220335711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/lima-puluh-dosa-dan-kerusakan-demokrasi.html' title='LIMA PULUH DOSA DAN KERUSAKAN  Demokrasi, Pemilu, dan Partai( Part 1 )'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScjADkXXm3I/AAAAAAAAALg/y40fKldzpWY/s72-c/demokrasi.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2849420572863132875</id><published>2009-03-23T03:50:00.000-07:00</published><updated>2009-03-23T03:56:57.973-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yahudi'/><title type='text'>Obama Courts Taliban With Political Party</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Scdq80R92FI/AAAAAAAAALY/gtY6Dj1I1Hg/s1600-h/osama-and-obama.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Scdq80R92FI/AAAAAAAAALY/gtY6Dj1I1Hg/s320/osama-and-obama.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316335478192855122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;CAIRO — Hoping to turn the tide in the eight-year war, the Barack Obama administration is mulling a package to bring the Taliban into the Afghan political process, including allowing the group to field election candidates and form a political party.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insurgencies, like all wars…end when there is an agreement," William Wood, the outgoing US ambassador to Afghanistan, told The Observer on Sunday, March 22.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"There is room for discussion on the formation of political parties [or] running... for elections. That is very different from shooting your way into power."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Washington is also mulling changing the Afghan constitution to pave the way for talks with the Afghan movement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The package also includes taking senior Taliban leaders off UN blacklists and possible prisoner releases.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calls for peace talks with the Taliban have been growing as the group mounted attacks against foreign forces and the West-backed Kabul government.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Earlier this month, Obama called for talks with moderate Taliban leaders to help end the Afghan conflict.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Taliban insist that there would be no talks until foreign troops withdraw from Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"They have said 'No start of negotiations without prior departure of foreign forces.' That's not serious. Let's get serious," said Wood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afghanistan's Ulema called Friday, March 20, for Saudi-mediated peace talks with the Taliban to restore stability to the violence-wracked Muslim country.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Taliban, ousted by the US following the 9/11 attacks, have been engaged in protracted guerrilla warfare against foreign forces and the Kabul government for the past eight years.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A recent report by the Senlis Council think-tank said Taliban has permanent presence in more than half of Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New Strategy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The US shift comes as the Obama administration is set to unveil a new strategy to pacify the war-torn Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The new plan envisages the recruitment and training of a larger Afghan army and police force, reported Agence France-Presse (AFP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The Afghan national police are an inadequate organization riddled with corruption," US special envoy Richard Holbrooke told senior world politicians and experts at the Brussels Forum conference.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The police aren't very good right now. We know they are the weak link in the security chain, so we have to figure out a way to increase the size and make them better at the same time."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The plan also envisages stepping up civilian aid efforts and embarking on ambitious diplomacy across the region.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polls show Obama's current popularity gives him the leverage to increase US involvement in Afghanistan, but reveal that support for the war may be soft and prone to erosion if the new strategy fails.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sixty-three percent of those questioned last month in a CNN/Opinion Research poll supported sending more troops to Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But only 47 percent supported the war and 51 percent were against.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In a USA Today/Gallup poll this month, 42 percent said it had been a mistake to send US forces to Afghanistan, up from 30 percent a month ago&lt;a href="http://www.islamonline.net/"&gt;.(islamonline.net)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2849420572863132875?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2849420572863132875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/obama-courts-taliban-with-political.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2849420572863132875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2849420572863132875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/obama-courts-taliban-with-political.html' title='Obama Courts Taliban With Political Party'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Scdq80R92FI/AAAAAAAAALY/gtY6Dj1I1Hg/s72-c/osama-and-obama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-6768147428253902869</id><published>2009-03-22T19:16:00.000-07:00</published><updated>2009-03-22T19:22:16.512-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Usai Kampanye, Wabup &amp; Camat di NTT Adu Jotos</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScbyUtnz3FI/AAAAAAAAALQ/5gxslqMecY4/s1600-h/kampanye080709.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 280px; height: 210px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScbyUtnz3FI/AAAAAAAAALQ/5gxslqMecY4/s320/kampanye080709.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316202847815326802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KUPANG - Gara-gara saling bersaing mengambil simpati warga saat kampanye, Wakil Bupati Timor Tengah Utara Raymundus Fernandez dan Camat Bikomi Selatan, Hendrikus Bana, saling adu jotos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa yang terjadi pada Jumat, 20 Maret itu kini dalam proses penyidikan aparat Kepolisian. Sedikitnya, sepuluh warga termasuk dua pejabat yang bertikai ditetapkan sebagai saksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa adu jotos tersebut terjadi saat Raymundus yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan mengadakan kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas dengan 300-an tokoh masyarakat di Desa Maurisu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pertemuan itu, sekira pukul 16.00 Wita, Raymundus bersama rombongan hendak kembali ke kediamannya. Namun dalam perjalanan, rombongan PDI Perjuangan dihadang oleh sekelompok orang dengan cara memalang jalan dengan kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya turun tanya ke salah satu anggota hansip yang sedang berada di lokasi. Mengapa memalang jalan. Namun anggota hansip mengatakan, diperintahkan komandan hansip. Ketika dirinya menemui komandan hansip, dia mengatakan hanya menjalankan perintah camat," kata Raymundus di NTT, Minggu (22/3/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Raymundus, berdasarkan keterangan komandan hansip, camat melarang partai lain melakukan kampanye di desa itu, dengan alasan masyarakat sudah memiliki parpol pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Desa itu milik partai raja, yang mencalonkan diri melalui Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia," ujar Raymundus, mengutip penjelasan komandan hansip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena tidak puas dengan jawaban itu, saya mencari Camat Bikomi Selatan untuk meminta penjelasan. Ternyata, saat pertemuan, saya di aniaya oleh camat. Bahkan, puluhan warga mengancam akan membunuh saya," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camat Bikomi Selatan Henfrikus Bana yang dihubungi terpisah membantah menganiaya Raymundus. "Itu fitnah, justru saya yang dipukul oleh Wabup Fernandez. Dia pukul mulut saya sampai mengeluarkan darah. Ada saksi mata yang melihat langsung Wabup menganiaya saya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Timor Tengah Utara Ajun Komisaris Polisi Adi Wibowo dalam keterangan persnya mengatakan, akibat perkelahian itu, wajah bagian kiri wakil bupati dan camat sama-sama cedera dan mendapat perban. "Kasus ini dalam penyidikan. Sudah 10 saksi yang dimintai keterangan," kata Wibowo.&lt;a href="http://news.okezone.com"&gt;(news-okezon)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-6768147428253902869?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/6768147428253902869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/usai-kampanye-wabup-camat-di-ntt-adu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6768147428253902869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6768147428253902869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/usai-kampanye-wabup-camat-di-ntt-adu.html' title='Usai Kampanye, Wabup &amp; Camat di NTT Adu Jotos'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScbyUtnz3FI/AAAAAAAAALQ/5gxslqMecY4/s72-c/kampanye080709.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-5296894189105835474</id><published>2009-03-22T18:52:00.000-07:00</published><updated>2009-03-22T19:14:10.283-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>ARTIS DAN KOMODITAS POLITIK</title><content type='html'>&lt;a href="http://news.okezone.com"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScbwRNqffWI/AAAAAAAAALI/SlqKH-LpYQ4/s1600-h/XsKV3UZ8EA.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 195px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScbwRNqffWI/AAAAAAAAALI/SlqKH-LpYQ4/s320/XsKV3UZ8EA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316200588673776994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://liputan6.com"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScbuxA4VN7I/AAAAAAAAALA/BX9okqouxyc/s1600-h/090318barom.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScbuxA4VN7I/AAAAAAAAALA/BX9okqouxyc/s320/090318barom.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316198935974721458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kampanye terbuka sudah memasuki hari ke 9, berbagai strategi di lancarkan para caleg ataupun partai politik untuk bisa menarik massa yang lebih banyak..Terlihat menghalalkan beribu cara untuk mendapatkan dukungan, dari pelibatan anak – anak, berkostum unik, menebar hadiah, dan memodifiksi cara2 kampanye di lakukan.Tak terkecuali menggandeng para artis papan atas pun di lakukan.&lt;br /&gt;Berbagai hiburan dibuat, pagelaran musik, berbagai jenis perlombaan digelar hanya dengan tujuan bisa menarik massa yang lebih banyak.Artis-artis kebajiran order untuk ikut kampanye, penyanyi dangdung, pop bahkan sampai presidenya pun ikut bernyanyi.&lt;br /&gt;Yang cukup mencengangkan, ketika dengan dalih hiburan untuk rakyat, kampanye dilakukan dengan menghadirkan artis-artis dangdut yang sanggup menggoyang panggung bahkan syahwat para pesreta kampanye yang hadir.Adegan erotis di tampilkan diatas panggung dengan disaksikan berbagai kalangan, dari orang tua bahkan anak-anak dibawah umur, yang seharusnya tak patut menyaksikan itu semua.Tanpa rasa malu dan canggung, para pekerja syahwat ini pun terus mengoyang walau kadang keributan terjadi meraka tak menghiraukannya.&lt;br /&gt;Entah kemana sudah hati para elit politik tersebut, mereka sanggup menari diatas penderitaan orang susah.Mereka berkoar memperjuangkan rakyat, memperjuangkan indonesia untuk lebih baik.Kata nasionalisme pun mereka gunakan untuk menarik simpati.Namun disaat masih banyaknya warga yang susah menyekolahkan anaknya, yang sudah sekolah harus rela kehilangan bangku sekolahnya, cuman karena Pemkot tidak mau membayar para perajin bangku itu, mereka meggelar acara yang justru merusak moral rakyat indonesia.Kalo memang mereka benar2 memparjuangkan rakyat, terus kenapa dana kampanye mereka justru di hamburkan, tidak di salurkan langsung kepada rakyat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-5296894189105835474?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/5296894189105835474/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/artis-dan-komoditas-politik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5296894189105835474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5296894189105835474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/artis-dan-komoditas-politik.html' title='ARTIS DAN KOMODITAS POLITIK'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScbwRNqffWI/AAAAAAAAALI/SlqKH-LpYQ4/s72-c/XsKV3UZ8EA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2663710845370328715</id><published>2009-03-20T21:45:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T21:51:53.825-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Bagi-bagi HP di Kampanye Partai Golkar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRyRY6KJHI/AAAAAAAAAKo/dJZfZgsq9-g/s1600-h/62283_jusuf_kalla_saat_kampanye_golkar_thumb_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRyRY6KJHI/AAAAAAAAAKo/dJZfZgsq9-g/s320/62283_jusuf_kalla_saat_kampanye_golkar_thumb_300_225.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315499103273755762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tak Ada Rotan, Akar pun Jadi.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Agar Tidak menarik perhatian Panwaslu, kampanye Partai Golkar di makassar tidak lagi membagi kan uang kepada peserta kampanyenya.Untuk mengajak massa mendekat ke panggung, panitia kampanye Partai Golkar di lapangan Karebosi Makassar, Sabtu (21/3), memberikan makanan, minuman, serta beberapa cendera mata, di antaranya &lt;em&gt;handphone&lt;/em&gt; yang masih di dalam kotaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau minuman dalam kemasan gelas dibagi-bagi melalui petugas keamanan berseragam kaos Angkatan Muda Pembaharuan &lt;a style="border-bottom: 1px solid rgb(103, 165, 10); color: rgb(103, 165, 10); text-decoration: underline;" id="pilih" onmouseover="stm(Text[8],Style[5])"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; (AMPI), maka cinderamata seperti gantungan kunci dan telepon seluler (handphone/HP) dilemparkan dari atas panggung. HP dan gantungan kunci dilempar ke ke kelompok massa yang berada di sudut lapangan Karebosi yang massanya berkelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP baru itu masih dikemas dalam kardus kotak. Saat dilempar, massa langsung berebut. Namun, HP dilemparkan ke massa sebelum kedatangan Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla di lokasi kampanye. Setelah Kalla berpidato, yang dilemparkan dari atas panggung adalah gantungan kunci kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, apakah boleh memberikan cinderamata sebuah HP, itu menjadi pertanyaan. Pasal 13 ayat 4 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), barang-barang cinderamata dan selebaran, sticker, topi, dan lainnya sebagai alat kampanye diperbolehkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, ayat tersebut tidak merinci cinderamata mata dalam bentuk apa dan senilai berapa yang diperbolehkan untuk dibagi-bagikan kepada peserta kampanye. Di pasal berikutnya, yaitu pasal 26 peraturan KPU ayat j disebutkan larangan untuk memberikan janji atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasal tersebut juga tidak menjelaskan apakah materi lainnya itu bisa diartikan sebagai barang bernilai rupiah dan senilai berapa yang dlarang dibagi-bagikan kepada peserta kampanye. Boleh atau tidak HP dibagi-bagikan ke massa, kini tingga Badan Pengawas Pemilu melalui Panitia Pengawas Pemilu Daerah yang harus mengkaji apakah pembagian HP itu boleh atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Money Politik No, But Handpone Politik Yes!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2663710845370328715?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2663710845370328715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/bagi-bagi-hp-di-kampanye-partai-golkar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2663710845370328715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2663710845370328715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/bagi-bagi-hp-di-kampanye-partai-golkar.html' title='Bagi-bagi HP di Kampanye Partai Golkar'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRyRY6KJHI/AAAAAAAAAKo/dJZfZgsq9-g/s72-c/62283_jusuf_kalla_saat_kampanye_golkar_thumb_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4652168544065141650</id><published>2009-03-20T21:37:00.001-07:00</published><updated>2009-03-20T21:39:42.168-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zionis'/><title type='text'>Israel Committed Gaza War Crimes: UN</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="100%"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="100%"&gt;&lt;p class="Auther"&gt;                                                                                                                                                                                                                     IslamOnline.net &amp;amp; News Agencies                                                                                            &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                          &lt;td width="100%"&gt;                              &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                       &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td width="100%"&gt;&lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/trick.gif" width="1" border="0" height="5" /&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td width="100%"&gt; &lt;table width="100" align="right" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                          &lt;td&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         &lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?blobcol=urldata&amp;amp;blobheader=image%2Fjpeg&amp;amp;blobkey=id&amp;amp;blobtable=MungoBlobs&amp;amp;blobwhere=1237390970418&amp;amp;ssbinary=true" alt="Image" /&gt;     &lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                                               &lt;tr&gt;                          &lt;td class="Gray6_bg" valign="top"&gt;&lt;p class="imageCaption"&gt;"On the basis of the preliminary evidence available, there is reason to reach this conclusion," Falk said. (Google)&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                                             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;span class="bodyContent"&gt;GENEVA — A United Nations human rights investigator has accused Israel of committing war crimes of the greatest magnitude in Gaza during a deadly offensive in the strip.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"On the basis of the preliminary evidence available, there is reason to reach this conclusion," Richard Falk, UN special rapporteur on human rights in the Palestinian territories, wrote in an annual report to the UN Human Rights Council cited by Reuters on Thursday, March 19.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;More than 1,434 Palestinians, mostly civilians, were killed and 5,450 wounded 22 days of Israeli attacks in Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The offensive wrecked havoc on the infrastructure of the densely-populated enclave, leaving tens of thousands of homes and other buildings in ruins.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"If it is not possible to do so (distinguish between military and civilians targets), then launching the attacks is inherently unlawful and would seem to constitute a war crime of the greatest magnitude under international law," said Falk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The UN rapporteur accused Israel of violating Geneva Conventions on the protection of civilians during military conflicts.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"(The war was a) massive assault on a densely populated urbanized setting" in which the entire civilian population had been subjected to "an inhumane form of warfare that kills, maims and inflicts mental harm," he wrote.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;table class="highlightBox" width="230" align="right"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;ul class="left_list"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&amp;amp;cid=1231760488574&amp;amp;pagename=Zone-English-News/NWELayout" target="_blank"&gt;Killed by Israel, Eaten by Dogs&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&amp;amp;cid=1232033468790&amp;amp;pagename=Zone-English-News/NWELayout" target="_blank"&gt;"Dad, I'm Dying"&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.net/English/In_Depth/GazaHolocaustMuseum/comment/BrowseComment.aspx" target="_blank"&gt;Palestinian Holocaust Museum&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;  &lt;span class="bodyContent"&gt;Israeli soldiers admitted Thursday killing innocent Palestinians in cold blood and ransacked their properties during the Gaza war.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The lives of Palestinians, let's say, is something very, very less important than the lives of our soldiers," an Israeli squad leader told Haaretz.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="subHeadings"&gt;Crime Against Humanity&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The UN rapporteur said Israel's maintaining its blockade on Gaza during the onslaught suggested further war crimes and possibly crimes against humanity.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"As all borders were sealed, civilians could not escape from the orbit of harm," Falk said.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;He said the denial of the Gaza population the right to flee the war zone as refugees may also constitute a crime against humanity.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Israel has been closing Gaza's crossings to the outside world since Hamas seized control June 2007.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Falk, an American Jewish law professor, called for an independent probe into the war crimes committed in the strip.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"(Israel's) targeting of schools, mosques and ambulances" and its use of weapons including white phosphorus during the offensive, have to be investigated, he said.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Foreign and Arab doctors documented abnormal injuries suffered by the civilian population of Gaza, accusing Israel of using banned weapons.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Several international rights groups, including Amnesty and Human Rights Watch, have accused Israel of using banned weapons against the densely-populated coastal enclave of 1.6 million.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;A coalition of 350 European and Arab civil society organizations has filed a lawsuit with the International Criminal Court (ICC) against Israel over war crimes in Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;As Israel could evade a trial by the ICC because it has not signed the Rome statutes establishing the international tribunal, Falk suggested the Security Council might set up an ad hoc criminal tribunal to establish accountability for war crimes in Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;On Monday, Falk is to present his report formally to the Human Rights Council, a 47-member forum where Islamic and African countries backed by China, Cuba and Russia have a majority.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Neither Israel nor its chief ally the United States are members.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4652168544065141650?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4652168544065141650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/israel-committed-gaza-war-crimes-un.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4652168544065141650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4652168544065141650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/israel-committed-gaza-war-crimes-un.html' title='Israel Committed Gaza War Crimes: UN'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1001977159481923031</id><published>2009-03-20T21:34:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T21:36:00.452-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zionis'/><title type='text'>Netanyahu-Barak: Agendanya Menghabisi Hamas?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRuqM7OKiI/AAAAAAAAAKg/RVy999_Vbg4/s1600-h/1netanyahubarak.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 248px; height: 159px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRuqM7OKiI/AAAAAAAAAKg/RVy999_Vbg4/s320/1netanyahubarak.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315495131507206690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Tahun 1972, pertama kalinya terjadilah pertemanan Ehud Barak dan Benjamin Netanyahu dalam kesatuan tentara Israel. Mereka berdua adalah komandan di Sayeret Matkal, unit Keamanan Staf Jenderal yang elit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam aksi pertama mereka membebaskan orang Israel pada peristiwa Penerbangan Sabena 572, keduanya menuai sukses besar. Barak memimpin 16 regu komando, dan Netanyahu menjadi salah satunya di antara bawahannya itu. Tapi, sepanjang sejarah, keduanya tak pernah bertemu di ranah politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hanya keduanya mempunyai nasib tidak sama. Baik Barak maupun Netanyahu kemudian menjadi Perdana Menteri Israel dan meninggalkan gedung PM itu lebih cepat daripada yang mereka kehendaki. Keduanya juga menempati daftar pilihan rakyat Israel tentang perdana menteri Israel paling buruk sepanjang sejarah. Setelah itu, keduanya sama-sama mengumpulkan uang yang banyak untuk kembali ke dunia politik yang mendepaknya, hanya sedikit bedanya, Netanyahu sedikit lebih berhasil dibandingkan Barak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang, 37 tahun setelah Operasi Sabena, Netanyahu dan Barak mempunyai niat berkongsi kembali, kali ini, Netanyahu sebagai komandannya. Hanya butuh waktu 10 menit untuk merealisasikan hal itu. Selama satu setengah tahun belakangan, keduanya intens memperbaiki hubungan, walau Barak menjabat sebagai menteri pertahanan dan Netanyahu berada dalam garis oposisi pemerintah Israel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan sebelum Tzipi Livni (Ketua Partai Likud) gagal membentuk pemerintahan Israel, keduanya telah sepakat untuk berkoalisi. Sejak awal, Netanyahu hanya berbasa-basi dengan Livni ketika menawarkannya bergabung dalam pemerintah dan Netanyahu sudah menetapkan akan menggaet Partai Buruh sebagai mitra sekutunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://66.71.244.43/fckfiles/image/Palestina/1netanyahubarak2.jpeg" alt="" style="display: block; padding-bottom: 1em;" width="372" align="left" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama tiga pekan belakangan ini, Netanyahu sudah bertemu dengan orang-orang penting di Israel sebagai persiapannya memasuki gedung Perdana Menteri. Kesimpulan Netanyahu, dia tidak akan bisa menyelesaikan semua permasalahan Israel tanpa bantuan Barak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak heran jika kemudian semua eskalasi politik ditutup. Barak tidak lagi berhubungan dengan Shas, walau dalam diri internal partainya sendiri, Barak mendapat penentangan akan rencananya berduet dengan Netanyahu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, inilah kesempatan terakhir yang dipunyai oleh Barak. Mantan serdadu Israel yang paling sukses membantai Palestina ini tentunya ingin sukses pula bidang politik. Jika ia gagal, maka semua karir politiknya dipastikan berakhir di sini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi jika kongsi ini berhasil, Netanyahu dan Barak jadi bergabung, mereka akan bekerja sama dengan satu agenda politik dan militer yang jelas: menghabisi Hamas dan mengambil Palestina sepenuhnya! (sa/jp)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1001977159481923031?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1001977159481923031/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/netanyahu-barak-agendanya-menghabisi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1001977159481923031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1001977159481923031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/netanyahu-barak-agendanya-menghabisi.html' title='Netanyahu-Barak: Agendanya Menghabisi Hamas?'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRuqM7OKiI/AAAAAAAAAKg/RVy999_Vbg4/s72-c/1netanyahubarak.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-6438744994022741958</id><published>2009-03-20T21:31:00.001-07:00</published><updated>2009-03-20T21:32:12.075-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Lieberman, Hantu Menakutkan Buat AS dan Eropa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRtv8cY96I/AAAAAAAAAKY/lcaomk8KWDM/s1600-h/avigdorlieberman_1361998c.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRtv8cY96I/AAAAAAAAAKY/lcaomk8KWDM/s320/avigdorlieberman_1361998c.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315494130650511266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pencalonan Avigdor Lieberman sebagai Menteri Luar Negeri kabinet Benjamin Netanyahu, yang akan menjadi perdana menteri Israel yang baru mengguncang bukan hanya negara-negara Arab, tapi juga AS dan Eropa. Lieberman, Yahudi Rusia yang memimpin partai ultra nasionalisYisrael Beitenu dianggap sebagai ancaman karena sikapnya yang rasis dan anti perdamaian dengan Palestina. &lt;p&gt;Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Javier Solana sudah mengancam akan mempertimbangkan kembali hubungan UE dengan Israel jika rezim Zionis Israel yang baru tidak menunjukkan dukungannya atas pembentukan negara Palestina merdeka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Duta Besar Mesir untuk Israel, Yasser Rida mengancam akan memboikot acara peringatan 30 tahun hubungan Israel-Mesir sebagai protes atas dipilihnya Lieberman sebagai menlu Israel. Seorang pejabat senior di Israel mengatakan, Mesir tidak senang dengan Lieberman karena Lieberman pernah mengancam akan membom bendungan Aswan. Sementara Menlu Mesir, Ahmed Abul-Gheit dalam kunjungannya ke Brussel hari Senin kemarin, dengan terus terang mengatakan bahwa Lieberman adalah ancaman bagi proses perdamaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lieberman adalah salah satu tokoh Yahudi Israel yang menolak solusi dua negara. Ia bahkan pernah melontarkan pernyataan rasis dengan menyerukan agar orang-orang Arab diusir dari Israel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tokoh Yahudi Amerika, Anne Roiphe juga mengkritik penjukkan Lieberman. Ia bahkan menyamakan popularitas Lieberman yang dikenal dengan keburukannya dengan tokoh fasis Mussolini. "Kami di Amerika sini sedang menunggu sebuah pemerintah di Yerusalem, sebagian besar dari kami berharap pemerintahan yang terbentuk tidak mengenyampingkan proses perdamaian, tidak menolak solusi dua negara dan tidak merusak harapan kami pada presiden baru kami (Obama)," tulis Roiphe.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di AS sendiri, penunjukkan Lieberman sebagai Menlu Israel menjadi perbincangan serius. Ini tak lepas keberadaan lobi-lobi Yahudi di AS yang sangat kuat pengaruhnya pada kebijakan-kebijakan pemerintah AS. Wartawan investigasi kawakan asal AS, Robert Fisk dalam artikelnya yang dimuat di surat kabar The Independent mengatakan, dengan terpilihnya Netanyahu sebagai perdana menteri dan Lieberman sebagai Menlu, Barat akan melihat "wajah asli" Israel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fisk menilai, meski tidak senang dengan sosok Lieberman, AS tidak akan berkutik untuk menggunakan pengaruhnya guna menggagalkan penunjukkan Lieberman sebagai Menlu Israel. Di AS, kata Fisk, ada AIPAC-lembaga lobi Yahudi paling berpengaruh di AS-yang akan membela Lieberman dan bisa memaksa Menlu AS Madam Hillary Clinton untuk memberi sambutan hangat pada Lieberman jika berkunjung ke AS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang staff Kongres mengungkapkan kekhawatiran AS terhadap Lieberman. Dipilihnya Lieberman sebagai Menlu Israel, kata sumber itu, akan membuat kerja departemen luar negeri AS jadi tambah berat dan anggota Kongres juga tidak terlalu berminat untuk bertemu atau mendengar berita tentang Lieberman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ada kekhawatiran terhadap Lieberman, bahkan di kalangan anggota Kongres yang selama ini pro-Israel," ujar sumber tadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber lainnya di pemerintahan AS mengakui bahwa hubungan AS-Israel sudah sedemikian dalam sehingga AS sangat tergantung pada sosok-sosok pimpinan di pemerintahan Israel. Sikap Leiberman yang kontroversial dianggap bertentangan dengan nilai-nilai yang diusung AS dalam masalah Timur Tengah, sehingga akan mempersulit posisi AS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, organisasi-organisasi Yahudi pro-Israel di AS seperti Israel Project dan Zionist Organization of America menyatakan dukungannya pada Lieberman. Kelompok-kelompok ini meminta agar jangan berprasangka buruk dulu terhadap Lieberman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi Robert Fisk dalam artikelnya menegaskan, dengan terplihnya Lieberman sebagai Menlu Israel, perdamaian di Timur Tengah cuma khayalan. Apalagi dengan kuatnya pengaruh lobi Yahudi di AS. Ini terbukti ketika lobi Yahudi di AS berhasil menggagalkan penunjukkan Charles Freeman sebagai ketua Dewan Intelejen Nasional dan pemerintahan Obama tidak bisa berbuat apa-apa. (ln/JP/ICH)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-6438744994022741958?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/6438744994022741958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/lieberman-hantu-menakutkan-buat-as-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6438744994022741958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/6438744994022741958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/lieberman-hantu-menakutkan-buat-as-dan.html' title='Lieberman, Hantu Menakutkan Buat AS dan Eropa'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScRtv8cY96I/AAAAAAAAAKY/lcaomk8KWDM/s72-c/avigdorlieberman_1361998c.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-5921512194037851545</id><published>2009-03-20T21:18:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T21:28:51.090-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tazkiyatun Nafs'/><title type='text'>“Perang Keinginan”</title><content type='html'>&lt;h4&gt;“Perang Keinginan”   &lt;/h4&gt;  &lt;span class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/author/fahmi/" title="Profil dari Fahmi Islam Jiwanto, MA"&gt;Fahmi Islam Jiwanto, MA&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;hr size="1" align="left" color="#999999" noshade="noshade"&gt;  &lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2009/perang-keinginan/email/" title="Kirim" rel="nofollow"&gt;&lt;img class="WP-EmailIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.png" alt="Kirim" title="Kirim" style="border: 0px none ;" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2009/perang-keinginan/print/" title="" rel="nofollow"&gt;&lt;img class="WP-PrintIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-print/images/printer_famfamfam.gif" alt="" title="" style="border: 0px none ;" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://dakwatuna.com"&gt;dakwatuna.com &lt;/a&gt;-&lt;/strong&gt; Manusia hidup dan digerakkan oleh keinginan. Waktu dan segala yang dimiliki manusia dikonsumsi dan dipergunakan untuk merealisasikan keinginan. Tetapi sebuah pertanyaan menghadang kenyataan aksiomatis ini; yaitu kenginan seperti apa dan keinginan siapa yang patut selalu diikuti?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manusia dalam posisinya dengan keinginan terbagi menjadi beberapa golongan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pertama,&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; manusia yang hanya mengikuti keinginan dirinya. Tidak ada yang penting baginya kecuali yang dia mau. Barangkali dia mengira bahwa dirinya merdeka. Merdeka menentukan segala yang dia mau. Merdeka juga berpikir apa saja yang dia bayangkan. Independensi memang penting untuk membentuk kepribadian. Tanpa independensi seorang manusia hanyalah angka satuan yang tidak terlalu penting di tengah milyaran manusia. Tetapi independensi ada batasnya. Manusia yang tidak mengenal batas dirinya cenderung egois dan egosentris. Lebih jauh bahkan al-Qur’an menyebut manusia seperti ini sebagai manusia yang menyembah hawa nafsunya. Allah berfirman di surat al-Jatsiyah ayat 23:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ (23) &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;23. “Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS al-Jatsiyah: 23)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah SAW juga menyebut orang yang hanya mengikuti hawa nafsunya sebagai orang yang lemah.&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ. رواه الترمذي وابن ماجه وأحمد&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Orang yang cerdas adalah yang mengendalikan dirinya dan beramal untuk (kehidupan) setelah kematian, sedangkan orang yang lemah adalah yang mengikuti hawa nafsunya tapi banyak berangan-angan atas (karunia) Allah.” (HR at-Turmudzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, &lt;/strong&gt;manusia yang tidak punya keinginan independen. Dia selalu didorong oleh pihak luar. Lingkungan, teman, orang tua, bahkan seterunya selalu menjadi pusat perhatiannya, dan selalu mendorongnya untuk bereaksi. Orang seperti ini tidak punya pendirian. Apa kata orang itulah katanya. Ke manapun angin berhembus ke sanalah dia berlayar. Orang seperti sangat dikecam Rasulullah, beliau berkata:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;لَا تَكُونُوا إِمَّعَةً تَقُولُونَ إِنْ أَحْسَنَ النَّاسُ أَحْسَنَّا وَإِنْ ظَلَمُوا ظَلَمْنَا وَلَكِنْ وَطِّنُوا أَنْفُسَكُمْ إِنْ أَحْسَنَ النَّاسُ أَنْ تُحْسِنُوا وَإِنْ أَسَاءُوا فَلَا تَظْلِمُوا. رواه الترمذي&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Janganlah kalian menjadi orang tidak berpendirian, yang mengatakan ‘jika orang-orang berbuat baik, kami juga berbuat baik, jika mereka berbuat zhalim, kami juga berbuat zhalim.’ Tetapi kuatkanlah pendirian kalian, jika orang-orang berbuat baik, berbuat baiklah, jika mereka berbuat zhalim, jangan kalian berbuat zhalim.” (HR at-Turmudzi)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;, &lt;/strong&gt;manusia yang selalu berperang antara kemauan dirinya dan kemauan orang lain, dan juga kemauan Sang Pencipta. Dia selalu ingin mendapatkan penerimaan semua pihak tetapi tidak rela mengorbankan keinginan dan ambisi atau syahwatnya. Golongan seperti ini selalu diombang-ambingkan ketidakpastian tujuan. Peperangan sengit dan rumit terjadi dalam diri mereka. Yang mampu menemukan dirinya dalam naungan Allah akan selamat, tetapi yang terus tak mampu menemukan skala prioritas akan hidup dalam pederitaan batin dan gejolak pemikiran yang tak berakhir. Allah membuat perumpamaan terhadap orang seperti ini:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَجُلًا فِيهِ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا الْحَمْدُ لِلَّهِ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;الزمر: 29&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;29.” Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan dan seorang budak yang menjadi milik penuh dari seorang laki-laki (saja); Adakah kedua budak itu sama halnya? Segala puji bagi Allah tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS az-Zumar: 29)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;مَنْ جَعَلَ الْهُمُومَ هَمًّا وَاحِدًا هَمَّ آخِرَتِهِ كَفَاهُ اللَّهُ هَمَّ دُنْيَاهُ وَمَنْ تَشَعَّبَتْ بِهِ الْهُمُومُ فِي أَحْوَالِ الدُّنْيَا لَمْ يُبَالِ اللَّهُ فِي أَيِّ أَوْدِيَتِهَا هَلَكَ. رواه ابن ماجه والحاكم وحسنه الألباني&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Barang siapa yang menjadikan pikiran-pikirannya menjadi satu pikiran yaitu pikiran akhirat, Allah cukupkan masalah dunianya. Dan barang siapa yang pikirannya bercabang-cabang di urusan dunia, Allah tidak perduli di lembah dunia mana dia akan binasa.” (HR Ibnu Majah dan al-Hakim dihasankan oleh al-Albani)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga Allah menyelamatkan kita dari musibah seperti itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Keempat&lt;/em&gt;,&lt;/strong&gt; manusia yang menenggelamkan dirinya dalam keinginan Sang Pencipta. Dia hanya menginginkan keridhoan Allah. Dia tahu bahwa dia hanya makhluk yang diciptakan untuk beribadah kepada-Nya. Manusia golongan ini adalah manusia luhur dan suci. Mereka menghayati firman Allah &lt;em&gt;“Katakanlah bahwa sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi beberapa tantangan serius menghadapi mereka. Tidak sedikit kegagalan terjadi jika anak Adam ini tidak berhasil menghadapi tantangan-tantangan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Tantangan pertama&lt;/em&gt; adalah tantangan pemahaman. Sejauh mana anak manusia memahami apa yang Allah SWT tuntut darinya. Berapa banyak orang yang serius beribadah bahkan mengorbankan segala yang dia miliki untuk suatu hal yang sebetulnya tidak dituntut darinya. Betapa banyak kewajiban ditinggalkan karena melaksanakan ibadah sunah yang tidak prioritas dalam neraca Syariah. Betapa banyak kewajiban kolektif diabaikan padahal itu menyangkut kepentingan umum disebabkan sang manusia lebih asyik dengan ibadah personal yang porsinya bisa dibatasi. Betapa banyak bid’ah yang dianggap sunnah. Betapa banyak sunnah yang dianggap bid’ah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa berpegang teguh pada pemahaman yang benar terhadap Qur’an dan Sunnah, sangat sulit seorang muslim dapat dengan tepat melaksanakan peranan dan tugas yang dituntut darinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesalahan yang paling parah adalah yang terjadi pada golongan yang menganggap bahwa penyerahan diri terhadap Allah adalah bersikap fatalis atau yang dikenal dengan kaum &lt;em&gt;Jabriyah&lt;/em&gt;. Bahwa manusia hanya dituntut menyerah pada takdir, tidak perlu berusaha atau merencanakan masa depan yang baik. Iman kepada takdir mereka pahami sebagai sikap pasif terhadap usaha perubahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umar bin Khaththab pernah begitu gusar dengan pemahaman seperti ini, ketika beliau dan beberapa sahabat hendak memasuki daerah yang dilanda wabah. Setelah bermusyawarah akhirnya diputuskan untuk membatalkan kunjungan ke daerah tersebut. Salah seorang sahabat menentang putusan itu, dan berkata, &lt;em&gt;“Apakah kita lari dari takdir Allah?”&lt;/em&gt; Umar bin Khaththab terkejut dengan tanggapan tersebut, lalu menjawab, &lt;em&gt;“Iya kita lari dari takdir Allah menuju takdir Allah yang lain.” &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah mengecam orang-orang yang menggunakan takdir sebagai alasan untuk tidak melaksanakan hal-hal yang seharusnya. Allah berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;سَيَقُولُ الَّذِينَ أَشْرَكُوا لَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا أَشْرَكْنَا وَلَا آَبَاؤُنَا وَلَا حَرَّمْنَا مِنْ شَيْءٍ كَذَلِكَ كَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ حَتَّى ذَاقُوا بَأْسَنَا قُلْ هَلْ عِنْدَكُمْ مِنْ عِلْمٍ فَتُخْرِجُوهُ لَنَا إِنْ تَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ أَنْتُمْ إِلَّا تَخْرُصُونَ&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;148. “Orang-orang yang mempersekutukan Tuhan, akan mengatakan: “Jika Allah menghendaki, niscaya Kami dan bapak-bapak Kami tidak mempersekutukan-Nya dan tidak (pula) Kami mengharamkan barang sesuatu apapun.” Demikian pulalah orang-orang sebelum mereka telah mendustakan (para Rasul) sampai mereka merasakan siksaan kami. Katakanlah: “Adakah kamu mempunyai sesuatu pengetahuan sehingga dapat kamu mengemukakannya kepada kami?” Kamu tidak mengikuti kecuali persangkaan belaka, dan kamu tidak lain hanyalah berdusta.”(QS al-An’am: 148)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Iman kepada takdir adalah kebenaran yang wajib diyakini, tetapi hal itu dimaksudkan agar kita tidak terjajah oleh masa lalu, tersiksa oleh penderitaan masa yang telah lewat, atau tertipu oleh sesuatu yang membuat kita terlena. Allah jelaskan dalam surat al-Hadid apa yang dimaksudkan dengan iman kepada takdir, Allah berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ (22) لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آَتَاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;22. “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.23. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS al-Hadid: 22-23)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Iman kepada takdir membuat seorang muslim tidak tenggelam dalam penderitaan atau tertipu oleh kenikmatan, karena dia sadar bahwa itu semua sudah ditetapkan oleh Sang Pencipta, Yang Maha Bijaksana dan semua yang Allah tetapkan selalu menyimpan hikmah dan kebijaksanaan. Singkat kata iman kepada takdir dapat menghindarkan sesorang dari pedihnya keputus-asaan dan tipuan kesombongan. Di sisi lain Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berbuat untuk kebaikan dirinya. Rasulullah SAW bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَان&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;. رواه مسلم&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Bersunguh-sungguhlah meraih hal yang bermanfaat untukmu, mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan melemah. Jika Sesuatu menimpamu janganlah engkau berkata, ‘jika dulu aku lakukan ini pasti terjadi begini atau begitu.’ Tetapi katakanlah, Allah sudah menakdirkan, dan apa yang Allah kehendaki pasti terjadi. Karena kata ‘kalau’ membuka perbuatan setan&lt;a name="_ftnref1" href="http://www.dakwatuna.com/2009/perang-keinginan/#_ftn1"&gt;&lt;strong&gt;[1]&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;.” (HR Muslim)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesalahpahaman lain yang sering terjadi dalam beribadah juga adalah pemahaman bahwa ibadah hanyalah terbatas pada hal-hal ritual. Banyak umat Islam yang masih belum memahami universalitas Islam, bahwa perintah Allah juga mencakup segala kebaikan di berbagai aspek kehidupan. Dengan ringan tangan banyak muslim yang menginfakkan jutaan rupiah untuk pergi haji atau umrah. Tetapi jumlah seperti itu sulit didapatkan untuk membangun proyek-proyek yang berkaitan dengan kemaslahatan bersama. Umat Islam sadar kalau sholat mereka batal kalau mereka berhadats, tetapi banyak tidak khawatir seluruh amalnya batal karena korupsi, kolusi dan menipu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesalahpahaman yang juga banyak terjadi adalah berlebih-lebihan dan beragama. Ada yang berwudhu tapi sambil membuang air dengan mubadzir, ada yang sibuk mengucapkan niat sampai tidak bisa mengikuti sholat dengan baik dan khusyu’, ada yang sibuk dengan memendekkan pakaian sampai lupa memperhatikan hati dan memperbaiki akhlak. Ada yang terlalu berlebihan dalam masalah-masalah aqidah sampai mengkafirkan sebagian besar umat Islam. Ada yang begitu membenci kekafiran tetapi lupa berdakwah dengan hikmah dan nasehat yang baik. Begitu bahayanya sikap berlebih-lebihan dalam agama sampai Rasulullah SAW memperingatkan:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl"&gt;&lt;strong&gt;وَإِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فِي الدِّينِ فَإِنَّمَا أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ الْغُلُوُّ فِي الدِّينِ&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;. رواه النسائي وابن ماجه والبيهقي والطبراني في الكبير وابن حبان وابن خزيمة وصححه الألباني&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Jauhkan diri kalian dari berlebih-lebihan dalam agama. Sesungguhnya berlebih-lebihan dalam agama telah membinasakan orang-orang sebelum kalian.” (HR an-Nasa’I, Ibnu Majah, al-Baihaqi, at-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, Ibnu Hibban, dan Ibnu Khuzaimah, dan dishahihkan oleh al-Albani)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitu banyak kesalahan dalam beribadah terjadi karena ketidakpahaman terhadap Islam. Sebagian besar bersumber dari jauhnya umat Islam dari pemahaman yang baik terhadap Qur’an dan Sunnah. Jarak yang terjadi bervariasi, mulai dari yang tidak pernah membaca al-Qur’an sama sekali, sampai yang membaca tetapi tidak memahami maknanya. Ada yang memahami sebagian kecil lalu merasa cukup dan merasa sudah pandai, bahkan mengira bahwa Islam hanya terangkum dalam beberapa ayat dan hadits. Ada yang mengaku mengerti al-Qur’an dan meninggalkan Hadits. Ada juga yang serius dengan hadits Nabi SAW tapi justru meninggalkan al-Qur’an dengan tidak mentadabburi al-Qur’an dengan rutin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah itu semua karena memahami agama Islam sulit? Sama sekali tidak. Tetapi siapapun yang menghendaki suatu tempat tapi tidak melalui jalan yang sesuai pasti tidak akan sampai tujuan. Seperti dikatakan oleh seorang penyair:&lt;/p&gt; &lt;p dir="rtl" align="center"&gt;&lt;strong&gt;تَرْجُو النَّجَاةَ وَلَمْ تَسْلُكْ مَسَالِكَهَا           إِنَّ السَّفِيْنَةَ لَمْ تَجْرِ عَلَى يَبَسِ&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Kau harap selamat tapi tidak menempuh jalannya&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya bahtera tidak berlayar di atas daratan kering”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Tantangan kedua&lt;/em&gt; dalam ibadah adalah diri manusia itu sendiri. Dia berhadapan dengan hawa nafsunya yang sering menggodanya untuk meninggalkan perintah Allah. Dia akan berhadapan godaan dari luar, tetapi semua terkait dengan kekuatan tekad dan keteguhan pendirian hamba Allah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika hawa nafsu mengajak kepada hal yang jelas dilarang barangkali masalah menjadi jelas. Yang lebih rumit adalah ketika hawa nafsu mengajak kepada hal yang samar (syubhat), disini dua persoalan merajut satu sama lain sehingga memperumit tantangan. Yang lebih rumit lagi adalah ketika hawa nafsu mendapatkan pembenaran yang palsu. Ketika dalil-dalil syar’I yang mutasyabihat (yang samar) dapat digunakan untuk membenarkan pelanggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua tantangan itu tidak mudah. Karena itu ibadah seorang hamba tidak akan sempurna tanpa memohon pertolongan Allah. Oleh sebab itu poros al-Fatihah yang harus diulang-ulang seorang muslim adalah: &lt;em&gt;“Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in.” &lt;/em&gt;(Kepada engkau kami menyembah, dan kepada engkau kami memohon pertolongan). Seorang muslim yang menyembah Allah tanpa memohon pertolongan dari-Nya, niscaya akan terjebak dan terjatuh dalam tantangan-tantangan yang sulit dalam perjalan hidup yang penuh dengan ujian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita. &lt;em&gt;Wallahu waliyyut taufiq. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;hr size="1"&gt;&lt;a name="_ftn1" href="http://www.dakwatuna.com/2009/perang-keinginan/#_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Yang dimaksud bahwa kalau membuka amal setan dalam hadits ini adalah menyesali masa lalu dan berandai-andai hingga menyiksa diri, padahal masa lalu tak akan diperbaiki hanya dengan penyesalan dan berandai-andai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-5921512194037851545?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/5921512194037851545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/perang-keinginan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5921512194037851545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5921512194037851545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/perang-keinginan.html' title='“Perang Keinginan”'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-3912047531865819489</id><published>2009-03-20T02:31:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T02:43:14.407-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu'/><title type='text'>Golput Halal?Ayo Boikot Pemilu 2009</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScNkAAcYvLI/AAAAAAAAAKQ/nw3H4FUstR0/s1600-h/GOLPUT.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScNkAAcYvLI/AAAAAAAAAKQ/nw3H4FUstR0/s320/GOLPUT.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315201936509156530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center;font-family:arial;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;color:red;"  &gt;MENGATASI MASALAH DENGAN MASALAH&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center;font-family:arial;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:blue;"  &gt;(Mengharamkan Demokrasi Demi Mudharat Yang Lebih Besar)&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center;font-family:arial;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" face="arial" style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Oleh : Abduh Zulfidar Akaha&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" face="arial" style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" face="arial" style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center;" align="center"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemilu sudah di depan mata. Polemik antara yang mengharamkan golput dan mengharamkan demokrasi terus bergulir, bahkan disampaikan dalam khutbah Jum’at yang saya saksikan sendiri. Satu pakem bagi saya yang selama ini tidak mau menyampaikan permasalahan khilafiyah atau polemik umat di khutbah Jum’at, kecuali jika bisa disampaikan secara adil, obyektif, dan proporsional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Beberapa waktu lalu, tepatnya Jum’at 6 Maret 2008, khatib memberikan materi yang cukup “berat”, yakni kewajiban golput. Bagi yang setiap hari setiap saat pergi ke masjid, hal ini bisa jadi tidak menjadi soal. Namun bagi mereka yang ke masjidnya hanya seminggu sekali pas shalat Jum’at saja, mungkin ini akan membingungkannya. Sekalinya ke masjid, langsung “disuguhi” sesuatu yang membuatnya bingung. Sesuatu yang berbeda dengan yang diketahui dan diyakininya selama ini; golput itu haram. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kembali pada sang khatib, dia mengatakan bahwa kita mesti “menghargai” fatwa MUI yang mewajibkan memilih pemimpin yang shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Jika ada pemimpin yang memiliki kriteria ini, maka kita wajib memilih dan haram golput. Sebaliknya, jika tidak ada pemimpin yang memenuhi kriteria shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah; maka &lt;em&gt;mafhum mukhalafah&lt;/em&gt;nya adalah kita wajib golput. Dan, khatib pun mengisyaratkan bahwa saat ini tidak ada calon pemimpin yang memenuhi kriteria sebagaimana yang difatwakan oleh MUI. Dengan demikian, kita wajib golput!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Saya sangat menyayangkan khutbah yang bermaterikan semacam ini. Bagaimanapun ini adalah khutbah Jum’at, bukan forum diskusi, dialog terbuka, atau ceramah umum yang memungkinkan hadirin untuk bertanya. Selain itu, ada beberapa catatan saya. &lt;strong&gt;Pertama;&lt;/strong&gt; apa dasar dan bukti khatib menganggap bahwa tidak ada (calon) pemimpin yang memenuhi kriteria MUI. &lt;strong&gt;Kedua;&lt;/strong&gt; jika tidak ada pemimpin yang memenuhi syarat, kenapa harus golput. Apakah dengan golput akan muncul pemimpin yang memenuhi syarat? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;Ketiga;&lt;/strong&gt; jika tidak setuju pemilu, lalu cara seperti apa agar kita bisa mendapatkan pemimpin yang memenuhi kriteria? &lt;strong&gt;Keempat;&lt;/strong&gt; apakah dengan cara yang ditawarkan tersebut, bisa dijamin bahwa akan terpilih pemimpin yang memenuhi kriteria? Dan &lt;strong&gt;kelima;&lt;/strong&gt; jika terpilih seorang pemimpin menurut cara sang khatib, kriteria versi siapakah yang dipakai? Apakah pemimpin tersebut juga memenuhi kriteria menurut mereka yang tidak golput?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Baiklah, katakanlah demokrasi itu mungkar –meski masih &lt;em&gt;debatable&lt;/em&gt;–, dan tidak ada seorang pun muslim yang ikut pemilu karena pemilu itu haram. Kemudian sebagai konsekuensi logis, akan terpilih Presiden dan wakil presiden non-muslim, parlemen dikuasai non-muslim, pejabat-pejabat di instansi pemerintahan dikuasai non-muslim, dan aparat juga non-muslim. Lalu, apakah demokrasi itu akan otomatis hilang dan berganti dengan sistem Islam (catatan: tidak ada nash qath’i tentang sistem Islam dalam pemilihan pemimpin tertinggi)? Atau, apakah justru akan muncul kemungkaran yang lebih besar bahkan jauh lebih besar?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Bukan tidak mungkin, jika negeri ini dikuasai oleh kaum kafir di segala lininya; aktifitas umat Islam akan dikekang dan serba terbatas serta menjadi budak di negeri sendiri.&lt;/span&gt; Jangankan di segala lini, ketika Turki dipimpin oleh Mustafa Kamal Ataturk yang seorang muslim sekular saja, umat Islam di sana tidak bisa berbuat banyak ketika kehidupan beragamanya dikebiri dan banyak simbol-simbol keislaman yang dihapus. Tidak cukupkah Khilafah Turki Utsmani sebagai pelajaran? Bukankah di antara mereka yang anti-demokrasi adalah mereka yang mendambakan khilafah? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Lihat, di mana bekas kekuatan kaum muslimin di sana saat kekhilafahannya diruntuhkan? Apakah mereka mempunyai kekuatan untuk berontak? Padahal, kemarin sore mereka adalah orang-orang muslim militan yang sangat disegani kawan dan ditakuti lawan. Tapi, di mana kekuatan itu ketika khilafah jatuh? Subhanallah… itu baru seorang Mustafa Kamal. Bagaimana halnya jika Indonesia dikuasai oleh orang-orang kafir di segala lininya –sebagai konsekuensi logis tidak mau ikut pemilu–?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Baiklah, katakanlah umat Islam di Indonesia sangat kuat, bersatu, dan berani. Sehingga, manakala pemerintahan dan parlemen Indonesia dikuasai orang-orang kafir, serta kezhaliman telah merajalela, mereka akan mengumandangkan jihad. Dan, terjadilah perang. Sungguh, jika ini yang diharapkan –sebagaimana yang kami dengar–, maka yang akan terjadi pada saat itu adalah pertumpahan darah antar-sesama muslim. Biaya jiwa dan materi yang dikeluarkan akan jauh lebih besar daripada ‘sekadar’ ikut pemilu. Itu belum termasuk hukum membunuh sesama muslim.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selanjutnya, katakanlah umat Islam berhasil menang dalam “jihad” tersebut. Lalu, siapa yang akan diangkat menjadi pemimpin atau khalifah atau presiden Indonesia? Bagaimana caranya? Apakah dengan cara musyarawah atau “pemilu yang islami”? Bagaimana jika calon pemimpinnya tidak disetujui oleh sebagian kaum muslimin yang lain? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;Namun demikian, pendapat yang menyerukan jihad saat negara dikuasai orang kafir yang zhalim dan kondisi negara sangat amburadul serta tidak kondusif bagi umat Islam, masih lebih baik daripada kelompok lain yang juga menyerukan golput. &lt;strong&gt;Kelompok lain ini lebih ‘aneh’ lagi. Mereka mengharamkan demokrasi dan pemilu serta mengajak golput, tapi mereka menerima apa pun hasil pemilu.&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Saya katakan aneh, sebab manakala pemilu ini tidak diikuti oleh seorang muslim pun (karena demikian seruan mereka, mengajak golput) dan hanya diikuti orang-orang kafir [1], lalu menghasilkan pemimpin yang kafir, para menteri yang kafir, dan aparat negara yang juga kafir; mereka tetap menyatakan &lt;em&gt;sami’naa wa atha’naa&lt;/em&gt;. Kalau pemilu saja dibid’ahkan, bagaimana halnya dengan ‘kebijakan-kebijakan’ pemerintah nanti yang notabene non-muslim? Bukankah yang bid’ah dan mungkar kelak bukan hanya pemilu saja? Apakah akan tetap &lt;em&gt;sami’naa wa atha’naa &lt;/em&gt;dengan penguasa yang serba kafir?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:85%;"&gt;*&lt;span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;*&lt;span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Saya teringat kisah tentang Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; (w. 728 H) dan para prajurit Tartar yang minum minuman keras di tempat umum. Kisah ini diceritakan oleh muridnya, Imam Ibnul Qayyim &lt;em&gt;rahimahullah &lt;/em&gt;(w. 751 H), dalam kitabnya &lt;em&gt;“A`lam Al-Muwaqqi’in”&lt;/em&gt; (bisa juga dibaca; &lt;em&gt;I’lam Al-Muwaqqi’in&lt;/em&gt;) bab &lt;em&gt;“Inkar Al-Munkar Arba’ Darajat”&lt;/em&gt; (Mengingkari kemungkaran ada empat tingkatan). Namun, sebelum saya kutipkan kisahnya, ada baiknya saya sebutkan dulu empat tingkatan ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center; font-family: arial;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol  style="margin-top: 0pt;font-family:arial;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kemungkaran tersebut hilang dan digantikan dengan yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Meski tidak hilang secara keseluruhan, tetapi kemungkaran tersebut berkurang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kemungkaran tersebut hilang, tetapi diganti dengan kemungkaran lain yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Kemungkaran tersebut hilang, tetapi berganti menjadi kemungkaran yang lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Imam Ibnul Qayyim berkata, “Dua tingkatan yang pertama adalah masyru’ (disyariatkan). Tingkatan ketiga adalah medan ijtihad. Dan, tingkatan yang keempat adalah haram.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Dikisahkan, bahwa pada masa pendudukan pasukan Tartar (Mongolia), ketika Ibnu Taimiyah berjalan-jalan bersama para sahabatnya, mereka melihat sebagian orang Tartar sedang minum minuman keras, mabuk-mabukan. Sebagian sahabat Ibnu Taimiyah mencela tindakan orang-orang Tartar itu dan hendak melarangnya. Namun Ibnu Taimiyah mencegah sebagian sahabatnya dan berkata, “Biarkan saja mereka. Sesungguhnya Allah melarang khamr itu karena ia dapat membuat orang lupa kepada Allah dan membuat orang tidak melakukan shalat. Tetapi orang-orang itu, dengan minum khamr, justru membuat mereka tidak membunuh, menawan orang, dan merampok harta benda rakyat. Jadi, biarkan saja mereka!”&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span&gt;[2]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Perhatikanlah, bagaimana ulama besar sekaliber Ibnu Taimiyah (dan Ibnul Qayyim) yang dikenal sebagai tokoh terdepan anti-bid’ah, membiarkan orang-orang Tartar meminum khamr karena melihat bahwa lebih baik mereka minum khamr daripada mereka melakukan kemungkaran lain yang lebih besar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Dalam demokrasi ada kemungkaran. Kita akui itu. Tapi kita juga tidak bisa menafikan adanya kebaikan dalam demokrasi. Nah, dari sisi inilah kita masuk. Kita timbang manfaat dan madharatnya, sebagaimana Ibnu Taimiyah menimbang manfaat dan madharat saat beliau dan para sahabatnya menyaksikan orang-orang Tartar minum minuman keras. Manfaatnya, orang-orang Tartar itu paling &lt;em&gt;banter&lt;/em&gt; akan berhenti dari kemungkaran minum khamr. Namun madharatnya, mereka akan melakukan kemungkaran yang jauh lebih besar daripada ‘sekadar’ minum. Mereka akan membunuh, menawan, dan merampok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Selain kaidah “inkarul munkar”, ada juga kaidah ushul fiqih yang mesti diperhatikan dalam masalah ini, yakni: &lt;em&gt;al-akhdzu bi akhaffi adh-dhararain&lt;/em&gt; (mengambil risiko paling ringan di antara dua madharat) dan &lt;em&gt;adh-dharar al-asyad yuzalu bi adh-dharar al-akhaf&lt;/em&gt; (menghilangkan madharat yang lebih besar dengan madharat yang lebih kecil).&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;span&gt;[3]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;Sungguh, “kemungkaran” dan “madharat” dalam demokrasi dan pemilu jauh lebih kecil dibandingkan dengan risiko jika umat Islam tidak ikut pemilu. Maksud hati ingin mengatasi masalah kemungkaran dan madharat pemilu, namun sejatinya justru kita menanam benih masalah yang jauh lebih dahsyat kemungkaran dan madharatnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Wallahu a’lam bish-shawab&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyTextIndent"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: center; font-family: arial;" align="center"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:85%;" &gt;&lt;strong&gt;*&lt;span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;*&lt;span&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;*&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Footnote :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;[1]&lt;/strong&gt; Ini jika mereka serius dengan pendapatnya. Mereka tentu akan bahagia jika semua umat Islam di Indonesia golput. Sebab ini yang mereka inginkan. Jika demikan, tentu mereka juga sudah siap dengan hasil pemilu yang hanya diikuti oleh orang-orang non muslim. Lahirnya pemimpin, aparat, dan pejabat yang kafir adalah konsekuensi logis dari golputnya umat Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;[2]&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;I’lam Al-Muwaqqi’in ‘An Rabb Al-‘Alamin/&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Ibnul Qayyim/Jilid 2/Juz 3/Hlm 4-5/penerbit Maktabah Al-Iman, Manshurah – Mesir/Cetakan pertama/1999 M – 1419 M.&lt;em&gt; I’lam Al-Muwaqqi’in ‘An Rabb Al-‘Alamin/&lt;/em&gt;Ibnul Qayyim/Jilid 2/Juz 3/Hlm 4-5/penerbit Maktabah Al-Iman, Manshurah – Mesir/Cetakan pertama/1999 M – 1419 M.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:black;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;[3]&lt;/strong&gt; Dalam kitab-kitab fiqih kita akan banyak menemukan contoh dalam masalah ini. Misal, bolehnya menggugurkan janin yang sudah lebih empat bulan (sudah ditiupkan ruh) karena kondisi si ibu yang menderita sakit sangat parah, di mana jika si ibu tetap meneruskan kandungannya akan berakibat pada risiko kematian. Aborsi adalah haram (mungkar). Namun, karena nyawa si ibu terancam jika janin tidak diaborsi, maka aborsi pun dibolehkan dalam kondisi ini, demi maslahat yang lebih nyata dan menghindari madharat yang lebih berat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:black;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="margin: 0pt;font-family:arial;"&gt;&lt;span style=";font-size:85%;color:black;"  &gt;Sumber : http://abduhzulfidar.multiply.com/journal/item/69/Mengatasi_Masalah_dengan_Masalah_Mengharamkan_Demokrasi_Demi_Madharat_yang_Lebih_Besar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt; line-height: 150%; text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-3912047531865819489?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/3912047531865819489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/golput-halalayo-boikot-pemilu-2009.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3912047531865819489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/3912047531865819489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/golput-halalayo-boikot-pemilu-2009.html' title='Golput Halal?Ayo Boikot Pemilu 2009'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScNkAAcYvLI/AAAAAAAAAKQ/nw3H4FUstR0/s72-c/GOLPUT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4510748087603265250</id><published>2009-03-18T04:14:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T00:31:48.552-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Cartoons the New Holocaust in Gaza</title><content type='html'>These are the cartoons of the New Holocaust in Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I hope we could stop Israelis barbarism for good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel soldiers with US technology slaughter babies and children in Palestine.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScDgQ-f6WbI/AAAAAAAAAKA/MWCXNgehM9g/s1600-h/holocaustingazas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScDgQ-f6WbI/AAAAAAAAAKA/MWCXNgehM9g/s320/holocaustingazas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314494142556559794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;The US Government which is controlled by Jews capitalists such as Soros spending 3.2 billion dollar from US tax payers per year for Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That money should be given to the poor and needy in US.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScDgpy3tFGI/AAAAAAAAAKI/xuJMdgyHtY4/s1600-h/holocaustingaza2s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScDgpy3tFGI/AAAAAAAAAKI/xuJMdgyHtY4/s320/holocaustingaza2s.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314494568931857506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;US Government give US$ 3.2 billion from US Taxpayers per year to Israel&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4510748087603265250?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4510748087603265250/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/cartoons-new-holocaust-in-gaza.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4510748087603265250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4510748087603265250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/cartoons-new-holocaust-in-gaza.html' title='Cartoons the New Holocaust in Gaza'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScDgQ-f6WbI/AAAAAAAAAKA/MWCXNgehM9g/s72-c/holocaustingazas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-5520087555360147481</id><published>2009-03-17T20:16:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T20:19:52.341-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Israel Big Loser in Post-Musharraf Pakistan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBoMk6IzYI/AAAAAAAAAJ4/8IqTNLQ0hhM/s1600-h/12.htm"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBoMk6IzYI/AAAAAAAAAJ4/8IqTNLQ0hhM/s320/12.htm" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314362125572427138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Israel will be the main loser in new Pakistan because the departure of former president Pervez Musharraf will put his much-criticized efforts to recognize Israel on the backburner, analysts believe.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"There were very thin chances for recognition of Israel by Pakistan even if Musharraf would have stayed in power because of heavy public sentiments," Mansoor Alam, a former ambassador and a senior diplomatic analyst, told IslamOnline.net.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Musharraf had reportedly asked the Foreign Office in early 2007 to prepare a plan for the recognition of Israel but it did not materialize due to the political turmoil started in March 2007.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;table class="highlightBox" style="height: 24px;" align="right" width="216"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&amp;amp;cid=1218650275275&amp;amp;pagename=Zone-English-News/NWELayout"&gt;Is Israel Trying To Save Musharraf?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;  "&lt;span class="bodyContent"&gt;Now, those thin chances have also been removed," said Alam whose diplomatic career sprawled from 1966 to 2002.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Musharraf whipped up a storm of local diatribe in January of this year over a meeting with Israeli Defense Minister Ehud Barak in Paris.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Musharraf and the now coma-stricken former hawkish Israeli premier Ariel Sharon shook hands on the sidelines of the UN General Assembly in September 2005.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;He was the first Pakistani leader invited to address the influential World Jewish Congress in the US in 2005.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;After that historic event, his then foreign minister Khurshid Kasuri met his Israeli counterpart Silvon Shalom in Turkey.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Musharraf sparked a wave of criticism after saying in 2006 his government would have to recognize Israel after an independent Palestinian state was established.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Pakistan doesn’t not recognize Israel due to its occupation of Palestine.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The Jerusalem Post has quoted Israeli sources as saying that Musharraf's resignation "quelled any faint remaining hopes of improving relations between his country and Israel in the near future."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Isaac Kfir, an expert on Pakistan at Israel's Interdisciplinary Center Herzliya, faulted Prime Minister Ehud Olmert for rejecting Musharraf's offer to join the peacekeeping forces along the Lebanese border.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"This was a major loss," he said, describing the Musharraf offer as a subtle first step toward relations with Israel.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="subHeadings"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Far-fetched&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table style="height: 46px;" align="right" width="102"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;                                                                                                                                                                       &lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?blobcol=urldata&amp;amp;blobheader=image%2Fjpeg&amp;amp;blobkey=id&amp;amp;blobtable=MungoBlobs&amp;amp;blobwhere=1218880412359&amp;amp;ssbinary=true" class="cov" align="right" /&gt;               &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span class="imageCaption"&gt;"Recognizing Israel means to give an easy access to its spies to sneak into our nuclear program," warns Hussain&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Alam, who served as ambassador to Russia, Egypt, UAE, Mexico and other countries, believes that a majority of the parties in the ruling coalition will not even think about the most controversial idea floated by Musharraf.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Nawaz Sharif’s position on this issue is very clear," he said referring to the two-time former premier and leader of the Pakistan Muslim League (PML-N).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"He will never support any such effort."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Alam recalls a statement issued by Begum Abida Hussein, a former ambassador to the US during Sharif’s 1990-1993 tenure, proposing diplomatic ties with Israel.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Her proposal was rudely rejected by the then government, and she had to take back her statement."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;He believes the same goes for the Pakistan People’s Party (PPP).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Though Benazir Bhutto (the slain prime minister and PPP leader) had issued some statements in favor of diplomatic ties with Israel a few years back, sensing the public resistance she did not emphasize on that," he notes.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Even if the PPP wants that, it cannot go against the public opinion, which is heavily against any such ties."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Dr Shameem Akhtar, a former head of the International Relations Department, University of Karachi, agrees.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"If the PPP tows such efforts, it would be the last nail in its coffin," he agues.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Political parties cannot go against the wishes of people, and the people of Pakistan will never accept any such idea."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Imtiaz Hussain, a Peshawar-based security analyst, rejects the contention that Pakistan has no direct confrontation with Israel.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"This is an open secret that Israel is one of the worst opponent of Pakistan’s nuclear program. And it is also true that Israel has been engaged in conspiracies against our nuclear program," he said.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Recognizing Israel means to give an easy access to its spies to sneak into our nuclear program."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-5520087555360147481?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/5520087555360147481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/israel-big-loser-in-post-musharraf.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5520087555360147481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/5520087555360147481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/israel-big-loser-in-post-musharraf.html' title='Israel Big Loser in Post-Musharraf Pakistan'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBoMk6IzYI/AAAAAAAAAJ4/8IqTNLQ0hhM/s72-c/12.htm' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-8581308332454832107</id><published>2009-03-17T18:20:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T18:24:09.775-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Meltdown to Kill 400,000 Children: WHO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBNF-AYyhI/AAAAAAAAAJw/Dld3DLiTD4E/s1600-h/who2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 272px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBNF-AYyhI/AAAAAAAAAJw/Dld3DLiTD4E/s320/who2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314332325236492818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;With a global economic meltdown hitting hard poor countries, between 200,000 to 400,000 children are expected to die because of the crisis, the World Health Organization has warned.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"There is no reason why we should doubt that this [death toll] will happen if we fail to act," WHO director-general Dr Margaret Chan told the &lt;em&gt;Times&lt;/em&gt; on Saturday, March 14.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;She said between 2,00,000 to 400,000 children will die of preventable diseases as the meltdown derails improvements in health systems in poor countries.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"It is very clear. Past recessions have ample evidence to demonstrate the fact," she said.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"And the two groups that are most vulnerable are women and children, especially girls.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"It is so important to champion women and children; otherwise once again they will fall by the wayside."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The WHO chief urged world leaders to "walk the talk" of funding pledges to poorer nations.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Because if we do not, more women will suffer or die because of complications arising from pregnancy and delivery, and more children will die because of lack of food or immunization or poor water and sanitation."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;A meeting of the Taskforce on Innovative International Financing Health Systems was held Friday in London to discuss consequences of the meltdown on health services.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The meeting, attended by World Bank chief Robert Zoellick and eight world leaders, called for extra $30 billion to save 10 million women and children's lives in the world's poorest countries.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;It warned that without the promised level of health expenditure, over five million children and babies will die, 56 million women will lack access to skilled care at birth and over one million people will become infected with HIV AIDS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="subHeadings"&gt;Way-Out&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The WHO director called for new ways of financing healthcare to meet aid shortfalls.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"If we take action and introduce prompt measures then hopefully the damage can be reduced," Dr Chan said.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Given the financial situation, if funding is not forthcoming the [healthcare] shortfall is only going to get bigger."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;A financial firestorm swept the US and the world in September after the demise of Lehman Brothers, one of the US's Wall Street giants.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Since this, the crisis has knocked down many major companies worldwide, causing massive layoffs.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"My first hand experience talking to heads of government, heads of state and ministers of health suggests that some countries that depend on ODAs [official development assistance] or remittance are seeing a reduction in those," Dr Chan said.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"At this time when every citizen in every country and their political leaders are preoccupied with the financial crisis and what it means to themselves, it is vital that we focus on this solidarity."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-8581308332454832107?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/8581308332454832107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/meltdown-to-kill-400000-children-who.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8581308332454832107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/8581308332454832107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/meltdown-to-kill-400000-children-who.html' title='Meltdown to Kill 400,000 Children: WHO'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBNF-AYyhI/AAAAAAAAAJw/Dld3DLiTD4E/s72-c/who2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-1407353761642552303</id><published>2009-03-17T18:15:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T18:17:51.388-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Indonesia Poll…Teemed Race, Decided Winners</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBLsRjbhHI/AAAAAAAAAJo/JE9LgVk677k/s1600-h/n31748072584_6554.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 174px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBLsRjbhHI/AAAAAAAAAJo/JE9LgVk677k/s320/n31748072584_6554.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314330784295519346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;JAKARTA — Tens of political parties are competing to court voters for Indonesia's parliamentary elections, though analysts predict that only a trickle of them stand a chance of winning a piece of the cake.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I predict that less than ten parties would survive in the parliamentary election," Andrinof Chaniago, professor of political science at the University of Indonesia, told IslamOnline.net.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Voters in the world's most populous country go to the ballot boxes on April 9 to elect members of both chambers of the parliament in the third general elections since the fall of the Suharto dictatorship.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The election campaign kicked off on Monday, March 17, with the participation of 38 national parties, along with six local parties in the newly-autonomous province of Aceh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The vote will see about 12,000 candidates vying for 128 seats in the upper house and 550 seats in the lower house.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Major parties are expected to hold massive campaign rallies over the next 21 days to lure the country's 171 million registered voters.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Representatives of the national parties have signed a joint declaration promising a peaceful campaigning as they compete for the hearts and minds of the voters.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Fachry Ali, a political analyst, believes that with many key issues at the forefront of voters' concerns, from tackling corruption to improving infrastructure and the economic crisis, inexperienced players will not survive for long.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Most of them are having insufficient knowledge of democracy."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Indonesia, the world's most populous Muslim country of 240 million people, is categorized as the most democratic country in Southeast Asia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="subHeadings"&gt;Big Five&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;table width="230" align="right"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;                                                                                                                                                                       &lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?blobcol=urldata&amp;amp;blobheader=image%2Fjpeg&amp;amp;blobkey=id&amp;amp;blobtable=MungoBlobs&amp;amp;blobwhere=1237284739695&amp;amp;ssbinary=true" class="cov" /&gt;               &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span class="imageCaption"&gt;Representatives of the parties have signed a joint declaration promising a peaceful campaigning as they compete for the hearts and minds of the voters.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;  &lt;span class="bodyContent"&gt;For analysts, even before election day, there are key players in the race that are likely to emerge as clear winners.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Professor Andrinof says the main contenders are five parties, led by the Democratic Party of President Susilo Bambang Yudhoyono and its ally Golkar party of Vice President Yusuf Kalla.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The other three favorites are the Democratic Party of Struggle (PDIP) of former president Megawati Sukarnoputri, the Nation Awakening Party (PKB), and the Prosperous Justice Party (PKS).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The president's party, which has delivered many of the promises made in the last election, is well ahead of rivals in opinion polls.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;A new survey by the Indonesian Survey Institute showed the party was the frontrunner with support of 24 percent -- up from just 7.5 percent of the actual votes in the 2004 elections.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;It linked the increasing support to the popularity of President Yudhoyono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"President Yudhoyono is still an icon of the Democratic Party in the next election," MP Sutan Batugana told IOL.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"So, he  is on the right track. We expect to get majority seats the next election."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Megawati's PDIP and Golkar are competing for the second place with 20 percent and 18 percent of the votes successively, according to the nationwide survey.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The PKS, an Islamic-rooted party, has its eye on the third spot.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Our target is to reach the third biggest in national level in the next election," Tri Handhono of the party's Campaign Strategy Commission told IOL.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The party, which was established by a group of Muslim intellectuals and scholars in 1998, has grown in popularity significantly over the past decade.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;It is now dominating in cities across the country while remote areas are mostly controlled by the more established parties.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Handhono says PKS is working to achieve its target through many tools, including the use of media to polish its image.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"But door-to-door campaign is more effective to reach targets in remote areas."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The party likely to get the least chances among the big five is the nationalist PKB, established by former president Abdurrahman Wahid.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The PKB, born of the womb of Nahdlatul Ulama, the biggest Muslim organization in the world, faces internal rifts and feuds.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;It currently has 57 seats in parliament.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Gamal Ferdhi, a researcher at the Wahid Institute, predicts that the party will not fare well in the April vote.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Due to the rift, I don't think PKB will get such significant number of voters."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-1407353761642552303?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/1407353761642552303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/indonesia-pollteemed-race-decided.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1407353761642552303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/1407353761642552303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/indonesia-pollteemed-race-decided.html' title='Indonesia Poll…Teemed Race, Decided Winners'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/ScBLsRjbhHI/AAAAAAAAAJo/JE9LgVk677k/s72-c/n31748072584_6554.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4544799536726822999</id><published>2009-03-17T05:50:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T05:51:05.153-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Israel's Gaza War Crimes at ICC</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="100%"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                          &lt;td width="100%"&gt;                              &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                          &lt;td width="100%"&gt;                              &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                       &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td width="100%"&gt;&lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/trick.gif" width="1" border="0" height="5" /&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td width="100%"&gt; &lt;table width="100" align="right" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                          &lt;td&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         &lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?blobcol=urldata&amp;amp;blobheader=image%2Fjpeg&amp;amp;blobkey=id&amp;amp;blobtable=MungoBlobs&amp;amp;blobwhere=1232519236400&amp;amp;ssbinary=true" alt="Manaa" width="150" height="180" /&gt;     &lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                                               &lt;tr&gt;                          &lt;td class="Gray6_bg" valign="top"&gt;&lt;p class="imageCaption"&gt;"A lawsuit will also be filed in Switzerland regarding Israel's violations of the Fourth Geneva Convention," Manaa told IOL.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                                             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;span class="bodyContent"&gt;PARIS — A coalition of 350 European and Arab civil society organizations has filed a lawsuit with the International Criminal Court (ICC) against war crimes committed by the Israeli army during its latest onslaught on the Gaza Strip.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The lawsuit is backed by all Palestinian political parties," Haitham Manaa, a coordinator for the International Coalition for Trying Israeli War Criminals, told IslamOnline.net.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;He said the lawsuit, submitted to ICC Prosecutor Luis Moreno-Ocampo Friday, accuses Israel of committing war crimes and crimes against humanity during its 22-day military offensive against Gaza, a coastal enclave home to 1.6 million.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Established in 2002, the ICC prosecutes individuals for genocide, war crimes and crimes against humanity.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Israeli troops killed more than 1,350 Palestinians, half of them women and children, and injured 5,450 in air, sea and land attacks against the densely-populated strip.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="highlightBox" width="150" align="right"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;ul class="left_list"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.net/English/In_Depth/GazaHolocaustMuseum/comment/BrowseComment.aspx" target="_blank"&gt;Palestinian Holocaust Museum&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The massive bombardment has also wrecked havoc on Gaza's infrastructure, leaving thousands of homes, government buildings, schools, hospitals and even mosque in ruins.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Foreign and Arab doctors documented abnormal injuries suffered by the civilian population of Gaza, accusing Israel of using banned weapons.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Under international pressures, Israel admitted Saturday using white phosphorous, a chemical that burns away human flesh to the bone, in shelling Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Amnesty International and Human Rights Watch have accused Israel of unlawful and discriminate attacks against Gaza civilians.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;UN Secretary General Ban Ki-moon has called for holding Israelis responsible for attacks on UN buildings in Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="subHeadings"&gt;War Criminals&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Manaa said the international coalition will ask the UN General Assembly to establish a war crimes tribunal to try Israeli officials.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"A lawsuit will also be filed in Switzerland regarding Israel's violations of the Fourth Geneva Convention."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;In 2005, reserve Major-General Doron Almog, the former head of Israeli forces in Gaza, was warned not to leave an El Al aircraft that landed in London after a tip-off that British police were about to arrest him on war crimes charges.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;A British Muslim group had won an arrest warrant against him for breaching the Fourth Geneva Convention in the demolition of Gaza homes in 2002.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Fearing similar legal action, Israel's military censor has banned the publication of the identity of the unit leaders who took part in the deadly blitz in Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Prime Minister Ehud Olmert also vowed on Sunday legal protection for Israeli troops against war crimes charges.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The commanders and soldiers sent to Gaza need to know that they are completely safe from different tribunals and Israel will help and protect them."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Manaa said that the international coalition would also file lawsuits in European countries, whose legislation allow trial of war criminals.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Lawsuits will also be filed against Israel in countries, whose property in Gaza have been destroyed such as Norway."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The coalition also plans a lawsuit in Belgian courts demanding the abolition of a European agreement to upgrade relations with Israel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The coalition is also mulling lawsuits against weapons firms providing Israel with arms."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4544799536726822999?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4544799536726822999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/israels-gaza-war-crimes-at-icc.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4544799536726822999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4544799536726822999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/israels-gaza-war-crimes-at-icc.html' title='Israel&apos;s Gaza War Crimes at ICC'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-4848475103489120024</id><published>2009-03-17T05:49:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T05:50:27.099-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>World Jurists Urge Gaza War Probe</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="100%"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                          &lt;td width="100%"&gt;                              &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                          &lt;td width="100%"&gt;                              &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                       &lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td width="100%"&gt;&lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/trick.gif" width="1" border="0" height="5" /&gt;&lt;/td&gt;                 &lt;/tr&gt;                 &lt;tr&gt;                    &lt;td width="100%"&gt; &lt;table width="100" align="right" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                          &lt;td&gt;                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         &lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?blobcol=urldata&amp;amp;blobheader=image%2Fjpeg&amp;amp;blobkey=id&amp;amp;blobtable=MungoBlobs&amp;amp;blobwhere=1237210828144&amp;amp;ssbinary=true" alt="The leading rights investigators were " shocked="" to="" core="" by="" the="" atrocities="" committed="" in="" /&gt;     &lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                                               &lt;tr&gt;                          &lt;td class="Gray6_bg" valign="top"&gt;&lt;p class="imageCaption"&gt;The leading rights investigators were "shocked to the core" by the atrocities committed in Gaza. (Reuters)&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                       &lt;/tr&gt;                                             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                     &lt;span class="bodyContent"&gt;CAIRO — A galaxy of the world’s leading judges, justice experts and rights advocates called on Monday, March 16, for a full and impartial international investigation into war crimes perpetuated during Israel’s three-week war on the besieged Gaza Strip.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"As individuals with direct experience of international justice and reconciliation of conflict, we believe there is an important case to be made for an international investigation," the 16-strong group said in an open letter to the UN Secretary-General and the Security Council.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;span class="bodyContent"&gt;The signatories – including former chief prosecutor of the International Criminal Tribunals for the former Yugoslavia and Rwanda, Nobel laureate Archbishop Desmond Tutu and former Irish president and current UN High Commissioner for Human Rights Mary Robinson, were "shocked to the core" by the Gaza atrocities.&lt;/span&gt;     &lt;table class="highlightBox" width="230" align="right"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;ul class="left_list"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&amp;amp;cid=1231760475468&amp;amp;pagename=Zone-English-News%2FNWELayout"&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;Gaza…New Sabra and Shatila&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&amp;amp;cid=1231760488574&amp;amp;pagename=Zone-English-News/NWELayout"&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;Killed by Israel, Eaten by Dogs&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&amp;amp;cid=1232033468790&amp;amp;pagename=Zone-English-News/NWELayout"&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;"Dad, I'm Dying"&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;  &lt;span class="bodyContent"&gt;"A prompt, independent and impartial investigation would provide a public record of gross violations of international humanitarian law committed and provide recommendations on how those responsible for crimes should be held to account."&lt;/span&gt;     &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;More than 1,300 Palestinians, half of them women and children, were killed and 5,450 wounded in 22 days of air, land and sea Israeli attacks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The attacks wrecked havoc on the infrastructure of the densely-populated enclave, leaving some 20,000 homes and thousands other buildings in ruins.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Amnesty International has accused Israel of "unlawful attacks," while Human Rights Watch accused it of "indiscriminate" attacks that were against the rules of law.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The leading British charity Oxfam said Israeli leaders have committed "massive and disproportionate violence... in violation of international law."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;A coalition of Israeli human rights groups also demanded an international investigation into war crimes in Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="subHeadings"&gt;Standards&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;table width="150" align="right"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;                                                                                                                                                                       &lt;img src="http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?blobcol=urldata&amp;amp;blobheader=image%2Fjpeg&amp;amp;blobkey=id&amp;amp;blobtable=MungoBlobs&amp;amp;blobwhere=1237210828158&amp;amp;ssbinary=true" class="cov" /&gt;               &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;span class="imageCaption"&gt;"The international community must apply the same standard to Gaza as it does to other conflicts," insisted Schabas.&lt;/span&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;  &lt;span class="bodyContent"&gt;In their letter, the investigators and judges stressed the need for the probe into Gaza crimes to adhere to international standards enshrined in the Geneva Conventions.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The world must vigilantly demand respect for these standards and investigate and condemn their violations."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;William A. Schabas, former member of the Sierra Leone Truth and Reconciliation Commission and a signatory to the letter, said the UN Security Council could establish a commission of inquiry, as it did for Lebanon, Rwanda and Yugoslavia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The international community must apply the same standard to Gaza as it does to other conflicts and investigate all abuses of the laws of war and human rights."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The signatories urged the UN enquiry to relay on the "greatest possible" expertise.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;It must "act in accordance with the strictest international standards governing such investigations" and "provide recommendations as to the appropriate prosecution of those responsible for gross violations."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;They insisted that the probe should never be limited to investigating attacks on UN facilities.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;During the three-week blitz, Israeli warplanes ravaged at least three UN schools which were sheltering Gazans made homeless by the Israeli attacks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;More than 40 people were killed by the Israeli shells on one of the schools.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The UN has already announced an inquiry into the "casualties and damage" at the organization’s property.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;But the investigators and judges, backed by human rights groups such as Amnesty&lt;br /&gt;and Human Rights Watch, insist this is not enough.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The current UN inquiry is no substitute for a full investigation," Prof. Schabas said.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"It is not only the UN personnel that deserve truth and justice."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-4848475103489120024?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/4848475103489120024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/world-jurists-urge-gaza-war-probe.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4848475103489120024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/4848475103489120024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/world-jurists-urge-gaza-war-probe.html' title='World Jurists Urge Gaza War Probe'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-9084290379312654880</id><published>2009-03-17T05:23:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T05:25:23.838-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='International'/><title type='text'>Mogadishu Children Waiting to Shine</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sb-WnvOEqWI/AAAAAAAAAJg/cqED-Cx0pps/s1600-h/Satellite.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 244px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sb-WnvOEqWI/AAAAAAAAAJg/cqED-Cx0pps/s320/Satellite.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314131694755031394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;MOGADISHU — 10-year-old Abdi Adan Nur can't remember a happy moment in his life.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I have never done anything nice in my life, let alone go to school," he told Agence France-Presse (AFP) on Monday, March 16.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I can only read a few lines of the Qur'an," added the young child, wearing a torn red T-shirt dangling from his bony shoulders with no shoes.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Every morning, Nur leaves home without breakfast to polish shoes in central Mogadishu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"On a good day, I get about 40,000 shillings (1.5 dollars) and I give it to my mother so that she can prepare a decent meal," he said, fumbling a wad of grimy notes in his trouser pocket.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Somali boys become bread-winners at a very early age and many of them begin their lonely struggle for survival as shoe-shiners.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;In a country where the alternative would often be to join an armed militia, all they dream of is a chance to a normal life and go to school.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I believe I have the right to a better life and education, just like the children in the West," said Hassan Qasim, a 12-year-old orphan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;According to UN estimates, only 22 percent of Somali children attended primary school between 2000 and 2006. Only six percent were enrolled in secondary schools.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The war took everything, leaving children from poor families like me in misery," said Qasim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Somalia has been without effective government since the ouster of former president Mohamed Siad Barre in 1991.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;More than 14 attempts to restore a functional government have since failed.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="subHeadings"&gt;Worst-ever&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;As the country is still wracked by daily violence, many Somali children fell prey to militias and armed gangs.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The children in this country are facing their worst time ever," said Abdullahi Mohamed Yasin, a human rights activist in Mogadishu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Nobody is caring for them. Some of them have joined armed groups and are dying in the war."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Abdirasak Ali lost three of his friends after joining an armed group.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Some of my friends went with the armed groups and three of them died already," he told AFP.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I don't want to join them."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The small boy hopes the election of Sheikh Sharif Sheikh Ahmed as Somalia's president will augur well for the future of his war-torn homeland.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I believe that with the election of the new president our hopes are higher than before," Ali said.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"We need an education, we don't want to spend all day running after people's shoes in the streets."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Before the Ethiopian invasion in 2006, Sharif and his Islamic Courts Union managed to restore a rare security to the Horn of African nation.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I hope the new president will set up programs to improve our lives, if he manages to ensure security that is," said Qasim, the 12-year-old orphan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;But many Somali children are still pessimistic about any change in their life.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I think there is more suffering ahead," said Abdulkadir Kusow.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I have been a shoe-shiner for nearly two years and see no hope for peace yet. Everybody is armed in this country and everybody wants to be president."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Picking from a pile of gravel and tossing the stones one by one on the street, the young child shakes his head with the dejected smirk of a wizened adult.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"So I just need to work hard and forget about all this stupid politics."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-9084290379312654880?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/9084290379312654880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/mogadishu-children-waiting-to-shine.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/9084290379312654880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/9084290379312654880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/mogadishu-children-waiting-to-shine.html' title='Mogadishu Children Waiting to Shine'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sb-WnvOEqWI/AAAAAAAAAJg/cqED-Cx0pps/s72-c/Satellite.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-2240446699331863752</id><published>2009-03-17T05:11:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T05:12:25.962-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>SUKARNO Putra Sang Fajar dalam Pusaran Zaman</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;color:#7373bd;"&gt;&lt;b&gt; Dia salah satu alasan utama Indonesia berdiri. Penuh kontroversi, tetapi selalu mendapat tempat di hati. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;hr  noshade="noshade" style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;table width="150" align="left" border="0" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt; &lt;img src="file:///E%7C/search/16012000/img/karno.jpg" border="0" /&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:-2;color:navy;"&gt; Meninjau daerah Jawa Timur dengan kereta api (Foto: IPPHOS) &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;SUATU hari seorang tamu datang ke Istana Merdeka. Ia datang  sebagai utusan orang yang berminat membeli tongkat komando milik  Bung Karno. Benda kesayangan presiden Indonesia pertama ini  memang paling sering diincar orang untuk diambilalih. Ada yang  secara terang-terangan seperti tamu tadi, ada juga yang dengan  sembunyi berusaha mencuri. Sang tamu menyodorkan angka yang  mencapai jutaan rupiah. Bahkan untuk menambah daya pikat  tawarannya, ia sanggup mendatangkan wanita yang cantik sebagai  pengganti tongkat.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Sekalipun Bung Karno jauh dari jenis yang terpejam matanya  melillat wanita cantik, tawaran yang kurang ajar itu ditolak  mentah-mentah. Kepada Guntur, putranya, Bung Karno menyatakan,  kalau sekadar wanita cantik, ia tidak perlu perantara karena ia  bisa mendapatkan yang parasnya selagit dan... gratis.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Anekdot ini diceritakan Guntur dalam salah satu bukunya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;table width="150" align="left" border="0" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt; &lt;img src="file:///E%7C/search/16012000/img/karno1.jpg" border="0" /&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:-2;color:navy;"&gt; (Foto: IPPHOS) &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Kisah kecil yang menyangkut tongkat komando ini memang tidak  bisa dijadikan gambaran utuh Sukarno. Namun, paling tidak,  cerita ini melukiskan sosok Sukarno sebagai pribadi yang hangat,  terbuka, bergelora, dan sangat kompleks.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Lebih dari segalanya, tongkat komando, yang menjadi simbol  keluarnya satu perintah yang terpusat, adalah salah satu  gambaran lain yang bisa bercerita tentang sebab kejayaan dan  kebangkrutan Sukarno.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Sukarno lahir di Blitar pada 6 Juni 1901. Ayahnya, Raden  Soekami, seorang guru sekolah rakyat, dan ibunya adalah Idayu  Rai, wanita Bali yang berdarah bangsawan. Sejak kecil, jiwa  kepemimpinannya. sudah menonjol. Sering Sukarno mendatangi kakak  perempuannya satu-satunya dan berkata, "Yu, lihat nanti, jagat  saya kepal."  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Mengingat Sukarno datang dari keluarga priayi, ia bisa beroleh  kesempatan mengecap penidikan sampai tingkat tingi. Untuk  menambah uang saku ia menjual lukisan karyanya kepada  teman-temannya. Akhirnya gelar sarjana teknik sipil berhasil ia  raih dari Sekolah Teknik Tinggi di Bandung (kini ITB). Sebagai  "tukang insinyur", ia menghasilkan beberapa rancangan. Salah  satu karyanya adalah Hotel Preanger di Bandung.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Namun, bukan ini yang membuat nama Sukarno melambung di  kepulauan Nusantara. Tiga bulan setelah lulus pada 1926, tiga  tulisannya yang muncul dalam Indonesia Muda merebut perhatian  kaum terpelajar Indonesia. Sukarno dalam artikel tersebut  menyerukan perlunya ada kerja sama yang erat di antara kelompok  nasionalis, Islam, dan komunis. Ia menyadari bahwa ini sulit,  tapi ia ingin mencobanya. Obsesi Sukarno pada persatuan memang  sangat menonjol. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;table width="150" align="left" border="0" cellpadding="3" cellspacing="0"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt; &lt;img src="file:///E%7C/search/16012000/img/karno2.jpg" border="0" /&gt; &lt;span style="font-family:arial;font-size:-2;color:navy;"&gt; Pada sebuah kabin pesawat (Foto: IPPHOS) &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Bagaimanapun, seruan dalam artikel itu sangat menonjol karena  kebanyakan pemimpin pergerakan pada era itu masih berkutat pada  gagasan persatuan yang sempit. Budi Utomo, misalnya, masih  menggarap masalah orang Jawa keturunan priayi. Pemimpin yang  boleh disebut sudah mempunyai ide "negara Indonesia" saat itu  baru Agus Salim , Cokroaminoto (mertu pertama Sukarno), dan  Hatta.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Setelah PKI gagal dalam pemberontakannya yang pertama pada 1926,  Sukarno berkesempatan membentuk partainya sendiri pada 1927 di  tengah kesumpekan para pemimpin saat itu. Partai itu dinamainya  Partai Nasional Indonesia. Fokus Sukarno saat itu adalah  BaGaimana memperoleh kemerdekaan. Setelah itu entah bagaimana  nanti. Pilihan radikal ini membuatnya menjadi ujungtombak  perlawanan kaum nonkooperatif. Namun, konsekuensinya, penjara  berkali-kali membuka pintunya untuk Sukarno. Salah satu  pembelaannya yang terkenal dalam pengadilannya berjudul  Indonesia Menggugat.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Ketika Jepang masuk, Sukarno meninggalkan prinsip  nonkooperasinya. Namun, sekalipun kerja sama, prinsip  nasionalismenya masih ia junjung tinggi. Buktinya, ketika ia  meluncurkan Pancasila pada 1 Juni 1945, penguasa militer Jepang  marah besar. Artinya, tujuan Sukarno dan Jepang sebetulnya  berbeda. Meskipun begitu, tak pelak, tudingan kolaborator masih  lekat padanya sampai awal-awal Republik berdiri.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Begitu kedaulatan Indonesia diakuai pada 1949, kiprah Sukarno  pun makin mendunia. Sayangnya, urusan dalam negeri justru  terbengkalai. Kongsinya dengan Hatta pecah pada 1956, setelah  Hatta mundur dari posisi wakil presiden. Sukarno memang terbukti  bukan manajer yang baik. Pemberontakan meletup di mana-mana,  mulai PKI, DI/TII, PRRI sampai Permesta.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Pertikaian kepentingan Jawa dan luar Jawa juga meruncing.  Gara-gara utama, Sukarno terlalu berkonsentrasi pada dirinya  sendiri. Semua harus dimulai dari dirinya. Ia menempatkan  dirinya sebagai guru bangsa. Ini tercermin dari pidato-pidatonya  yang sering dimulai dengan kalimat, "Saya akan memberi kursus."  Di sisi lain, upaya pembunuhan atas dirinya beberapa kali  membuat sikapnya makin keras. Akibatnya, jiwa demokratisnya  mulai luntur. Sebagian perwira Angkatan Darat di bawah pimpinan  A.H. Nasution bahakn menentangnya terang-terangan pada 1952.  Sukarno pun menjelma jadi diktator dengan membubarkan parlemen  pada 1960 dan menyerukan Demokrasi Terpimpin.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Selanjutnya, Sukarno, yang masih berapi-api dengan semangat  antikolonis, terseret dalam pusaran Perang Dingin. Ia pun  menggelar pelbagai program seperti Dwikora, Ganyang Malaysia,  Ganefo, dan proyek-proyek mercusuarnya. Ia juga menghantam apa  saja yang tidak berkenan di matanya, mulai memenjarakan lawan  politik sampai menghantam musik "ngak-ngik-ngok". Lucu, karena  musik adalah pilihan untuk bergembira secara sehat, sementara ia  sendiri gemar berlenso.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Ia pun berusaha memainkan kartu Nasakom. Strategi ini gagal  total karena Peristiwa Gerakan 30 September menyeretnya ke dasar  lembah. Sekalipun ia masih mampu bertahan satu tahun setelah itu  ia betul-betul "dilumpuhkan". Sukarno, yang pernah begitu  berkilau, menjalani akhir hidupnya dengan tragis. Ia dikenai  tahanan rumah. Bahkan untuk menghadiri perkawinan putra-putrinya  pun ia tak boleh. Ia akhirnya meninggal pada 20 Juni 1970.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:-1;"&gt;Kontroversi tentang dirinya mungkin akan tetap abadi. Namun,  Putra sang Fajar ini telah memberikan dirinya secara total untuk  bangsanya. Unuk itu, ia layak lekat di hati  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3602863995278832373-2240446699331863752?l=erajahil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://erajahil.blogspot.com/feeds/2240446699331863752/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/sukarno-putra-sang-fajar-dalam-pusaran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2240446699331863752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3602863995278832373/posts/default/2240446699331863752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://erajahil.blogspot.com/2009/03/sukarno-putra-sang-fajar-dalam-pusaran.html' title='SUKARNO Putra Sang Fajar dalam Pusaran Zaman'/><author><name>Jahil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07451002120671312663</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/SbZcgpsULJI/AAAAAAAAADs/hlN7ODs-_Cc/S220/Fuck+u.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3602863995278832373.post-7894652130859851168</id><published>2009-03-17T05:07:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T05:09:55.030-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Zionis'/><title type='text'>Iraq’s War Disfigured Babies</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sb-S9suh2zI/AAAAAAAAAJY/wE_0Mw35bRo/s1600-h/Satellite.htm"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 230px; height: 228px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tys2Gtq2vFA/Sb-S9suh2zI/AAAAAAAAAJY/wE_0Mw35bRo/s320/Satellite.htm" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314127673996466994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/MAMIK/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;BAGHDAD— In new Iraq, women like Leila Omar Wassin are heart-broken giving birth to babies born malformed because of the deadly substances years of war have sown in their bodies.&lt;/span&gt;   &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"My first baby died after he was born without legs and the second one died few days ago because his spinal cord was exposed and his head was too big," the 36-old woman told IslamOnline.net.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Wassim is one of the victims of the massive bombing of Fallujah in 2004, when the US army admittedly used depleted uranium munitions, which contain low-level radioactive waste.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Doctors told Wassim the restricted weapon sowed her body with lethal material that caused her children's birth defects and the subsequent deaths.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="highlightBox" width="230" align="right"&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;ul class="left_list"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="sideBoxTitle"&gt;&lt;a href="http://islamonline.net/English/Science/2004/11/article01.shtml" target="_blank"&gt;Hard Weapons for Soft Targets&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"If I knew my body was sick, I wouldn’t have tried to bring a new life to the world."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Experts affirm that many like Wassim, especially in areas severely-hit by radioactive material over the years, suffer the same pain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"US troops attacks have been carried out with high quantity of chemicals that makes the genetic material easily affected, resulting in babies being born only to survive for a few hours," Dr. A'dab Hatim, a pediatrician at a Baghdad hospital, told IOL.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The most common malformations are exposed spinal cord, lack of limbs, multiple fingers, eye deformities, large cerebral material and exposed organs," she added.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;After denying it at first, the Pentagon admitted in November 2005 that white phosphorous, a restricted incendiary weapon, was used in shelling Fallujah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;It also admitted to having used more than 1,200 tons of depleted uranium munitions in Iraq during the 2003 invasion.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="subHeadings"&gt;Exacerbated, Ignored  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;The plight of babies' birth defects has exacerbated over the years, becoming a common occurrence for doctors and nurses.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Baghdad has shown a high level of contamination," a doctor and a researcher at a Red Crescent Hospital in Baghdad told IOL, requesting anonymity.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"In 2005, we had about 600 cases reported at public hospitals and three years latter, this number has doubled."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;In Fallujah alone, some 220 cases of disfigured newborns have been reported since 2005.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"We have been informed of similar cases at private hospitals. However they don’t appear at our research because we need families' agreement and this is hard to get."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Doctors complain that the lack of information and the neglect complicate the problem.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"Ninety percent of all families do not have access to information, some are illiterate, and others are poor," notes Dr. Rafid Abdel-Rassoul, of the Mustansiriyah University in Baghdad.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Dr. Hatim, the pediatrician, stresses the need for an awareness campaign to open minds and help dozens of children dying every month due to lack of information.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"But the government is just worried about politics."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Doctors insist that its the responsibility of the US to try undo part of the damage its has caused.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"The US government has spent billions on this war but none to revert the problems caused by its dangerous weapons," fumes Dr. Bashier Mazim, another doctor in Baghdad University.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"I can say that those newborn are the result of the American disaster that befell our land."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;Wassin, the grieved mother who lost her two babies, also heaps the blame on the occupation for her misery.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span class="bodyContent"&gt;"We are victims of this unfair war."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;
